Alur Tujuan Pembelajaran Konsentrasi Keahlian Kehutanan
Alur tujuan pembelajaran KEHUTANAN fase F.
Inventarisasi Sumber Daya Hutan dan Sosial Budaya
Pada akhir fase F peserta didik mampu merencanakan, melaksanakan, mengolah dan menyajikan data hasil inventarisasi hutan: biofisik, permudaan, potensi tegakan dan sosial budaya masyarakat sekitar kawasan hutan.
- 1Melakukan perencanaan kegiatan inventarisasi hutan.
- 2Melakukan kegiatan inventarisasi hutan.
- 3Melakukan identifikasi potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK)
- 4Melakukan pengolahan dan penyajian data hasil inventarisasi hutan.
Pengukuran dan Pemetaan Hutan
Pada akhir fase F peserta didik mampu melakukan pengukuran, pengolahan data, pemetaan konvensional dan pemetaan digital berbasis SIG: konsep, komponen, jenis data, georeferencing, digitasi peta, analisis hasil digitasi peta, penyajian peta dan menerapkannya di bidang kehutanan.
- 1Melakukan pengukuran hutan.
- 2Melakukan pengolahan data hasil pengukuran.
- 3Melakukan pemetaan konvensional
- 4Melakukan pemetaan digital berbasis SIG di bidang kehutanan.
Pembukaan Wilayah Hutan dan Pemanenan Hasil Hutan
Pada akhir fase F peserta didik mampu melakukan perencanaan pembukaan wilayah hutan: konsep PWH, perencanaan jalan dan bangunan hutan. Peserta didik juga dapat melaksanakan kegiatan pemanenan hasil hutan: perencanaan, penebangan, pembagian batang dan pengangkutan.
- 1Melakukan perencanaan pembukaan wilayah hutan.
- 2Melakukan pembukaan wilayah hutan.
- 3Melakukan perencanaan pemanenan hasil hutan.
- 4Melakukan pemanenan hasil hutan.
Pengujian dan Penatausahaan Hasil Hutan
Pada akhir fase F peserta didik mampu menyebutkan dasar hukum, melakukan pengujian: menetapkan satuan ukur, peralatan, penetapan jenis, perhitungan volume, identifikasi cacat, penetapan mutu. Peserta didik juga dapat melaksanakan penataausahaan hasil hutan: dokumen, alur dan teknik pemeriksaan.
- 1Melakukan identifikasi jenis kayu
- 2Melakukan pengukuran dan pengujian kayu bulat.
- 3Melakukan pengukuran dan pengujian kayu gergajian.
- 4Melakukan pengukuran dan pengujian HHBK
- 5Melaksanakan penataausahaan hasil hutan.
Produksi Benih dan Bibit Tanaman Hutan
Pada akhir fase F peserta didik mampu mengidentifikasi benih, membedakan benih berdasarkan karakteristiknya, mengidentifikasi sumber benih, melakukan produksi benih dan pengujian mutu benih tanaman hutan. Peserta didik juga mampu melakukan pembibitan tanaman hutan: perencanaan, produksi secara generatif dan vegetatif serta pengujian mutu bibit tanaman hutan.
- 1Mengidentifikasi sumber benih dan benih tanaman kehutanan.
- 2Melakukan kegiatan produksi benih tanaman hutan.
- 3Melakukan kegiatan pengujian mutu benih tanaman hutan.
- 4Melakukan pembibitan tanaman hutan.
- 5Melakukan pengujian mutu bibit tanaman hutan.
Teknik Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan
Pada akhir fase F peserta didik mampu merencanakan kegiatan rehabilitasi dan reklamasi hutan, menerapkan praktik revegetasi meliputi: perencanaan penanaman, penyiapan lahan, penanaman, evaluasi kegiatan penanaman tahun berjalan, pemeliharaan tanaman dan menerapkan sistem agroforestri yang sesuai.
- 1Melakukan perencanaan rehabilitasi dan reklamasi hutan.
- 2Melakukan kegiatan rehabilitasi dan reklamasi hutan.
- 3Melakukan kegiatan revegetasi hutan.
- 4Menerapkan sistem agroforestri yang sesuai.
Konservasi Tanah dan Air
Pada akhir fase F peserta didik mampu menerapkan metode Konservasi Tanah dan Air yang sesuai dengan permasalahan degradasi lahan dan pengaruh perubahan iklim, menentukan besaran erosi dan sedimentasi dan menentukan tingkat bahaya erosi.
- 1Menerapkan metode Konservasi Tanah dan Air yang sesuai dengan permasalahan degradasi lahan dan pengaruh perubahan iklim.
- 2Melakukan penentuan besaran erosi dan sedimentasi serta tingkat bahaya erosi.
Pembinaan Habitat, Populasi dan Perlindungan dan Pemanfaatan Tumbuhan dan Satwa
Pada akhir fase F peserta didik mampu melakukan kegiatan pembinaan satwa: ekologi, inventarisasi, struktur populasi, habitat, pengelolaan, pemanfaatan dan konflik satwa. Peserta didik juga mampu melakukan kegiatan perlindungan dan pemanfaatan tumbuhan dan satwa: status, kuota perdagangan dan peredaran.
- 1Melakukan kegiatan pembinaan satwa secara menyeluruh.
- 2Melakukan perlindungan dan pemanfaatan tumbuhan dan satwa.
Ekowisata
Pada akhir fase F peserta didik mampu melakukan identifikasi atraksi dan daya dukung wisata alam, promosi wisata alam serta program dan pemanduan wisata alam di dalam kawasan hutan
- 1Melakukan identifikasi atraksi dan daya dukung wisata alam di dalam Kawasan hutan.
- 2Melakukan kolaborasi untuk promosi, dan penyusunan program wisata di dalam kawasan hutan.
- 3Melakukan pemanduan wisata alam di dalam kawasan hutan dengan prinsip konservasi.