ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN KONSENTRASI KEAHLIAN AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN
Alur tujuan pembelajaran mata pelajaran Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan pada Fase F mencakup enam elemen utama yang meliputi produksi olahan tradisional, diversifikasi, segar beku dan kaleng, manajemen keamanan pangan, penanganan limbah, serta analisa usaha pengolahan.
Alur tujuan pembelajaran mata pelajaran Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan pada Fase F mencakup enam elemen utama yang meliputi produksi olahan tradisional, diversifikasi, segar beku dan kaleng, manajemen keamanan pangan, penanganan limbah, serta analisa usaha pengolahan.
Produksi Olahan Hasil Perikanan Tradisional
Pada akhir fase F, peserta didik mampu memproduksi olahan hasil perikanan secara tradisional melalui teknik penggaraman/ pengeringan/ pemindangan/ pengasapan/ fermentasi hasil perikanan. Peserta didik mampu melakukan pengemasan produk hasil perikanan tradisional dan mengembangkan produk olahan hasil perikanan secara tradisional menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern
- 1Menerapkan teknik produksi olahan tradisonal hasil perikanan (penggaraman/ pengeringan/ pemindangan/ pengasapan/ fermentasi)
- 2Menerapkan teknik pengemasan produk hasil perikanan tradisiona
- 3Mengembangkan produk olahan hasil perikanan secara tradisional menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern
Produksi Olahan Diversifikasi Produk Hasil Perikanan
Pada akhir fase F, peserta didik mampu membuat surimi dan memproduksi olahan diversifikasi produk hasil perikanan (value added product) berbahan dasar surimi/ daging lumat/ikan segar, dan mengolah rumput laut. Peserta didik mampu mengoperasikan alat/mesin pengolahan secara konvensional dan/atau alat modern serta mampu mengembangkan produk diversifikasi hasil perikanan berdasarkan potensi daerah masing-masing atau sesuai tuntutan pasar
- 1Menerapkan teknik produksi surimi dan olahan diversifikasi hasil perikanan berbahan dasar surimi/ daging lumat/ikan segar, dan mengolah rumput laut
- 2Menerapkan teknik pengoperasian alat dan mesin pengolahan secara konvensional dan/atau alat modern
- 3Merancang produk diversifikasi hasil perikanan berdasarkan potensi daerah masing-masing atau sesuai tuntutan pasar
Produksi olahan hasil perikanan segar beku (frozen seafood) dan olahan produk perikanan dalam kaleng (canned seafood)
Pada akhir fase F, peserta didik mampu menerapkan teknik-teknik pembekuan produk hasil perikanan (air blast freezing, contact plate freezing, Individual Quick Freezing/IQF) dan teknik pembekuan ikan/ Crustacea/ Mollusca. Peserta didik juga mampu menerapkan teknik pembuatan tuna loin, teknik pengalengan ikan dan/atau rajungan, serta proses retort (sterilisasi) dan pasteurisasi produk perikanan dalam kaleng menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern
- 1Menerapkan teknik pembekuan produk hasil perikanan (air blast freezing, contact plate freezing, Individual Quick Freezing/IQF) serta teknik pembekuan ikan dan udang
- 2Menerapkan teknik pembuatan tuna loin, teknik pengalengan ikan dan rajungan
- 3Menerapkan proses retort (sterilisasi) dan pasteurisasi produk perikanan dalam kaleng menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern
Sistem Manajemen Keamanan Pangan dan tata cara ekspor olahan produk hasil perikanan
Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami penerapan GMP (Good Manufacturing Practice), Sanitasi Higiene/ SSOP, dan HACCP pada industri pengolahan hasil perikanan, serta menyusun dokumen rencana HACCP (HACCP-Plan). Peserta didik mampu melakukan pengujian mutu produk secara organoleptik, pengenalan tata cara ekspor dan karantina produk perikanan serta dokumen yang dipersyaratkan, serta pengenalan komoditas ekspor utama dan negara tujuan ekspor utama perikanan Indonesia.
- 1Menerapkan GMP (Good Manufacturing Practice), Sanitasi Higiene/ SSOP, dan HACCP pada industri pengolahan hasil perikanan
- 2Menyusun HACCP Plan
- 3Menerapkan teknik pengujian mutu produk secara organoleptik
- 4Memahami tata cara ekspor dan karantina produk perikanan, dokumen yang dipersyaratkan
- 5Memahami komoditas ekspor dan negara tujuan ekspor utama perikanan
Penanganan Limbah Pengolahan Hasil Perikanan
Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengendalian limbah pengolahan hasil perikanan dan memanfaatkan hasil samping (by product) pengolahan hasil perikanan menggunakan metode konvensional atau alat modern
- 1Menerapkan pengendalian limbah pengolahan hasil perikanan
- 2Menerapkan teknik pemanfaatan hasil samping/produk sampingan (by produk) menggunakan metode konvensional dan/ atau alat modern
Analisa Usaha Pengolahan Hasil Perikanan
Pada akhir fase F, peserta didik mampu menganalisis aspek kelayakan usaha meliputi aspek hukum, aspek lingkungan, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis/teknologi, aspek sumber daya manusia, aspek keuangan (perhitungan kebutuhan investasi, biaya operasional, perhitungan harga pokok penjualan produk, R/C Rasio, B/C Rasio, BEP, PBP). Peserta didik juga mampu membuat aplikasi neraca keuangan sederhana serta melakukan pengadministrasian dan pembukuan sederhana
- 1Menerapkan teknik analisa aspek kelayakan usaha (aspek hukum, aspek lingkungan, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis/teknologi, aspek sumber daya manusia)
- 2Menerapkan teknik analisa aspek keuangan (perhitungan kebutuhan investasi, biaya operasional, perhitungan harga pokok penjualan produk, R/C Rasio, B/C Rasio, BEP, PBP)
- 3Menerapkan aplikasi neraca keuangan sederhana, pengadministrasian dan pembukuan sederhana.