ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN DASAR-DASAR BUSANA FASE E
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Dasar-Dasar Busana untuk Fase E mencakup 9 elemen dasar kejuruan busana, mulai dari profil technopreneur, perkembangan mode, branding dan marketing, menggambar mode, desain busana, proses produksi, perkembangan teknologi, dasar pola, hingga teknik dasar menjahit.
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Dasar-Dasar Busana untuk Fase E mencakup 9 elemen dasar kejuruan busana, mulai dari profil technopreneur, perkembangan mode, branding dan marketing, menggambar mode, desain busana, proses produksi, perkembangan teknologi, dasar pola, hingga teknik dasar menjahit.
1. Profil technopreneur, peluang usaha dan pekerjaan/profesi di bidang busana (fesyen)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami profil technopreneur, mendeskripsikan pekerjaan atau profesi kewirausahaan di bidang busana (fesyen), menjelaskan kepribadian dan sikap dalam bekerja di bidang busana (fesyen), mampu membaca peluang pasar dan usaha di bidang seni dan ekonomi kreatif, untuk membangun visi dan passion, serta melakukan pembelajaran berbasis projek nyata sebagai simulasi projek kewirausahaan
- 1Memahami profil technopreneur, pekerjaan atau profesi kewirausahaan, kepribadian dan sikap dalam bekerja di bidang busana (fesyen)
- 2Memahami peluang pasar dan usaha di bidang seni dan ekonomi kreatif, untuk membangun visi dan passion
- 3Memahami penerapan pembelajaran berbasis projek nyata
2. Dunia Industri dan perkembangan mode (DIPM)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu mendeskripsikan ekosistem industri mode dan overview fashion industry, memahami model bisnis di lingkungan industri fashion, memahami perubahan gaya dan selera sesuai dengan perkembangan mode dan trend, mengenal dan memahami karya desainer dan produk fashion, memahami konsep sustainable fashion, memahami potensi lokal dan kearifan lokal dalam produk fashion
- 1Memahami ekosistem industri mode, overview fashion industry and model bisnis di lingkungan industri fashion
- 2Memahami perubahan gaya dan selera sesuai dengan perkembangan mode dan trend
- 3Memahami karya desainer dan produk fashion
- 4Menganalisis konsep sustainable fashion, potensi dan kearifan lokal dalam produk fashion
3. Dasar branding dan marketing (DBM)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami branding dan marketing, menjelaskan segmentasi pasar, memahami DNA brand, memahami pesaing dari produk busana, menjelaskan definisi dan konsep marketing dan digital marketing
- 1Memahami branding dan marketing
- 2Memahami deskripsi pesaing dari produk busana
- 3Memahami definisi dan konsep marketing dan digital marketing
- 4Memahami analisis segmentasi pasar
- 5Memahami analisis DNA brand
4. Menggambar mode (MM)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu menerapkan dan membuat gambar anatomi tubuh dan dasar ilustrasi mencampur warna, implementasi desain dan detail ke anatomi tubuh dan membuat desain teknis secara digital
- 1Memahami perapan gambar anatomi tubuh, dasar ilustrasi dan pencampuran warna
- 2Memahami implementasi desain dan detail ke anatomi tubuh
- 3Memahami pembuatan desain teknis secara digital
5. Dasar fashion desain (DFD)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami proses penciptaan desain dengan menerapkan dasar-dasar desain, memahami dan membedakan style dan look, menemukan inspirasi, membuat kolase, menerapkan cara mencari bentuk dan mengembangkan desain berdasarkan style dan look
- 1Memahami proses penciptaan desain dengan menerapkan dasar-dasar desain
- 2Memahami deskripsi style dan look, menemukan inspirasi dan membuat kolase
- 3Memahami penerapan cara mencari bentuk dan mengembangkan desain berdasarkan style dan look
6. Proses produksi busana
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami tentang K3 di bidang busana (fesyen), proses produksi busana di industri, pengetahuan tentang aspek perawatan peralatan dan pengelolaan SDM di industri
- 1Memahami K3 di bidang busana (fesyen)
- 2Menganalisis proses produksi busana di industri
- 3Memahami pengetahuan tentang aspek perawatan peralatan dan pengelolaan SDM di industri
7. Perkembangan teknologi di industry dan dunia kerja serta isu-isu global pada bidang busana (fesyen)
Pada akhir fase E, peserta didik memahami perkembangan proses produksi pada industri busana (fesyen) mulai dari konvensional hingga penggunaan alat/mesin dengan teknologi modern, penggunaan aplikasi gambar penunjang desain busana, penerapan teknologi digital dalam dunia industri, isu pemanasan global, perubahan iklim, aspek-aspek (singkat) ketenagakerjaan, product life cycle (reuse, recycling dan reduce)
- 1Memahami perkembangan proses produksi pada industri busana (fesyen) mulai dari konvensional hingga penggunaan alat/mesin dengan teknologi modern, penggunaan aplikasi gambar penunjang desain busana
- 2Memahami penerapan teknologi digital dalam dunia industry, isu pemanasan global, perubahan iklim, aspek-aspek (singkat) ketenagakerjaan
- 3Memahami pembuatan product life cycle (reuse, recycling dan reduce)
8. Dasar pola (DP)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami dan melakukan pengukuran tubuh, serta menerapkan pembuatan pola dasar teknik konstruksi
- 1Memahami konsep pengukuran tubuh dan penerapannya
- 2Memahami pembuatan pola dasar teknik konstruksi dan penerapanmnya
9. Tehnik dasar menjahit (TDM)
Pada akhir fase E, peserta didik mampu menjelaskan sikap kerja dalam menjahit, mengoperasikan dan memperbaiki mesin jahit dan mesin penyelesaian, memahami teknik menjahit sesuai dengan jenis-jenis bahan, memahami standar kualitas dan finishing hasil jahitan dan menjahit busana sederhana
- 1Memahami deskripsi sikap kerja dalam menjahit, mengoperasikan dan memperbaiki mesin jahit dan mesin penyelesaian
- 2Memahami teknik menjahit sesuai dengan jenis-jenis bahan, standar kualitas dan finishing hasil jahitan
- 3Memahami pembuatan busana sederhana