SiapQC lolos

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN KONSENTRASI KEAHLIAN AGRIBISNIS LANSKAP DAN PERTAMANAN

Alur tujuan pembelajaran ini mencakup konsentrasi keahlian Agribisnis Lanskap dan Pertamanan pada Fase F dengan berbagai elemen pekerjaan lanskap mulai dari material pembentuk, survei, desain, hingga laporan kemajuan.

Alur tujuan pembelajaran ini mencakup konsentrasi keahlian Agribisnis Lanskap dan Pertamanan pada Fase F dengan berbagai elemen pekerjaan lanskap mulai dari material pembentuk, survei, desain, hingga laporan kemajuan.

Material pembentuk taman

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menentukan material lunak (soft material) seperti karakteristik, fungsi dan klasifikasi tanaman (pohon, perdu, semak, tanaman penutup tanah (ground cover) tanaman dasar (rumput), tanaman air dan tanaman merambat). Peserta didik juga dapat mengidentifikasi material keras (hard material) seperti jenis dan fungsi material keras pada taman.

  1. 1Memahami klasifikasi, fungsi dan karakteristik material lunak (soft material)
  2. 2Memahami Jenis dan fungsi hard material dan penggunaannya pada taman
  3. 3Memilih material lunak (soft material) dan material keras (hard material)

Survei dan pengukuran lahan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menganalisis aspek fisik tapak (tanah, iklim, topografi, hidrologi dan tumbuhan eksisting), menganalisis aspek non fisik (ekonomi, sosial dan budaya), dan menganalisis aktivitas yang dapat dikembangkan pada berbagai kondisi tapak. Peserta didik mampu menggunakan alat untuk menghitung dan mengukur level muka tanah, ketinggian, besaran sudut dan luas menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menganalisis aspek fisik tapak (tanah, iklim, topografi, hidrologi dan tumbuhan eksisting)
  2. 2Menganalisis aspek non fisik (ekonomi, sosial dan budaya)
  3. 3Menganalisis aktifitas yang dapat dikembangkan pada berbagai kondisi tapak
  4. 4Menerapkan teknik perhitungan dan pengukuran level muka tanah, ketinggian, sudut dan luasan

Konsep dan desain taman

Pada akhir fase F, peserta didik mampu membuat konsep dan desain taman yang memperhatikan kearifan lokal, menerapkan prinsip ekologi berkelanjutan, unsur dan prinsip desain, notasi softscape serta notasi hardscape. Peserta didik juga mampu membuat gambar site plan, gambar potongan, gambar tampak, dan gambar 3D menggunakan metode manual dan/atau digital.

  1. 1Memahami prinsip ekologi lanskap
  2. 2Memahami unsur dan prinsip desain
  3. 3Membuat Konsep dan desain taman
  4. 4Membuat notasi softscape dan notasi hardscape
  5. 5Membuat gambar site plan, gambar potongan, gambar tampak, dan gambar 3D

Pekerjaan persiapan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pekerjaan persiapan mulai dari membuat jadwal pekerjaan, melakukan sanitasi lahan, melakukan pembentukan muka tanah dan pekerjaan cut and fill menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Membuat jadwal pekerjaan
  2. 2Menerapkan teknik pekerjaan persiapan lahan
  3. 3Menerapkan teknik sanitasi lahan
  4. 4Menerapkan teknik pembentukan muka tanah dan cut and fIeld

Pekerjaan konstruksi lanskap

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pekerjaan pematangan lahan, pekerjaan utilitas (drainase, mekanikal dan kelistrikan), dan melakukan pekerjaan material keras (hardscape) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menerapkan teknik pekerjaan pematangan lahan
  2. 2Menerapkan teknik pekerjaan kelistrikan, mekanikal dan drainase
  3. 3Membuat material keras dari bahan yang tersedia

Pekerjaan penanaman

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menghitung kebutuhan tanaman, menyiapkan bahan tanam, melakukan pemupukan dasar, menentukan media tanam, membuat lubang tanam, melakukan penanaman berbagai jenis tanaman dan pemasangan steger pohon menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menghitung kebutuhan tanaman
  2. 2Memilih bahan tanam yang baik
  3. 3Membuat lubang tanam
  4. 4Menerapkan teknik pemupukan dasar pada area pembuatan taman
  5. 5Menerapkan teknik pekerjaan penanaman
  6. 6Memasang penyangga tanaman (stager)

Perawatan taman

Pada akhir fase F, peserta didik mampu menggunakan alat dan bahan dalam melakukan pemeliharaan tanaman, serta melakukan pemeliharaan terhadap material keras (hard material) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Menggunakan alat-alat dalam perawatan taman
  2. 2Melakukan perawatan tanaman (soft scape)
  3. 3Melakukan Perawatan hard scape

Pengelolaan limbah

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengelolaan limbah dengan menerapkan prinsip 3R (reuse, reduce dan recycle) mencakup pembuatan pupuk hijau dan kompos menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Melakukan pengolahan limbah hasil pembuatan dan perawatan taman
  2. 2Membuat kompos dan pupuk hijau dari limbah hasil pembuatan taman dan perawatan taman

Teknologi dalam Lanskap pertamanan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu membuat sistem irigasi pada area taman, vertical garden, dan lubang biopori menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

  1. 1Membuat sistem irigasi pada area taman
  2. 2Membuat vertical garden
  3. 3Membuat lubang biopori

Laporan kemajuan pekerjaan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu membuat laporan kemajuan pekerjaan berupa laporan harian pekerjaan, laporan mingguan, laporan bulanan, dan laporan akhir pekerjaan.

  1. 1Membuat laporan kemajuan pekerjaan (harian, mingguan, bulanan dan laporan akhir pekerjaan)