SiapQC lolos

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Alur tujuan pembelajaran Teknik Otomasi Industri fase F.

1. Sistem Kontrol Elektromekanik

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menyiapkan sistem grounding; menyiapkan komponen rangkaian kontrol elektromekanik; merencanakan, menginstalasi, dan menguji rangkaian elektromekanik dan rangkaian kontrol ATS/AMF.

  1. 1Memahami fungsi kerja grounding pada sistem kelistrikan.
  2. 2Menerapkan prosedur pemasangan dan pengukuran sistem grounding.
  3. 3Memahami fungsi kerja komponen-komponen dan gambar rangkaian kontrol elektromekanik.
  4. 4Melaksanakan prosedur instalasi dan pengujian rangkaian elektromekanik (DOL, R/F, Sequence, Jogging, Star/Delta, Automatic Transfer Switch (ATS) /Automatic Main Failure (AMF).

2. Sistem Kontrol Elektronik

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menerapkan komponen elektronika daya; merakit dan menguji rangkaian kontrol elektronika daya; men-setting parameter, menginstalasi, dan mengoperasikan VSD; menerapkan dan memprogram mikrokontroller untuk sistem kontrol otomatis (berbasis IoT dan IIoT).

  1. 1Menerapkan prosedur instalasi dan pengujian rangkaian elektronika daya menggunakan SCR, TRIAC, dan SSR.
  2. 2Memahami karakteristik fungsi kerja Variable Speed Drive (VSD).
  3. 3Menerapkan prosedur setup, instalasi, dan pengoperasian kendali motor fasa dengan VSD.

3. Piranti Sensor dan Aktuator Industri

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menerapkan piranti sensor digital dan analog, menginstalasi sensor ke input modul kontrol, dan menguji kinerja sensor; menerapkan piranti aktuator elektrik, menginstalasi ke output modul kontrol, dan menguji kinerja aktuator elektrik.

  1. 1Memahami karakteristik dan unjuk kerja sensor digital (distance/proximity, tekanan, temperatur, rotary encoder) dan analog (tekanan, temperatur, level).
  2. 2Menerapkan prosedur setup, instalasi, dan pengujian kinerja sensor digital dan analog.
  3. 3Memahami karakteristik motor listrik industri (motor AC, motor DC, motor stepper, dan motor servo).
  4. 4Menerapkan prosedur instalasi dan pengujian motor listrik AC, motor DC, motor stepper dan motor servo.

4. Sistem Kontrol Elektro Pneumatik dan Hidrolik

Pada akhir fase F, peserta didik mampu merencanakan, menginstalasi, dan mengoperasikan sistem kontrol full dan elektro pneumatik, menerapkan komponen hidrolik, menginstalasi dan mengoperasikan sistem kontrol hidrolik.

  1. 1Memahami fungsi kerja komponen penyedia udara pada sistem pneumatik.
  2. 2Memahami karakteristik komponen pneumatik (full dan elektro pneumatik).
  3. 3Menerapkan prosedur perencanaan gambar, menginstalasi, dan pemeriksaan kinerja rangkaian pneumatik.
  4. 4Memahami karakteristik dan hubungan alur kerja antar komponen utama sistem hidrolik.
  5. 5Menerapkan prosedur instalasi dan pemeriksaan rangkaian hidrolik.

5. Sistem Kontrol Industri

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami kontrol loop system; merencanakan, menginstalasi, dan commissioning sistem kontrol otomatis berbasis PLC, HMI, modul input/output analog, networking PLC, dan SCADA.

  1. 1Memahami sistem kontrol looping, hardware, area memori, bahasa pemrograman, dan modul sinyal I/O analog PLC.
  2. 2Menerapkan prosedur menggambar rangkaian kontrol PLC, memprogram, menginstalasi, dan commisioning rangkaian kontrol berbasis PLC.
  3. 3Menerapkan konfigurasi Human Machine Interface (HMI) pada rangkaian kontrol PLC.
  4. 4Menerapkan prosedur konfigurasi networking PLC dan pengoperasian Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) pada sistem otomasi industri.
  5. 5Menerapkan pemrograman dan instalasi mikrokontroller untuk sistem otomasi berbasis Internet of Things (IoT) dan Industrial Internet of Things (IIoT).

6. Sistem Robot Industri

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami konstruksi, memprogram, dan mengoperasikan sistem robot industri (handling system) menggunakan sensor, modul kontroler, dan motor stepper atau motor servo.

  1. 1Memahami fungsi dan konstruksi komponen penyusun robot handling.
  2. 2Menerapkan pemrograman PLC untuk pengendalian aktuator melalui modul kontroller (VSD, Servo Drive, dan Stepper Contoller).
  3. 3Mengaplikasikan sistem kontrol PLC dengan mengkombinasikan fungsi kerja sistem pneumatik, piranti sensor, dan aktuator pada robot handling.