SiapQC lolos

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN KONSENTRASI AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan untuk Fase F mencakup sebelas elemen proses produksi budidaya tanaman perkebunan semusim, herbal, dan tahunan.

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan untuk Fase F mencakup sebelas elemen proses produksi budidaya tanaman perkebunan semusim, herbal, dan tahunan.

Penyiapan lahan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penyiapan lahan tanaman perkebunan meliputi penentuan komoditas tanaman yang sesuai dengan potensi daerah, pengolahan tanah, penentuan titik tanam, pembuatan lubang tanam, dan pemupukan dasar menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik penyiapan lahan tanaman perkebunan semusim secara konvensional dan/atau mekanis
  2. 2Menerapkan teknik penyiapan lahan tanaman perkebunan herbal secara konvensional dan/atau mekanis
  3. 3Menerapkan teknik penyiapan lahan tanaman perkebunan tahunan secara konvensional dan/atau mekanis

Penyiapan bibit

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penyiapan bibit tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal meliputi penentuan lokasi, sarana dan prasarana pembibitan, perbanyakan tanaman perkebunan secara vegetatif (stek, cangkok, okulasi, menyambung, dan/atau kultur jaringan (in vitro)) serta secara generatif menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik penyiapan bibit untuk tanaman perkebunan semusim secara konvensional dan/atau mekanis
  2. 2Menerapkan teknik penyiapan bibit untuk tanaman perkebunan herbal secara konvensional dan/atau mekanis
  3. 3Menerapkan teknik penyiapan bibit untuk tanaman perkebunan tahunan secara konvensional dan/atau mekanis

Penanaman bahan tanam

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penanaman bahan tanam meliputi persiapan, pelaksanaan penanaman dan penyulaman sesuai karakteristik komoditas menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik penanaman tanaman perkebunan semusim dan/atau tanaman penaung sesuai karakteristik komoditas
  2. 2Menerapkan teknik penanaman tanaman perkebunan herbal dan/atau tanaman penaung sesuai karakteristik komoditas
  3. 3Menerapkan teknik penanaman tanaman perkebunan tahunan dan/atau tanaman penaung sesuai karakteristik komoditas

Pengairan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengairan meliputi berbagai sistem/teknik pengairan untuk pengembangan tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik pengairan untuk tanaman perkebunan semusim secara konvensional dan/atau alat modern
  2. 2Menerapkan teknik pengairan untuk tanaman perkebunan herbal secara konvensional dan/atau alat modern
  3. 3Menerapkan teknik pengairan untuk tanaman perkebunan tahunan secara konvensional dan/atau alat modern

Pemupukan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemupukan meliputi penggunaan pupuk organik dan/atau anorganik diterapkan pada tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal dengan berbagai metode pemupukan (disebar, ditempatkan, disemprotkan melalui daun, dikocor dan/atau melalui irigasi) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik pemupukan pada tanaman perkebunan semusim
  2. 2Menerapkan teknik pemupukan pada tanaman perkebunan herbal
  3. 3Menerapkan teknik pemupukan pada tanaman perkebunan tahunan

Pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT)

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) meliputi hama dan/atau penyebab penyakit tanaman dan/atau gulma dengan berbagai metode (fisik, mekanis, kimia, biologi, kultur teknis dan/atau pengendalian terpadu) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) pada tanaman perkebunan semusim
  2. 2Menerapkan teknik pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) pada tanaman perkebunan herbal
  3. 3Menerapkan teknik pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) pada tanaman perkebunan tahunan

Pemangkasan tanaman

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemangkasan tanaman meliputi berbagai teknik pemangkasan (bentuk, pemeliharaan, produksi dan/atau peremajaan) untuk mengoptimalkan hasil baik secara kuantitatif maupun kualitatif sesuai komoditas tanaman menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik pemangkasan pada tanaman perkebunan semusim
  2. 2Menerapkan teknik pemangkasan pada tanaman perkebunan herbal
  3. 3Menerapkan teknik pemangkasan pada tanaman perkebunan tahunan

Pemanenan dan penanganan pasca panen

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemanenan tanaman perkebunan meliputi meliputi persiapan panen, teknik panen, dan pencatatan hasil panen serta penanganan pascapanen tanaman perkebunan untuk kebutuhan industri dan/atau kebutuhan sendiri menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik pemanenan dan penanganan pascapanen tanaman perkebunan semusim
  2. 2Menerapkan teknik pemanenan dan penanganan pascapanen tanaman perkebunan herbal
  3. 3Menerapkan teknik pemanenan dan penanganan pascapanen tanaman perkebunan tahunan

Pengelolaan kesuburan tanah

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengelolaan kesuburan tanah meliputi berbagai teknik konservasi tanah (fisik, kimia dan/atau biologi) sesuai dengan kondisi topografi menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik pengelolaan kesuburan tanah pada tanaman perkebunan semusim
  2. 2Menerapkan teknik pengelolaan kesuburan tanah pada tanaman perkebunan herbal
  3. 3Menerapkan teknik pengelolaan kesuburan tanah pada tanaman perkebunan tahunan

Pengelolaan limbah hasil perkebunan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengelolaan limbah hasil perkebunan meliputi pembuatan pupuk hijau dan/atau pembuatan kompos dengan berbagai metode menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik pengelolaan limbah hasil tanaman perkebunan semusim
  2. 2Menerapkan teknik pengelolaan limbah hasil tanaman perkebunan herbal
  3. 3Menerapkan teknik pengelolaan limbah hasil tanaman perkebunan tahunan

Pemasaran

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemasaran hasil tanaman perkebunan meliputi analisis peluang pasar, teknik pemasaran, dan pengadministrasian hasil pemasaran menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik pemasaran hasil tanaman perkebunan semusim
  2. 2Menerapkan teknik pemasaran hasil tanaman perkebunan herbal
  3. 3Menerapkan teknik pemasaran hasil tanaman perkebunan tahunan