SiapQC lolos

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN KONSENTRASI KEAHLIAN AGRIBISNIS TERNAK RUMINANSIA

Alur Tujuan Pembelajaran untuk konsentrasi keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia pada Fase F yang mencakup berbagai elemen produksi dan manajemen peternakan.

Alur Tujuan Pembelajaran untuk konsentrasi keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia pada Fase F yang mencakup berbagai elemen produksi dan manajemen peternakan.

Sarana Produksi

Pada akhir fase F, peserta didik dapat menyiapkan kandang dan peralatannya, menentukan konstruksi dan tipe kandang, mengoperasikan peralatan konvensional dan/atau modern pada ternak ruminansia.

  1. 1Menyiapkan kandang
  2. 2Menyiapkan peralatan kandang
  3. 3Mengoperasikan peralatan kandang

Pengelolaan produksi

Pada akhir fase F, menerapkan pengelolaan produksi ternak yang mencakup perancangan produksi ternak, pemeliharaan ternak sesuai komoditas, recording produksi ternak, pemindahan ternak, evaluasi produksi ternak, serta merencanakan usaha ternak ruminansia

  1. 1Menerapkan pengelolaan produksi ternak
  2. 2Menerapkan perancangan produksi ternak

Pengelolaan pakan

pada akhir fase F, peserta didik dapat menerapkan pengelolaan pakan yang meliputi identifikasi sumber bahan pakan dan alternatifnya. Peserta didik menerapkan pengelolaan hijauan pakan ternak yang mencakup perencanaan produksi hijauan, pengolahan lahan, kebutuhan bibit, carrying capacity, pemeliharaan hijauan, pemanenan, pengolahan hijauan dan pengawetan hijauan hijauan pakan ternak. Peserta didik juga menerapkan pengelolaan pakan konsentrat yang mencakup perencanaan produksi pakan, penilaian kualitas bahan pakan, perhitungan kebutuhan pakan, pemahaman formulasi pakan, mencampur bahan pakan, pemberian pakan, pengolahan pakan, dan penyimpanan pakan.

  1. 1Menerapkan pengelolaan pakan hijauan
  2. 2Menerapkan pengelolaan pakan konsentrat

Kesehatan ternak dasar

Pada akhir fase F, peserta didik dapat menerapkan prosedur kesehatan ternak dasar yang mencakup pencegahan penyakit menular pada ternak (sanitasi, disinfeksi, pemeriksaan laboratorium, vaksinasi, dan isolasi), identifikasi ternak sehat dan sakit, perawatan ternak sakit, dan penerapan peraturan perundangan yang berlaku.

  1. 1Menerapkan pencegahan penyakit
  2. 2Menerapkan perawatan ternak sakit

Pembibitan ternak

pada akhir fase F, peserta didik dapat menerapkan pembibitan ternak berdasarkan standar mutu ternak yang meliputi pengadaan bibit ternak jantan dan betina, serta seleksi bibit ternak. Peserta didik mampu menerapkan teknik reproduksi ternak yang meliputi perkawinan alami, perkawinan buatan, pemeriksaan kebuntingan, dan pertolongan kelahiran

  1. 1Menerapkan pembibitan ternak
  2. 2Menerapkan teknik reproduksi

Panen dan Pasca Panen

pada akhir fase F ,melakukan pemanenan, penanganan, pengolahan pasca panen , pengujian kualitas dan evaluasi usaha hasil panen untuk ternak ruminansia besar dan atau kecil

  1. 1Melakukan pemanenan
  2. 2Mengevaluasi usaha hasil panen

Pemasaran hasil ternak

pada akhir fase F, peserta dapat melakukan pemasaran hasil ternak yang mencakup strategi pemasaran ternak, prosedur pemasaran ternak, administrasi, transportasi ternak, identifikasi peluang pasar, pemetaan potensi pasar, analisa usaha, teknik pemasaran yang sesuai baik konvensional maupun digital, pengadministrasian hasil pemasaran, dan penggunakan data pemasaran untuk pengembangan usaha

  1. 1Melakukan pemasaran hasil ternak
  2. 2Menerapkan praktik analisa usaha

Pengolahan limbah

pada akhir fase F, peserta didik dapat melakukan pengelolaan limbah yang meliputi penanganan dan pengolahan limbah padat dan cair ternak ruminansia, serta menciptakan nilai tambah dari limbah tersebut.

  1. 1Menerapkan pengolahan limbah
  2. 2Menciptakan nilai tambah limbah