Alur Tujuan Pembelajaran
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Teknik Pembangkit Tenaga Listrik Fase F di SMKS PGRI 3 Malang. Mencakup tujuh elemen: Instalasi Listrik Pemakaian Sendiri (PS), Perangkat Pembangkit, Mesin Listrik Pembangkit, Instrumentasi dan Kontrol Pembangkit, Proteksi Mesin Pembangkit Listrik, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, serta Sistem Pendingin dan Pelumas, yang disusun dalam dua alur (A dan B) secara paralel.
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Teknik Pembangkit Tenaga Listrik Fase F di SMKS PGRI 3 Malang. Mencakup tujuh elemen: Instalasi Listrik Pemakaian Sendiri (PS), Perangkat Pembangkit, Mesin Listrik Pembangkit, Instrumentasi dan Kontrol Pembangkit, Proteksi Mesin Pembangkit Listrik, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, serta Sistem Pendingin dan Pelumas, yang disusun dalam dua alur (A dan B) secara paralel.
Instalasi Listrik Pemakaian Sendiri (PS)
Pada akhir Fase F, peserta didik mampu menerapkan peraturan dan memasang instalasi listrik pada pekerjaan instalasi listrik di pembangkit tenaga listrik dengan memperhatikan Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) serta Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3).
- 11.1 Memahami penerapan PUIL untuk pekerjaan instalasi listrik di pembangkit tenaga listrik.
- 21.2 Memahami pemasangan instalasi listrik tegangan rendah 220 V s.d 380 V pada pembangkit tenaga listrik.
- 31.3 Memahami pemasangan instalasi listrik tegangan menengah sampai dengan 6 kV pada pembangkit tenaga listrik.
Perangkat Pembangkit
Pada akhir Fase F, peserta didik mampu memahami perangkat pembangkit, meliputi konsep konversi energi, jenis-jenis energi, prinsip dasar dalam sistem pembangkitan tenaga listrik, macam-macam turbin, siklus, peralatan utama dan pendukung, dan simbol komponen pembangkit listrik.
- 12.1 Memahami jenis energi, sumber dan konversinya.
- 22.2 Memahami perangkat pembangkit listrik (dapat meliputi: PLTA, PLTU, PLTG, PLTGU, PLTP, PLTD, PLTB).
Mesin Listrik Pembangkit
Pada akhir Fase F, peserta didik mampu memelihara mesin listrik pembangkit, meliputi konsep dasar (mekanik dan elektrik), pengoperasian dan pemeliharan peralatan listrik (motor listrik, generator, transformator, switchgear), dan peralatan mekanikal (pompa, turbin, kompresor, katup).
- 13.1 Memahami pengoperasian peralatan listrik (motor listrik, generator, transformator, switchgear) dan peralatan mekanik (pompa, turbin, kompresor, katup).
- 23.2 Memahami pemeliharaan peralatan listrik (motor listrik, generator, transformator, switchgear) dan peralatan mekanik (pompa, turbin, kompresor, katup).
Instrumentasi dan Kontrol Pembangkit
Pada akhir Fase F, peserta didik mampu memelihara instrumentasi dan kontrol pembangkit, meliputi konsep dasar, pengoperasian dan pemeliharaan alat ukur sensor dan transduser (tekanan, aliran, temperatur, level), DC Power, sistem kendali berbasis elektromagnetik, sistem aktuator berbasis pneumatik dan hidrolik, sistem kendali PLC (Programmable Logic Control), DCS (Distributed Control System), dan SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition).
- 14.1 Memahami pengoperasian peralatan instrumentasi dan Kontrol pembangkit (dapat meliputi: sensor dan tranduser, DC Power, sistem kendali berbasis elektromagnetik, sistem aktuator berbasis pneumatik dan hidrolik, sistem kendali PLC, DCS, dan SCADA).
- 24.2 Memahami pemeliharaan peralatan instrumentasi dan control pembangkit (dapat meliputi: sensor dan tranduser, DC Power, sistem kendali berbasis elektromagnetik, sistem aktuator berbasis pneumatik dan hidrolik, sistem kendali PLC, DCS, SCADA).
Proteksi Mesin Pembangkit Listrik
Pada akhir Fase F, peserta didik mampu memelihara proteksi mesin pembangkit listrik, meliputi konsep dasar, jenis-jenis gangguan dan akibatnya, macam - macam peralatan, pengoperasian, pemeliharaan dan pengujian proteksi peralatan elektrik (trafo, motor, generator) dan proteksi untuk peralatan mekanik (overspeed, low level water, vacuum protection, pressure protection).
- 15.1 Memahami sistem proteksi dan jenis-jenis gangguan pada unit pembangkit listrik.
- 25.2 Memahami pengoperasian proteksi peralatan elektrik (trafo, motor, generator) dan peralatan mekanik (overspeed, low level water, vacuum protection, pressure protection).
- 35.3 Memahami pemeliharaan peralatan proteksi untuk peralatan elektrik (trafo, motor, generator) dan peralatan mekanik (overspeed, low level water, vacuum protection, pressure protection).
- 45.4 Memahami pengujian pada proteksi peralatan elektrik (trafo, motor, generator) dan peralatan mekanik (overspeed, low level water, vacuum protection, pressure protection).
Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Pada akhir Fase F, peserta didik mampu memelihara pembangkit listrik tenaga surya, meliputi konsep konversi energi, sistem teknologi (panel surya, baterai, inverter, proteksi dan kontrol sistem), pemasangan, dan pemeliharaan pembangkit listrik tenaga surya.
- 16.1 Memahami penerapan teknologi pada pembangkit listrik tenaga surya (panel surya, baterai, inverter, proteksi dan kontrol sistem).
- 26.2 Memahami pemasangan instalasi Pembangkit listrik tenaga surya.
- 36.3 Memahami pemeliharaan peralatan pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya.
Sistem Pendingin dan Pelumas
Pada akhir Fase F, peserta didik mampu mengoperasikan sistem pendingin dan pelumasan, meliputi konsep perpindahan panas, jenis-jenis, komponen, prinsip kerja sistem pendingin dan pengoperasian peralatan pendingin serta pelumas pada pembangkit tenaga listrik.
- 17.1 Memahami pengoperasian sistem pendingin pada pembangkit tenaga listrik.
- 27.2 Memahami pengoperasian sistem pelumas pada pembangkit tenaga listrik.