ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN DASAR-DASAR TEKNIKA KAPAL NIAGA
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Dasar-Dasar Teknika Kapal Niaga pada fase E mencakup tujuh elemen kompetensi kemaritiman.
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Dasar-Dasar Teknika Kapal Niaga pada fase E mencakup tujuh elemen kompetensi kemaritiman.
Proses bisnis menyeluruh di bidang teknika kapal niaga
Pada akhir fase E, peserta didik dapat mendeskripsikan proses bisnis teknika kapal niaga sebagai bagian integral dari bidang pelayaran kapal niaga, antara lain tentang penerapan prosedur darurat dan K3LH, persyaratan kerja di kapal, kontrak kerja, buku pelaut, sertifikasi, pekerjaaan selama pelayaran, hukum maritim, serta pengetahuan tentang lembaga yang terkait dengan pelayaran kapal niaga.
- 1Memahami tentang proses bisnis teknika kapal niaga sebagai bagian integral dari bidang pelayaran kapal niaga, antara lain tentang penerapan prosedur darurat dan K3LH.
- 2Memahami persyaratan kerja di kapal, kontrak kerja, buku pelaut, sertifikasi, pekerjaaan selama pelayaran, hukum maritim, serta pengetahuan tentang lembaga yang terkait dengan pelayaran kapal niaga.
Perkembangan teknologi, proses kerja, dan isu-isu global di bidang teknika kapal niaga
Pada akhir fase E, peserta didik dapat menjelaskan tentang perkembangan teknologi yang digunakan, proses kerja, dan isu-isu global terkait dengan keahlian Teknik Kapal Niaga sebagai bagian dari bidang pelayaran niaga, misalnya tentang pelanggaran kontrak kerja kapal, pelanggaran hukum laut, polusi laut, perompakan.
- 1Memahami tentang perkembangan teknologi yang digunakan, proses kerja.
- 2Memahami isu-isu global terkait dengan keahlian teknika kapal niaga sebagai bagian dari bidang pelayaran niaga, misalnya tentang pelanggaran kontrak kerja kapal, pelanggaran hukum laut, polusi laut, perompakan
- 3Memahami tentang profil Technopreneur, job-profile, peluang usaha dan pekerjaan/profesi di bidang teknika kapal niaga.
- 4Memahami job profile/ profesi, industri, peluang usaha, dan peluang kerja di bidang teknika kapal niaga.
Orientasi dasar teknis teknika kapal niaga
Pada akhir fase E, peserta didik dapat melakukan kegiatan praktikal terbatas tentang menggunaan peralatan/teknologi di bidang teknika kapal niaga sebagai proses adaptasi dengan peralatan/teknologi yang digunakan pada kelas berikutnya.
- 1Memahami peralatan/teknologi di bidang teknika kapal niaga sebagai proses adaptasi dengan eralatan/teknologi yang digunakan pada kelas berikutnya.
- 2Memahami penggunaan peralatan/teknologi di bidang teknika kapal niaga sebagai proses adaptasi dengan peralatan/teknologi yang digunakan pada kelas berikutnya.
- 3Memahami kegiatan praktikal terbatas tentang menggunaan peralatan/teknologi di bidang teknika kapal niaga sebagai proses adaptasi dengan peralatan/teknologi yang digunakan pada kelas berikutnya.
Prosedur darurat dan SAR (Emergency Procedures and SAR)
Pada akhir fase E, peserta didik dapat menjelaskan tentang kesehatan dan keselamatan pelayaran awak kapal niaga, respon situasi darurat kapal niaga, mengidentifikasi jenis-jenis keadaan darurat, prosedur-prosedur darurat, penanggulangan keadaan darurat, penggunaan isyarat bahaya, pengorganisasian tindakan dalam keadaan darurat, pengidentifikasian lintas penyelamatan diri dari kamar mesin dan tempat berkumpul (muster station), pemberian bantuan pada situasi darurat, cara melakukan SAR untuk menolong orang dan kapal lain sesuai Prosedur Operasional Standar (POS).
- 1Memahami kesehatan dan keselamatan pelayaran awak kapal niaga, respon situasi darurat kapal niaga.
- 2Memahami jenis-jenis keadaan darurat, prosedur-prosedur darurat, penanggulangan keadaan darurat, penggunaan isyarat bahaya, pengorganisasian tindakan dalam keadaan darurat, pengidentifikasian lintas penyelamatan diri dari kamar mesin dan tempat berkumpul (muster station), pemberian bantuan pada situasi darurat, cara melakukan SAR untuk menolong orang dan kapal lain sesuai Prosedur Operasional Standar (POS).
Undang-Undang Pelayaran dan Konvensi Internasional (Basic Knowledge of IMO Convention)
Pada akhir fase E, peserta didik dapat menjelaskan undang–undang pelayaran yang berlaku secara nasional dan internasional untuk menjamin keselamatan pelayaran yang telah dituangkan dalam SOLAS 1974, mengatur tentang persyaratan konstruksi keselamatan kapal, keselamatan manusia dan barang-barang yang diangkut.
- 1Memahami undang–undang pelayaran yang berlaku secara nasional dan internasional untuk menjamin keselamatan pelayaran yang telah dituangkan dalam SOLAS 1974.
- 2Memahami persyaratan konstruksi keselamatan kapal, keselamatan manusia dan barang-barang yang diangkut.
- 3Memahami dinas jaga yang merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan pengambil alihan tugas jaga dan menerima jaga, dinas jaga yang merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan pengambil alihan tugas jaga dan menerima jaga, pentingnya peraturan dan penetapan petugas jaga, koordinasi pekerjaan dengan planning, organizing, actuating dan controlling; komunikasi yang baik antara kru kapal dan dengan pihak luar, pelayanan secara maksimal kepada pemakai jasa pelayaran, penjagaan keselamatan dari anak buah kapal yang bertugas jaga mesin, prinsip-prinsip tugas jaga di kamar mesin, prosedur keselamatan dan keadaan darurat serta pengelolaan kamar mesin.
Kepedulian lingkungan dan pencegahan polusi (Environment Awareness and Pollution Prevention)
Pada akhir fase E, peserta didik dapat mendeskripsikan materi definisi dan tujuan MARPOL 73/78, tindakan yang akan diambil untuk mencegah pencemaran lingkungan laut, prosedur yang dipersyaratkan untuk anti polusi dan peralatan yang akan digunakan untuk menanggulangi pencemaran, tindakan proaktif untuk melindungi lingkungan laut.
- 1Memahami definisi dan tujuan MARPOL 73/78, tindakan yang akan diambil untuk mencegah pencemaran lingkungan laut, prosedur yang dipersyaratkan untuk anti polusi.
- 2Memahami peralatan yang akan digunakan untuk menanggulangi pencemaran, tindakan proaktif untuk melindungi lingkungan laut.
Budaya keselamatan, keamanan, dan pelayanan (Safety, Security and Service Culture)
Pada akhir fase E, peserta didik dapat menjelaskan dinas jaga yang merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan pengambil alihan tugas jaga dan menerima jaga, pentingnya peraturan dan penetapan petugas jaga, kebutuhan untuk pemakaian baju kerja (wearpack), pelindung telinga (ear plug), safety shoes dan safety helmet; koordinasi pekerjaan dengan planning, organizing, actuating dan controlling; komunikasi yang baik antara kru kapal dan dengan pihak luar, pelayanan secara maksimal kepada pemakai jasa pelayaran, penjagaan keselamatan dari anak buah kapal yang bertugas jaga mesin; pengetahuan tentang prinsip-prinsip tugas jaga di kamar mesin, prosedur keselamatan dan keadaan darurat serta pengelolaan kamar mesin.
- 1Memahami dinas jaga yang merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan pengambil alihan tugas jaga dan menerima jaga, pentingnya peraturan dan penetapan petugas jaga, koordinasi pekerjaan dengan planning, organizing, actuating dan controlling; komunikasi yang baik antara kru kapal dan dengan pihak luar, pelayanan secara maksimal kepada pemakai jasa pelayaran, penjagaan keselamatan dari anak buah kapal yang bertugas jaga mesin, prinsip-prinsip tugas jaga di kamar mesin, prosedur keselamatan dan keadaan darurat serta pengelolaan kamar mesin.
- 2Memahami pentingnya pemakaian baju kerja (wearpack), pelindung telinga (ear plug), safety shoes dan safety helmet.