Alur Tujuan Pembelajaran dan Modul Ajar Mata Pelajaran : Dasar-Dasar Teknik Tekstil
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Tekstil untuk Fase E mencakup elemen-elemen kompetensi terkait proses bisnis, teknologi tekstil, K3LH, hingga identifikasi serat, benang, dan kain.
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Tekstil untuk Fase E mencakup elemen-elemen kompetensi terkait proses bisnis, teknologi tekstil, K3LH, hingga identifikasi serat, benang, dan kain.
Proses bisnis bidang industri tekstil secara menyeluruh
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami proses bisnis bidang industri tekstil secara menyeluruh mulai dari proses pembuatan serat, proses pembuatan benang, proses pembuatan kain dan proses penyempurnaan tekstil.
- 1Memahami proses bisnis.
- 2Memahami bisnis industri tekstil secara menyeluruh mulai pembuatan serat, proses pembuatan benang, proses pembuatan kain dan proses penyempurnaan tekstil.
Perkembangan teknologi tekstil dan dunia kerja serta isu-isu global terkait dengan teknologi tekstil
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami perkembangan teknologi tekstil dan dunia kerja serta isu-isu global terkait dengan teknologi tekstil, antara lain komputerisasi mesin tekstil dan rekayasa material atau proses tekstil.
- 1Memahami perkembangan teknologi tekstil.
- 2Memahami dunia kerja serta isu-isu global terkait dengan teknologi tekstil, antara lain komputerisasi mesin tekstil dan rekayasa material atau proses tekstil.
Profesi dan kewirausahaan (job-profile dan technopreneurship) serta peluang kerja di bidang teknologi tekstil
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami profesi dan kewirausahaan (job- profile dan technopreneurship) serta peluang kerja di bidang teknologi tekstil, untuk membangun vision dan passion dengan melaksanakan pembelajaran berbasis proyek nyata sebagai simulasi proyek kewirausahaan.
- 1Memahami profesi dan kewirausahaan (job- profile dan technopreneurship)
- 2Memahamipeluang kerja di bidang teknologi tekstil, untuk membangun vision dan passion
- 3Melaksanakan pembelajaran berbasis proyek nyata sebagai simulasi proyek kewirausahaan.
Pengenalan Teknologi Tekstil
Pada akhir fase E, peserta didik mampu mengenali proses produksi dan teknologi yang diaplikasikan dalam industri tekstil, meliputi proses pembuatan serat, proses pembuatan benang, proses pembuatan kain dan proses penyempurnaan tekstil.
- 1Mengenali proses produksi dan teknologi yang diaplikasikan dalam industri tekstil dalam proses pembuatan serat
- 2Mengenali proses produksi dan teknologi yang diaplikasikan dalam industri tekstil dalam proses pembuatan benang
- 3Mengenali proses produksi dan teknologi yang diaplikasikan dalam industri tekstil dalam proses pembuatan kain
- 4Mengenali proses produksi dan teknologi yang diaplikasikan dalam industri tekstil dalam proses penyempurnaan tekstil.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) dan budaya kerja industri
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami penerapan K3LH dan budaya kerja industri, antara lain: praktik-praktik kerja yang aman, bahaya-bahaya di tempat kerja, prosedur-prosedur dalam keadaan darurat, dan penerapan budaya kerja industri (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), serta etika kerja.
- 1Memahami penerapan K3LH
- 2Memahani penerapan budaya kerja industri, antara lain: praktik-praktik kerja yang aman, bahaya-bahaya di tempat kerja, prosedur-prosedur dalam keadaan darurat , dan penerapan budaya kerja industri (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), serta etika kerja.
Identifikasi Serat Tekstil
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami persiapan proses identifikasi serat, identifikasi serat berdasarkan bentuk fisiknya, identifikasi jenis serat dengan uji bakar dan identifikasi jenis serat dengan uji pelarutan.
- 1Memahami persiapan proses identifikasi serat
- 2Memahami identifikasi serat berdasarkan bentuk fisiknya
- 3Memahami identifikasi jenis serat dengan uji bakar.
- 4Memahami identifikasi jenis serat dengan uji pelarutan.
Identifikasi Benang
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami persiapan proses identifikasi benang, identifikasi benang berdasarkan bentuk fisiknya, pengujian nomor benang dan pengujian antihan (twist) benang.
- 1Memahami persiapan proses identifikasi benang.
- 2Memahami identifikasi benang berdasarkan bentuk fisiknya.
- 3Memahami pengujian nomor benang.
- 4Memahami pengujian antihan (twist) benang.
Identifikasi Kain
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami desain anyaman dasar pada kain, tetal lusi dan pakan, penomoran benang dan berat kain per meter p ersegi kain.
- 1Memahami desain anyaman dasar pada kain.
- 2Memahami tetal lusi dan pakan.
- 3Memahami penomoran benang.
- 4Memahami berat kain per meter persegi kain.