SiapQC lolos

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

ATP mata pelajaran Teknik Pemesinan Pesawat Udara (Aircraft Maching) fase F (Kelas XI dan XII). Cakupan elemen: Basic Aircraft Technical Knowledge ( BATK), Gambar Computer Aided Design, Pembubutan Komponen Pesawat Udara, Pengefraisan Komponen Pesawat Udara, dan Pemesinan CNC Komponen Pesawat Udara.

ATP mata pelajaran Teknik Pemesinan Pesawat Udara (Aircraft Maching) fase F (Kelas XI dan XII). Cakupan elemen: Basic Aircraft Technical Knowledge ( BATK), Gambar Computer Aided Design, Pembubutan Komponen Pesawat Udara, Pengefraisan Komponen Pesawat Udara, dan Pemesinan CNC Komponen Pesawat Udara.

Basic Aircraft Technical Knowledge ( BATK)

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami human factor dalam industri penerbangan, aircraft material, aircraft hardware, prinsip theory of flight, karakteristik aerodinamik terhadap kecepatan pesawat, konsep aircraft structure, konsep aircraft system, konsep basic aircraft propulsion, civil aviation safety regulation (CASR) part 21, 39, 43, 45, 47, 65, 145, 147.

  1. 11.1 Mengidentifikasi Human factor dalam industri penerbangan
  2. 21.2 Memahami aircraft material and aircraft hardware
  3. 31.3 Memahami prinsip theory of flight meliputi karakteristik aerodinamik terhadap kecepatan pesawat, konsep aircraft structure, konsep aircraft system, konsep basic aircraft propulsion
  4. 41.4 Memahami Civil Aviation Safety Regulation (CASR) part 21, 39, 43, 45, 47, 65, 145, 147.

Gambar Computer Aided Design

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami sistem koordinat, fungsi perintah, pemodifikasian gambar, rancangan gambar detail, hasil rancangan gambar 2 dimensi dan 3 dimensi; mengevaluasi penyimpanan hasil gambar 2 dimensi dan 3 dimensi, disesuaikan dengan aplikasi teknologi CAD (software) yang berlaku.

  1. 12.1 Memahami sistem koordinat dan fungsi perintah
  2. 22.2 Memahami pemodifikasian gambar
  3. 32.3 Memahami rancangan gambar detail
  4. 42.4 Memodifikasi hasil rancangan gambar 2 dimensi dan 3 dimensi
  5. 52.5 Mengevaluasi penyimpanan hasil gambar 2 dimensi dan 3 dimensi, disesuaikan dengan aplikasi teknologi CAD (software) yang berlaku

3.Pembubutan Komponen Pesawat Udara

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami dan menyaji fungsi mesin bubut, perlengkapan mesin bubut; menganalisis parameter pemotongan; membubut bagian luar, muka dan rata, poros bertingkat, lubang bertingkat, diantara dua senter; menganalisis dan membubut macam-macam ulir luar dan ulir dalam; membubut kartel; menganalisis membubut tirus; membubut alur puli, alur dalam lubang, pembubutan pada faceplate, kontur/profil secara manual, poros eksentrik, macam-macam komponen pesawat udara.

  1. 13.1 Memahami fungsi mesin bubut dan perlengkapan mesin bubut
  2. 23.2 Menentukan parameter pemotongan
  3. 33.3 Melaksanakan pembubutan bagian luar, muka dan rata
  4. 43.4 Melaksanakan pembubutan poros bertingkat
  5. 53.5 Melaksanakan pembubutan lubang bertingkat
  6. 63.6 Melaksanakan pembubutan diantara dua senter
  7. 73.7 Melaksanakan pembubutan macam-macam ulir luar dan ulir dalam
  8. 83.8 Melaksanakan pembubutan kartel
  9. 93.9 Melaksanakan pembubutan tirus
  10. 103.10 Melaksanakan pembubutan alur puli
  11. 113.11 Melaksanakan pembubutan alur dalam lubang
  12. 123.12 Melaksanakan pembubutan pada faceplate, kontur/profil secara manual
  13. 133.13 Melaksanakan pembubutan poros eksentrik, macam-macam komponen pesawat udara

4.Pengefraisan Komponen Pesawat Udara

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami fungsi mesin frais, perlengkapan mesin frais; menganalisis dan melaksanakan parameter pemotongan di mesin frais; memfrais rata, balok bertingkat luar dan dalam, bidang miring; menganalisis dan memfrais benda kerja alur ekor burung dalam dan ekor burung luar, benda alur T, Segi Empat pada poros, Segi Banyak Beraturan, batang gigi (Rack), Roda Gigi Lurus (spur gear); memfrais alur pasak pada lubang, macam-macam komponen pesawat udara.

  1. 14.1 Menjelaskan fungsi mesin frais dan perlengkapan mesin frais
  2. 24.2 Menentukan parameter pemotongan di mesin frais
  3. 34.3 Menerapkan pengefraisan rata,
  4. 44.4 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan balok bertingkat luar
  5. 54.5 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan bertingkat dalam
  6. 64.6 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan bidang miring
  7. 74.7 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan alur ekor burung dalam
  8. 84.8 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan ekor burung luar
  9. 94.9 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan alur T
  10. 104.10 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan Segi Empat pada poros
  11. 114.11 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan Segi Banyak Beraturan
  12. 124.12 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan batang gigi (Rack)
  13. 134.13 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan Roda Gigi Lurus (spur gear)
  14. 144.14 Menganalisis dan melaksanakan pengefraisan macam-macam komponen pesawat udara

5. Pemesinan CNC Komponen Pesawat Udara

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami penyajian instruksi kerja mesin bubut CNC, penerapan dan pelaksanaan pemeriksaan awal, penyempurnaan, teknik pencekaman, pengoperasian dalam pembuatan benda kerja program absolut kode G, pengoperasian program inkremental, penggabungan program absolut kode G dan program inkremental kode G dalam pembuatan komponen pesawat udara, menggunakan mesin bubut CNC, modifikasi program kode G. Peserta didik mampu memahami penyajian instruksi kerja mesin frais CNC, penerapan dan pelaksanaan pemeriksaan awal, program absolut kode G, teknik pencekaman, pengoperasian mesin frais CNC dalam pembuatan benda kerja, program inkremental kode G, penggabungan program absolut dan program inkremental kode G, pembuatan komponen pesawat udara, modifikasi benda kerja.

  1. 15.1 Menyajikan instruksi kerja mesin bubut CNC
  2. 25.2 Mensimulasikan penerapan dan pelaksanaan pemeriksaan awal,
  3. 35.3 Memahami penyempurnaan,
  4. 45.4 Menerapkan teknik pencekaman
  5. 55.5 Mengoperasian dalam pembuatan benda kerja program absolut kode G
  6. 65.6 Mengoperasikan pembuatan benda kerja program absolut kode G
  7. 75.7 Mengoperasikan pembuatan benda kerja program inkremental
  8. 85.8 Menerapkan penggabungan program absolut kode G dan program inkremental kode G dalam pembuatan komponen pesawat udara, menggunakan mesin bubut CNC, modifikasi program kode G.
  9. 95.9 Memahami penyajian instruksi kerja mesin frais CNC
  10. 105.10 Mensimulasikan penerapan dan pelaksanaan pemeriksaan awal, program absolut kode G
  11. 115.11 Memahami teknik pencekaman
  12. 125.12 Mengoperasikan mesin frais CNC dalam pembuatan benda kerja, program inkremental kode G
  13. 135.13 Mengoperasikan penggabungan program absolut dan program inkremental kode G
  14. 145.14 Mengoperasikan pembuatan komponen pesawat udara,
  15. 155.15 Modifikasi benda kerja.