SiapQC lolos

Alur Tujuan Pembelajaran Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi pada Fase F mencakup enam elemen utama terkait kompetensi kejuruan teknik jaringan dan telekomunikasi.

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi pada Fase F mencakup enam elemen utama terkait kompetensi kejuruan teknik jaringan dan telekomunikasi.

Teknik kerja bengkel dan kelistrikan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menggunakan perkakas bidang pekerjaan telekomunikasi, melakukan perawatan dan pemeliharaan sistem grounding dan catu daya, serta melakukan instalasi listrik sederhana. Selain itu peserta didik mampu bekerjasama dengan tim, mendokumentasikan serta mempresentasikan cara pengoperasian perawatan penggunaan perkakas, sistem grounding dan catu daya serta melakukan instalasi listrik sederhana..

  1. 11.1. Menerapkan penggunaan berbagai perkakas pendukung pekerjaan di bengkel telekomunikasi.
  2. 21.2. Memahami perawatan dan pemeliharaan sistem grounding dan catu daya.
  3. 31.3. Menerapkan instalasi listrik sederhana.
  4. 41.4. Menerapkan dokumentasi dan presentasi pengoperasian perawatan penggunaan perkakas, sistem grounding dan catu daya.
  5. 55.1. Memahami pengetahuan dasar kelistrikan dan instalasi grounding.

Sistem Komputer, Elektronika, dan Mikroprosesor

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami konsep sistem komputer, komunikasi data, mengembangkan pemograman dasar, menerapkan komponen elektronika analog dan digital, serta mikroprosesor. Selain itu peserta didik dapat bekerjasama dalam tim, mendokumentasikan kegiatan, dan mempresentasikan hasil rangkaiannya.

  1. 12.1 Memahami konsep sistem komputer.
  2. 22.2 Memahami konsep komunikasi data.
  3. 32.3 Memahami pengembangan pemrograman dasar.
  4. 42.4 Menerapkan komponen elektronika analog dan digital, serta mikroprosessor.
  5. 52.5 Menerapkan dokumentasi kegiatan dan presentasi hasil rangkaian.

FTTx

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami konsep dan implementasi konfigurasi jaringan FTTx, memahami prinsip propagasi gelombang cahaya pada jaringan fiber optik, mampu melakukan instalasi, terminasi dan troubleshooting pada jaringan FTTx, mampu melakukan pengukuran jaringan FTTx jaringan optik serta perencanaan jaringan FTTx. Selain itu peserta didik mampu bekerjasama dalam tim, mendokumentasikan serta mempresentasikan hasil instalasi, operasi, dan pemeliharaan FTTx

  1. 13.1. Memahami prinsip propagasi gelombang cahaya pada jaringan fiber optik.
  2. 23.2. Memahami konsep dan implementasi konfigurasi jaringan FTTx.
  3. 33.3. Menerapkan terminasi dan troubleshooting pada jaringan FTTx.
  4. 43.4. Menerapkan cara melakukan pengukuran jaringan FTTx jaringan optik.
  5. 53.5. Memahami perencanaan jaringan FTTx
  6. 63.6. Menerapkan dokumentasi kegiatan dan presentasi hasil instalasi, operasi dan pemeliharaan FTTx.

VSAT

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami dan menerapkan konsep dan implementasi arsitektur sistem komunikasi satelit, jenis-jenis satelit dan orbit-orbit satelit, alokasi frekuensi komunikasi satelit, sifat dan karakteristik spektrum frekuensi komunikasi satelit. Selain itu, peserta didik mampu melakukan perhitungan EIRP, beam width dan link budget pada jaringan satelit, sistem dan prinsip antena serta Instalasi Indoor Unit dan Outdoor Unit, mampu memahami konsep dan implementasi perencanaan instalasi stasiun bumi, analisa link budget, pointing antenna ground segment, monitoring performansi dan penggunaan alat ukur serta troubleshooting VSAT. Selain itu peserta didik mampu bekerjasama dalam tim, mendokumentasikan serta mempresentasikan hasil instalasi, operasi, dan pemeliharaan VSAT

  1. 14.1 Memahami sistem dan konsep arsitektur komunikasi satelit.
  2. 24.2 Memahami konsep dan implementasi perencanaan instalasi stasiun bumi.
  3. 34.3 Memahami perhitungan Link Budget Analysis (LBA).
  4. 44.4 Memahami sistem monitoring performasi komunikasi satelit.
  5. 54.5 Menerapkan dokumentasi kegiatan dan presentasi hasil instalasi, operasi dan pemeliharaan VSAT.

Koneksi Jaringan Telekomunikasi

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami, menerapkan, membedakan dan mengkomunikasikan pengertian pengetahuan dasar kelistrikan, instalasi grounding, dan juga mampu memahami dan menerapkan sistem telekomunikasi radio, penggunaan antena. Selain itu peserta didik mampu bekerjasama dalam tim, mendokumentasikan serta mempresentasikan hasil perencanaan jaringan dengan menggunakan aplikasi dan melakukan drive test untuk melakukan pengecekan jaringan.

  1. 15.1 Memahami pengetahuan dasar kelistrikan dan instalasi grounding.
  2. 25.2 Menerapkan sistem komunikasi radio dan penggunaan antena.
  3. 35.3 Menerapkan presentasi hasil perencanaan jaringan menggunakan aplikasi tertentu.
  4. 45.4 Menerapkan drive test untuk pengecekan jaringan.

Customer Premise Equipment

Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami, menerapkan konsep dan implementasi etika pelayanan terhadap pelanggan atau Code of Conduct (COC), melakukan tata kelola instalasi kabel premises di ODP Closure, instalasi dan setting parameter perangkat pelanggan fixed dan wireless. Selain itu, peserta didik mampu bekerjasama dalam tim, mendokumentasikan serta mempresentasikan hasil dari penggunaan alat ukur, wireless, pemeliharaan perangkat pelanggan , instalasi IDU dan ODU.

  1. 16.1 Memahami konsep dan etika pelayanan terhadap pelanggan atau Code of Conduct (COC).
  2. 26.2 Menerapkan tata kelola instalasi kabel premises di ODP Closure.
  3. 36.3 Menerapkan instalasi dan setting parameter perangkat pelanggan fixed dan wireless.
  4. 46.4 Memahami presentasi hasil penggunaan alat ukur wireless.
  5. 56.5 Memahami pemeliharaan perangkat pelanggan .
  6. 66.6 Memahami instalasi IDU dan ODU.