ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) MATEMATIKA SMK
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Matematika SMK Fase F mencakup elemen bilangan, aljabar dan fungsi, geometri, serta analisis data dan peluang yang disesuaikan dengan bidang keahlian teknologi manufaktur dan rekayasa.
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Matematika SMK Fase F mencakup elemen bilangan, aljabar dan fungsi, geometri, serta analisis data dan peluang yang disesuaikan dengan bidang keahlian teknologi manufaktur dan rekayasa.
Bilangan
Di akhir fase F, peserta didik dapat memodelkan pinjaman dan investasi dengan bunga majemuk dan anuitas serta menyelidiki (secara numerik atau grafis) pengaruh masing-masing parameter (suku bunga, periode pembayaran) dalam model tersebut
- 1Memodelkan pinjaman dan besaran bunga secara kredit, dari usaha atau investasi bidang teknologi manufaktur dan rekayasa
- 2Menganalisis tabel angsuran pinjaman, suku bunga dan periode pembayaran dengan bunga majemuk dan anuitas
Aljabar dan Fungsi
Di akhir fase F, peserta didik dapat menyatakan data dalam bentuk matriks. Mereka dapat menentukan fungsi invers, komponen fungsi dan transformasi fungsi untuk memodelkan situasi dunia nyata menggunakan fungsi yang sesuai (linier, kuadrat dan eksponensial)
- 1Menyajikan data dalam bentuk tabel matriks tentang macam macam bahan (oli, bensin, roda, dll) dan ukuran ( liter, merk, dll) pada bidang teknologi manufatur dan rekayasa
- 2Menerapkan fungsi invers, komponen fungsi dan transformasi fungsi dalam menghitung keuntungan usaha bidang teknologi manufaktur dan rekayasa
Geometri
Di akhir fase F, peserta didik dapat menerapkan teorema tentang lingkaran, dan menentukan panjang busur dan luas juring lingkaran untuk menyelesaikan masalah (termasuk menentukan lokasi posisi pada permukaan bumi dan jarak antara dua tempat di bumi)
- 1Menerapkan teorema lingkaran pada bagian-bagian otomotif seperti gerakan roda, setir dan alat-alat piston
- 2Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perputaran roda atau gear moil pada bidang teknologi rekayasa dan manufaktur dengan menggunakan usur dan luas juring lingkaran
Analisis data dan Peluang
Di akhir fase F, peserta didik dapat melakukan proses penyelidikan statistik untuk data bivarian. Mereka dapat mengidentifikasikan dan menjelaskan asosiasi antara dua variabel numerikal. Mereka dapat memperkirakan model linier terbaik (bestfit) pada data numerik, mereka dapat membedakan hubungan asosiasi dan sebab akibat. Peserta didik memahami konsep peluang barsyarat dan kejadian yang saling bebas menggunakan konsep permutasi dan kombinasi
- 1Menyajikan data bivariat berhubungan dengan bidang teknologi rekayasa dan manufaktur (misalnya: ban mobil, lampu, spion dll) dan mesin (besi kolom, besi holo, mesin gerindra dll)
- 2Menggunakan konsep peluang dalam bidang teknologi manufaktur dan rekayasa dengan mencari banyak cara dalam kaidah pencacahan, kominasi dan permutasi