Alur Tujuan Pembelajaran
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Teknik Sepeda Motor fase F. Cakupan elemen meliputi perawatan dan perbaikan engine, sasis, sistem pemindah tenaga, sistem kelistrikan, sepeda motor listrik dan hybrid, engine management system, serta pengelolaan bengkel sepeda motor.
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Teknik Sepeda Motor fase F. Cakupan elemen meliputi perawatan dan perbaikan engine, sasis, sistem pemindah tenaga, sistem kelistrikan, sepeda motor listrik dan hybrid, engine management system, serta pengelolaan bengkel sepeda motor.
Perawatan dan Perbaikan Engine Sepeda Motor
Pada akhir fase F, peserta didik mampu mendiagnosis gangguan atau kerusakan pada Engine Sepeda Motor meliputi Komponen Utama Engine, Sistem Pelumasan, Sistem Pendinginan, Sistem Bahan Bakar, Gas Buang dan melakukan tindakan tepat dalam mengatasi gangguan atau kerusakan secara menyeluruh pada berbagai jenis dan merk Sepeda Motor.
- 11.1. Menjelaskan prinsip kerja komponen engine sepeda motor.
- 21.2. Menentukan tanda-tanda gangguan pada engine sepeda motor.
- 31.3. Menerapkan prosedur perawatan dan perbaikan engine sepeda motor.
- 41.4. Melakukan tindak lanjut dari hasil perawatan dan perbaikan engine sepeda motor.
Perawatan dan Perbaikan Sasis Sepeda Motor
Pada akhir fase F, peserta didik mampu mendiagnosis gangguan atau kerusakan pada Sasis Sepeda Motor beserta komponen-komponennya diantaranya Sistem Rem, Sistem Kemudi, Suspensi, Rangka, Pelek, Ban, dan melakukan tindakan tepat dalam mengatasi gangguan atau kerusakan secara menyeluruh pada berbagai jenis dan merk Sepeda Motor.
- 12.1. Menjelaskan prinsip kerja sasis sepeda motor.
- 22.2. Menentukan tanda-tanda gangguan atau abnormal pada sasis sepeda motor.
- 32.3. Menerapkan prosedur perawatan dan perbaikan sasis sepeda motor.
- 42.4. Melakukan tindak lanjut dari hasil perawatan dan perbaikan sasis sepeda motor.
Perawatan dan Perbaikan Sistem Pemindah Tenaga Sepeda Motor
Pada akhir fase F, peserta didik mampu mendiagnosis gangguan atau kerusakan pada Sistem Pemindah Tenaga Sepeda Motor beserta komponen-komponennya diantaranya Sistem Kopling, Sistem Transmisi, Sprocket dan Rantai Penggerak Roda Belakang serta dapat melakukan tindakan tepat dalam mengatasi gangguan atau kerusakan secara menyeluruh pada berbagai jenis dan merk Sepeda Motor.
- 13.1. Menjelaskan prinsip kerja sistem pemindah tenaga sepeda motor.
- 23.2. Menentukan tanda-tanda gangguan atau abnormal pada sistem pemindah tenaga sepeda motor.
- 33.3. Menerapkan prosedur perawatan dan perbaikan sistem pemindah tenaga sepeda motor.
- 43.4. Melakukan tindak lanjut dari hasil perawatan dan perbaikan sistem pemindah tenaga sepeda motor.
Perawatan dan Perbaikan Sistem Kelistrikan Sepeda Motor
Pada akhir fase F, peserta didik mampu mendiagnosis gangguan atau kerusakan pada Sistem Kelistrikan Sepeda Motor diantaranya Sistem Pengapian, Sistem Pengisian, Motor Starter, Sistem Penerangan, Sistem Pengaman (Alarm), Sistem Instrumen dan Sinyal serta melakukan tindakan tepat dalam mengatasi gangguan atau kerusakan secara menyeluruh pada berbagai jenis dan merek Sepeda Motor.
- 14.1. Menjelaskan prinsip kerja sistem kelistrikan sepeda motor.
- 24.2. Menentukan tanda-tanda gangguan atau abnormal sistem kelistrikan sepeda motor.
- 34.3. Menerapkan prosedur perawatan dan perbaikan sistem kelistrikan sepeda motor.
- 44.4. Melakukan tindak lanjut dari hasil perawatan dan perbaikan sistem kelistrikan sepeda motor.
Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor Listrik dan Hybrid
Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami gangguan atau kerusakan pada Sepeda Motor Listrik dan Hybrid serta memahami tindakan tepat dalam memperbaiki gangguan atau kerusakan secara menyeluruh pada berbagai jenis dan merek Sepeda Motor.
- 15.1. Menjelaskan prinsip kerja sepeda motor listrik dan hybrid.
- 25.2. Memahami tanda-tanda gangguan sepeda motor listrik dan hybrid.
- 35.3. Memahami prosedur perawatan dan perbaikan sepeda motor listrik dan hybrid.
Perawatan dan Perbaikan Engine Management System Sepeda Motor
Pada akhir fase F, peserta didik mampu mendiagnosis gangguan atau kerusakan pada Engine Management System Sepeda Motor diantaranya Sistem Pengaliran Bahan Bakar dan Sistem Kontrol Elektronik serta melakukan tindakan tepat dalam mengatasi gangguan atau kerusakan secara menyeluruh pada berbagai jenis dan merek Sepeda Motor.
- 16.1. Menjelaskan prinsip kerja engine management system sepeda motor.
- 26.2. Menentukan tanda-tanda gangguan atau abnormal pada engine management system sepeda motor.
- 36.3. Menerapkan prosedur perawatan dan perbaikan engine management system sepeda motor.
- 46.4. Melakukan tindak lanjut hasil perawatan dan perbaikan engine management system sepeda motor.
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Pada akhir fase F, peserta didik mampu menerapkan pengelolaan, pengembangan teknik dan manajemen perawatan Sepeda Motor serta menciptakan budaya kerja industri sesuai teknologi dan informasi yang berkembang.
- 17.1. Memahami manajemen pengelolahan bengkel sepeda motor.
- 27.2. Menerapkan bentuk pengelolahan bengkel sepeda