SiapQC lolos

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) KONSENTRASI KEAHLIAN KRIYA KREATIF BATIK DAN TEKSTIL

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Kriya Kreatif Batik dan Tekstil pada Fase F mencakup lima elemen yaitu Batik Tradisional dan Kekinian, Jahit, Sulam dan Bordir Komputer, Sablon dan Digital Printing, serta Tenun.

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Kriya Kreatif Batik dan Tekstil pada Fase F mencakup lima elemen yaitu Batik Tradisional dan Kekinian, Jahit, Sulam dan Bordir Komputer, Sablon dan Digital Printing, serta Tenun.

1. Batik Tradisional dan kekinian

Pada akhir fase F, peserta didik dapat mendeskripsikan dan menerapkan teori dan keterampilan serta sikap dalam berkreasi, produksi, pasar, haki, dan kewirausahaan batik. Peserta didik mampu mengembangkan ide, mencipta desain dan pengembangan teknik batik tradisional dan kekinian. Peserta didik mampu memahami produksi batik berdasarkan tahapan dan pengembangan proses sesuai standar dan pengembangan fungsi batik berdasarkan riset pasar, uji produk, serta evaluasi proses dan penyajian hasil karya.

  1. 1Memahami deskripsi teori dan keterampilan serta sikap dalam berkreasi, produksi, pasar, haki, dan kewirausahaan batik.
  2. 2Memahami penerapan teori dan keterampilan serta sikap dalam berkreasi, produksi, pasar, haki, dan kewirausahaan batik.
  3. 3Memahami pengembangan ide, penciptaan desain dan pengembangan teknik batik tradisional maupun kekinian.
  4. 4Memahami produksi batik berdasarkan tahapan dan pengembangan proses sesuai standard
  5. 5Memahami pengembangan fungsi batik berdasarkan riset pasar, uji produk, serta evaluasi proses dan penyajian hasil karya

2. Jahit

Pada akhir fase F, peserta didik dapat mendeskripsikan dan menerapkan teori dan keterampilan serta sikap mencipta desain, menghasilkan karya jahit. Secara teknis peserta didik belajar dan menerapkan jenis-jenis aplikasi jahit sesuai perkembangan, teknik yang digunakan dalam menjahit, macam-macam alat dan bahan, baik jahit produk kebutuhan rumah tangga maupun jahit produk fashion, riset pasar, pengembangan ide, gambar kerja, perencanaan produksi, tahapan proses produksi, uji produk, serta evaluasi proses dan penyajian hasil karya.

  1. 1Mencipta desain dan menghasilkan karya jahit.
  2. 2menjelaskan jenis-jenis aplikasi jahit sesuai perkembangan, teknik yang digunakan dalam menjahit, macam-macam alat dan bahan, baik jahit produk kebutuhan rumah tangga maupun jahit produk fashion.
  3. 3Membuat riset pasar dan pengembangan ide karya jahit.
  4. 4Membuat gambar kerja dan perencanaan produksi karya jahit.
  5. 5Membuat tahapan proses produksi pembuatan karya jahit.
  6. 6Melakukan uji produk jahit dan mengevaluasi proses jahit.
  7. 7Menyajikan hasil karya jahit.

3. Sulam dan bordir komputer

Pada akhir fase F, peserta didik dapat mendeskripsikan dan menerapkan teori dan keterampilan serta sikap mencipta desain, menghasilkan karya sulam. Secara teknis peserta didik belajar dan menerapkan perkembangan jenis-jenis sulam manual, masinal, digital atau bordir komputer kaitannya dengan teknik yang digunakan dalam menyulam atau membordir, macam-macam alat dan bahan, riset pasar, pengembangan ide, gambar kerja, perencanaan produksi, tahapan proses produksi, uji produk, serta evaluasi proses dan penyajian hasil karya.

  1. 1Menciptakan desain dan menghasilkan karya sulam dan bordir computer
  2. 2Menjelaskan perkembangan sulam manual, masinal, digital atau bordir computer kaitannya dengan teknik yang digunakan dalam menyulam atau membordir, macam-macam alat dan bahan
  3. 3Membuat riset pasar dan pengembangan ide karya sulam dan bordir computer
  4. 4Membuat gambar kerja, perencanaan produksi sulam dan bordir computer.
  5. 5Membuat tahapan proses produksi sulam dan bordir computer.
  6. 6Melakukan uji produk, serta mengevaluasi proses sulam dan bordir computer.
  7. 7Menyajikan hasil karya sulam dan bordir komputer

4. Sablon dan digital printing

Pada akhir fase F, peserta didik dapat mendeskripsikan dan menerapkan teori dan keterampilan serta sikap mencipta desain dan menghasilkan karya sablon. Secara teknis peserta didik akan belajar perkembangan jenis-jenis sablon, teknik yang digunakan dalam menyablon, macam-macam alat dan bahan, manual dan digital, riset pasar, pengembangan ide, gambar kerja, perencanaan produksi, tahapan proses produksi, uji produk, serta evaluasi proses dan penyajian hasil karya.

  1. 1Mencipta desain dan menghasilkan karya sablon manual dan digital
  2. 2Menjelaskan perkembangan jenis-jenis sablon, teknik yang digunakan dalam menyablon, macam-macam alat dan bahan, manual dan digital
  3. 3Membuat riset pasar dan pengembangan ide karya sablon digital dan manual
  4. 4Membuat gambar kerja, perencanaan produksi, tahapan proses produksi dan uji produk sablon manual dan digital
  5. 5Mengevaluasi proses pembuatan karya sablon manual dan digital
  6. 6Menyajikan hasil karya sablon manual dan digital

5. Tenun

Pada akhir fase F, peserta didik dapat mendeskripsikan dan menerapkan teori dan keterampilan serta sikap mencipta desain, menghasilkan karya tenun yang baik. Secara teknis peserta didik akan belajar perkembangan jenis-jenis aplikasi dan corak tenun, teknik yang digunakan dalam penenunan, macam-macam alat dan bahan, (tapestri , ATBM dan ATM), riset pasar, pengembangan ide, gambar kerja, perencanaan produksi, tahapan proses produksi, uji produk, serta evaluasi proses dan penyajian hasil karya.

  1. 1Memahami perkembangan jenis-jenis aplikasi dan corak tenun, teknik yang digunakan dalam penenunan serta macam-macam alat dan bahan yang digunakan.
  2. 2Menciptakan desain dan menghasilkan karya tenun yang baik.
  3. 3Membuat riset pasar dan pengembangan ide karya tenun.
  4. 4Membuat gambar kerja, perencanaan produksi, tahapan proses produksi, uji produk tenun.
  5. 5Mengevaluasi proses kerja pembuatan karya tenun
  6. 6Menyajikan hasil karya tenun