ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN KONSENTRASI KEAHLIAN TEKNIK PENGECORAN LOGAM
ATP Mata Pelajaran Teknik Pengecoran Logam fase F mencakup elemen Teknik Pembuatan Pola, Teknik Pembuatan Cetakan Dan Inti, Teknik Pengecoran Manual, dan Teknik Pengecoran Dengan Mesin. Pada akhir fase F, peserta didik memahami teknik pembuatan pola, teknik pembuatan cetakan dan inti, teknik pengecoran manual, dan teknik pengecoran dengan mesin.
ATP Mata Pelajaran Teknik Pengecoran Logam fase F mencakup elemen Teknik Pembuatan Pola, Teknik Pembuatan Cetakan Dan Inti, Teknik Pengecoran Manual, dan Teknik Pengecoran Dengan Mesin. Pada akhir fase F, peserta didik memahami teknik pembuatan pola, teknik pembuatan cetakan dan inti, teknik pengecoran manual, dan teknik pengecoran dengan mesin.
Teknik Pembuatan Pola
Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami mesin perkakas, memahami perkakas tangan, memahami perkakas bertenaga/operasi digenggam, memahami mesin kerja kayu, menganalisis desain pola, menerapkan pembuatan pola, menerapkan perakitan pelat pola, menerapkan sistem saluran pola.
- 11.1 Memahami Jenis, fungsi dan pengunaan Mesin Perkakas
- 21.2 Memahami Jenis, fungsi dan pengunaan Mesin Perkakas tangan
- 31.3 Memahami Jenis, fungsi dan pengunaan perkakas bertenaga/operasi digenggam
- 41.4 Memahami Jenis, fungsi dan pengunaan Mesin kerja Kayu
- 51.5 Menganalisa desain dan bentuk pola
- 61.6 Menerapkan proses Pembuatan pola
- 71.7 Menerapkan proses perakitan pola
- 81.7 Menerapkan dan mendesain bentuk dan ukuran sistem saluran
Teknik Pembuatan Cetakan Dan Inti
Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami jenis-jenis pasir cetak, menganalisis komposisi campuran dan volume pasir cetak, menggunakan mixer pasir cetak, menerapkan pengeluaran campuran pasir, menerapkan pembuatan cetakan pasir, menganalisis ukuran inti, menerapkan pembuatan inti, menggunakan mesin untuk pembuatan cetakan/inti.
- 12.1 Memahami jenis dan karakteristik pasir cetak
- 22.2 Menganalisis komposisi campuran dan volume pasir cetak
- 32.3 Menerapkan penggunaan mixer
- 42.4 Menerapkan Pengeluaran campuran pasir dan pembersihan Mixer
- 52.5 Menerapkan pembuatan cetakan pasir
- 62.6 Menganalisis ukuran inti
- 72.7 Menerapkan pembuatan inti
- 82.8 Menerapkan penggunan mesin pembuat cetakan dan inti
Teknik Pengecoran Manual
Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami peralatan pengecoran manual, memahami alat bantu pengangkat, memahami komposisi bahan baku tanur peleburan, mengoperasikan tanur peleburan, menggunakan ladel/cawan, menerapkan penuangan secara manual, menerapkan pengerjaan lanjut benda coran (fettling), menganalisis dinding tanur peleburan (batu tahan api/lining), memahami perlakuan panas (heat treatment).
- 13.1 Memahami Jenis dan fungsi Peralatan pengecoran manual
- 23.2 Memahami Alat bantu pengangkatan Pengecoran Manual
- 33.3 Memahami Komposisi bahan baku tanur peleburan
- 43.4 Mengoperasikan tanur peleburan
- 53.5 Menggunakan ladel dan /cawan untuk penuangan cairan logam
- 63.6 Menerapkan proses penuangan cairan logam
- 73.7 Menerapkan proses pengerjaan lanjut benda cor
- 83.8 Menganalisis dinding tanur peleburan
- 93.9 Memahami proses perlakuan panas
Teknik Pengecoran Dengan Mesin
Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami: peralatan pengecoran dengan mesin, pengoperasian mesin cetak dan mesin inti, peralatan pada pengecoran dengan mesin, pengoperasian dan pemantauan mesin pengecoran bertekanan, pemeriksaan dan perlakuan benda tuang, pemantauan tanur.
- 14.1 Memahami pelalatan pengecoran dengan mesin
- 24.2 Mengoperasiakan mesin cetak dan mesin Inti
- 34.3 Mengoperasikan dan memantau mesin pengecoran bertekanan
- 44.4 Memahami proses Pemeriksaan dan perlakuan pada benda tuang,
- 54.5 Menerapkan pemantauan tanur pengecoran dengan Mesin