ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN KONSENTRASI KEAHLIAN: TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Teknik Elektronika Industri untuk Fase F mencakup enam elemen utama mulai dari penerapan rangkaian elektronika, sistem kendali, sistem embedded, antarmuka dan komunikasi data, sistem kendali industri, hingga pemeliharaan dan perbaikan peralatan elektronika industri.
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Teknik Elektronika Industri untuk Fase F mencakup enam elemen utama mulai dari penerapan rangkaian elektronika, sistem kendali, sistem embedded, antarmuka dan komunikasi data, sistem kendali industri, hingga pemeliharaan dan perbaikan peralatan elektronika industri.
Penerapan Rangkaian Elektronika
Pada akhir fase F, peserta didik mampu: menganalisis penguat diferensial; mengevaluasi penguat operasional; membandingkan rangkaian analog to digital (ADC) dan digital to analog (DAC); menerapkan filter aktif; menganalisis pembangkit gelombang; menerapkan rangkaian digital; menerapkan elektronika daya; menerapkan catu daya; dan mengevaluasi sumber energi terbarukan.
- 11.1 Menganalisis penguat diferensial pada rangkaian sederhana
- 21.2 Menganalisis penguat operasional pada rangkaian sederhana
- 31.3 membandingkan rangkaian analog to digital (ADC) dan digital to analog (DAC)
- 41.4 menerapkan berbagai jenis filter aktif pada rangkaian elektronika
- 51.5 menganalisis rangkaian pembangkit gelombang
- 61.6 Menerapkan rangkaian digital
- 71.7 Menerapkan elektronika daya untuk keperluan elektronika industri
- 81.8 Menerapkan catu daya untuk keperluan elektronika industri
- 91.9 Mengevaluasi sistem sel surya sederhana
Sistem Kendali Elektronik
Pada akhir fase F, peserta didik mampu: menjabarkan konsep sistem pengendali; mengevaluasi rangkaian kendali analog; menerapkan rangkaian isolasi; menerapkan solid state relay; dan mengevaluasi rangkaian kendali digital.
- 12.1 Memahami konsep sistem pengendali elektronik
- 22.2 Mengevaluasi rangkaian kendali analog
- 32.3 Menerapkan rangkaian isolasi sederhana pada rangkaian
- 42.4 Menerapkan solid state relay pada rangkaian sederhana
- 52.5 Mengevaluasi rangkaian kendali digital
Pemrograman Sistem Embedded
Pada akhir fase F, peserta didik mampu: mengevaluasi arsitektur sistem embedded; merancang sistem minimum; menerapkan bahasa pemrograman; mengoperasikan software compiler; mengoperasikan software simulator; membuat pemrograman input/output digital; membuat pemrograman input/output analog; dan menerapkan pemrograman komunikasi serial.
- 13.1 Mengevaluasi arsitektur dari sistem embeded
- 23.2 Mengevaluasi sistem minimum
- 33.3 Menerapkan dasar bahasa pemrograman
- 43.4 Mengoperasikan software compiler untuk sistem minimum
- 53.5 Mengoperasikan software simulator untuk sistem minimum
- 63.6 Menerapkan bahasa pemrograman untuk input/output digital
- 73.7 Membuat program untuk input/output analog
- 83.8 Menerapkan bahasa pemrograman untuk komunikasi serial
Antarmuka dan Komunikasi Data
Pada akhir fase F, peserta didik mampu: menerapkan software Object Oriented Programming (OOP); menerapkan antarmuka; menerapkan komunikasi data; menerapkan data logging; dan memanfaatkan internet of things (IoT).
- 14. 1 Menerapkan software Object Oriented Programming (OOP)
- 24. 2 Menerapkan antarmuka pada sebuah sistem kendali
- 34. 3 Menerapkan komunikasi data sederhana pada sebuah sistem kendali
- 44. 4 Menerapkan data loging untuk sistem kendali
- 54. 5 Memanfaatkan internet of things (IoT) untuk data logging pada sistem kendali
Sistem Kendali Industri
Pada akhir fase F, peserta didik mampu: menerapkan relay logic; menjabarkan programmable logic controller (PLC); menerapkan wiring dan commissioning rangkaian kendali PLC; menerapkan pemrograman rangkaian kendali PLC; menerapkan human-machine interface (HMI) pada rangkaian kendali PLC; menerapkan rangkaian kendali PLC dengan komponen elektro pneumatik; menerapkan rangkaian kendali PLC dengan komponen hidrolik; menerapkan PLC pada proses produksi; dan menerapkan PLC dalam jaringan.
- 15.1 Memahami relay logic untuk pembuat program sistem kendali industri
- 25.2 menjabarkan programmable logic controller (PLC) untuk sistem kendali industri
- 35.3 Memahami wiring dan commisioning pada rangkaian kendali PLC
- 45.4 menerapkan pemrograman rangkaian kendali PLC
- 55.5 menerapkan human-machine interface (HMI) pada rangkaian kendali PLC
- 65.6 menerapkan rangkaian kendali PLC dengan komponen elektro pneumatik
- 75.7 menerapkan rangkaian kendali PLC dengan komponen hidrolik
- 85.8 menerapkan PLC pada proses produksi secara modular / modular production system (MPS)
- 95.9 menerapkan PLC dalam jaringan
Pemeliharaan dan Perbaikan Peralatan Elektronika Industri
Pada akhir fase F, peserta didik mampu: melaksanakan SOP pemeliharaan dan perbaikan; menyusun administrasi pemeliharaan dan perbaikan; menerapkan inventarisasi/labelling; membuat alat uji pada pemeliharaan dan perbaikan; menguji alat ukur; menguji peralatan elektronika industri; menguji peralatan kelistrikan; menginterpretasikan gambar skematik dan datasheet; melakukan cloning desain printed circuit board (PCB); dan melakukan soldering/desoldering komponen surface mounted devices (SMD).
- 16.1 memahami SOP pemeliharaan dan perbaikan
- 26.2 Memahami administrasi pemeliharaan dan perbaikan.
- 36.3 Memahami inventarisasi/labelling
- 46.4 membuat alat uji pada pemeliharaan dan perbaikan
- 56.5 Memahami proses pengujian alat ukur sesuai SOP
- 66.6 Memahami proses pengujian peralatan elektronika industri sesuai SOP
- 76.7 Memahami proses pengujian peralatan kelistrikan sesuai SOP
- 86.8 menginterpretasikan gambar skematik dan datasheet
- 96.9 Memahami proses cloning desain printed circuit board (PCB)
- 106.10 melakukan soldering/desoldering komponen surface mounted devices (SMD) untuk pemuatan dan perbaikan PCB