SiapQC lolos

Alur Tujuan Pembelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur pada Fase F mencakup lima elemen utama mulai dari desain interior, gambar kerja, teknik pembuatan, finishing, hingga estimasi biaya.

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Desain Interior dan Teknik Furnitur pada Fase F mencakup lima elemen utama mulai dari desain interior, gambar kerja, teknik pembuatan, finishing, hingga estimasi biaya.

Desain Interior

Pada akhir fase F peserta didik mampu membuat gambar denah, potongan, detail, interior hunian pribadi dan interior ruang publik / fasilitas publik, berdasarkan pembagian area, tata letak, aspek budaya, aspek arsitektural, elemen desain interior dan ergonomi dengan memperhatikan kearifan lokjal dan budaya setempat secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak (2D dan 3D).

  1. 1Membuat gambar denah, potongan, detail, interior hunian pribadi dan interior ruang publik /fasilitas publik.
  2. 2Memahami pembagian area, tata letak, aspek budaya, aspek arsitektural, elemen desain interior dan ergonomi dengan memperhatikan kearifan local dan budaya setempat.
  3. 3Menerapkan desain interior hunian pribadi dan ruang publik / fasilitas publik dengan gambar denah, potongan dan detail yang dibuat secara manual maupun dengan bantuan perangkat lunak (2D dan 3D).

Gambar Kerja Furnitur

Pada akhir fase F peserta didik mampu membuat gambar tampak, potongan, detail furniture secara manual dan dengan bantuan perangkat lunak (2D dan 3D), yang bisa diaplikasikan di mesin CNC.

  1. 1Menerapkan gambar tampak, potongan, dan detail pada furnitur secara manual.
  2. 2Menerapkan gambar tampak, potongan, detail furnitur serta gambar bukaan komponen furnitur dengan menggunakan perangkat lunak (2D dan 3D), yang dapat diaplikaskan di mesin CNC.

Teknik Pembuatan Furnitur

Pada akhir fase F peserta didik mampu melakukan proses pembahanan kayu massif, kayu olahan, serta bahan dan material baru lainnya dengan menggunakan mesin statis. Peserta didik mampu melakukan proses pembuatan komponen furniture dengan perkakas tangan (Handtools), peralatan tangan listrik (portable), mesin listrik (mesin statis), mesin CNC, perakitan, pengejokan dan aksesoris. Semua pekerjaan dilakukan dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industry di lingkungan kerjanya.

  1. 1Menerapkan proses pembahanan kayu massif, kayu olahan, serta bahan dan material baru lainnya dengan menggunakan mesin statis.
  2. 2Menerapkan proses pembuatan furnitur dengan perkakas tangan (hand tools), peralatan tangan listrik (portable), mesin listrik statis, dan mesin CNC.
  3. 3Menerapkan pekerjaan perakitan, pengejokan dan aksesoris.
  4. 4Memahami penerapan K3LH dan budaya kerja industry di lingkungan kerjanya.

Teknik Finishing Furnitur

Pada akhir fase F peserta didik mampu mengerjakan finishing dengan bahan pelapis, finishing teknik oles dan teknik semprot dengan tahap-tahap penyiapan permukaan komponen, penyesuaian warna dan pengerjaan finishing, dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industri di lingkungan kerjanya.

  1. 1Memahami berbagai macam teknik finishing serta tahapannya.
  2. 2Menerapkan pekerjaan finishing teknik oles, finishing teknik semprot dan finishing dengan bahan pelapis (laminasi) dimulai dari tahap penyiapan permukaan, penyesuaian warna, dan pengerjaan finishing dengan menerapkan K3LH dan budaya kerja industri.

Estimasi Biaya

Pada akhir fase F peserta didik mampu membuat daftar komponen pekerjaan furniture. Peserta didik mampu menghitung biaya pekerjaan yang terdiri dari biaya langsung (upah, alat, bahan) dan tidak langsung (biaya umum, keuntungan) untuk pekerjaan interior hunian pribadi dan ineterior ruang public / fasilitas public, beserta furniture didalamnya secara mandiri.

  1. 1Memahami komponen pekerjaan furnitur.
  2. 2Menerapkan perhitungan anggaran biaya pekerjaan furnitur yang terdiri dari biaya langsung (upah, alat, bahan) dan biaya tidak langsung (biaya umum, keuntungan) untuk pekerjaan interior hunian pribadi beserta furnitur didalamnya.
  3. 3Menerapkan perhitungan anggaran biaya pekerjaan furnitur yang terdiri dari biaya langsung (upah, alat, bahan) dan biaya tidak langsung (biaya umum, keuntungan) untuk pekerjaan interior ruang/fasilitas publik.