Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Fase F Mata Pelajaran Seni Teater
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Seni Teater Fase F mencakup elemen Mengalami, Merefleksikan, Berpikir dan Bekerja Artistik, Menciptakan, serta Berdampak bagi Diri Sendiri dan Orang Lain.
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Seni Teater Fase F mencakup elemen Mengalami, Merefleksikan, Berpikir dan Bekerja Artistik, Menciptakan, serta Berdampak bagi Diri Sendiri dan Orang Lain.
Mengalami (Experiencing)
Pada akhir Fase F, peserta didik mampu merancang konsep, memproduksi teater yang orisinal, atau memainkan peran dalam lakon teater musikal, musikalisasi puisi, atau bereksperimen dengan struktur cerita dramatis yang merespons kondisi lingkungan atau fenomena di lingkungan, dengan memanfaatkan teori dan pengetahuan yang telah dipelajari, serta media, teknologi, sumber daya yang tersedia di sekitarnya. Peserta didik mampu menganalisis kualitas artistik (pesan, ide-ide ekspresif, dan makna) karyanya sendiri dan karya profesional.
- 1Melakukan pengamatan mengenai ragam teknik/genre teater, ide penokohan dan peristiwa yang berasal dari karya profesional untuk dijadikan inspirasi dalam memproduksi hingga menampilkan pertunjukan secara berkolaborasi.
- 2Menganalisis pengalaman, latar belakang, dan ingatan emosi tokoh yang diperankan, isu yang diangkat dalam cerita atau proses bereksperimen dengan ragam teknik/genre teater.
- 3Menguasai teknik keaktoran melalui bahasa tubuh, mimik wajah dan vokal untuk menunjukkan kepekaan terhadap persoalan sosial, dan eksplorasi komunikasi nonverbal
- 4Merancang, Melaksanakan lakon dalam pertunjukan.
- 5menciptakan peran baru, naskah orisinal, dan menyusun kembali cerita/alur pertunjukan yang memperlihatkan kejelasan alur dan dinamika cerita/emosi.
- 6Merancang, Melaksanakan lakon dalam pertunjukan.
- 7menghasilkan karya teater (naskah atau lakon) berdasarkan minat, pengetahuan, peristiwa aktual, pengalaman, empati, kreativitas, dan respons terhadap ragam topik yang dipilihnya, sehingga memberi dampak positif bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya.
- 8menggunakan alat, bahan, teknologi, dan budaya yang tersedia di sekitarnya.
- 9melakukan eksperimen dengan beragam gaya seni teater.
- 10mengeksplorasi, merancang dan memproduksi pertunjukan teater, memainkan peran, dan/atau membuat konsep tata artistik panggung yang sesuai dengan cerita/genre yang dipertunjukkan.
Merefleksikan (Reflecting)
Peserta didik menganalisis pengalaman, latar belakang, dan ingatan emosi tokoh yang diperankan, isu yang diangkat dalam cerita atau proses bereksperimen dengan ragam teknik/genre teater. Peserta didik mengapresiasi dan memberikan umpan balik mengenai pesan, kualitas akting, tata artistik, teknologi, dan elaborasi genre, pada suatu karya, dengan menggunakan kosakata seni teater yang tepat dan argumentasi berdasarkan teori yang dipelajari.
- 1Menganalisis latar belakang, dan ingatan emosi tokoh yang diperankan, isu diangkat dalam cerita atau proses bereksperimen dengan ragam teknik teater.
- 2mengapresiasi dan memberikan umpan balik mengenai pesan, kualitas akting, tata artistik, teknologi, dan elaborasi genre, pada suatu karya dengan menggunakan kosakata seni teater yang tepat dan argumentasi berdasarkan teori yang dipelajari.
Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)
Peserta didik mengeksplorasi, merancang dan memproduksi pertunjukan teater, memainkan peran, dan/atau membuat konsep tata artistik panggung yang sesuai dengan cerita/genre yang dipertunjukkan. Peserta didik menggunakan alat, bahan, teknologi, dan budaya yang tersedia di sekitarnya.
- 1mengeksplorasi, merancang dan memproduksi pertunjukan teater, memainkan peran, dan/atau membuat konsep tata artistik panggung yang sesuai dengan cerita/genre yang dipertunjukkan.
- 2menggunakan alat, bahan, teknologi, dan budaya yang tersedia di sekitarnya.
Menciptakan (Creating)
Peserta didik menciptakan peran baru, naskah orisinal, dan menyusun kembali cerita/alur pertunjukan yang memperlihatkan kejelasan alur dan dinamika cerita/emosi. Peserta didik melakukan eksperimen dengan beragam gaya seni teater. Peserta didik bertindak sebagai perancang, pelaksana, atau pelakon dalam pertunjukan.
- 1menciptakan peran baru, naskah orisinal, dan menyusun kembali cerita/alur pertunjukan yang memperlihatkan kejelasan alur dan dinamika cerita/emosi.
- 2melakukan eksperimen dengan beragam gaya seni teater.
- 3Merancang, Melaksanakan lakon dalam pertunjukan.
Berdampak (Impacting) bagi Diri Sendiri dan Orang Lain
Peserta didik menghasilkan karya teater (naskah atau lakon) berdasarkan minat, pengetahuan, peristiwa aktual, pengalaman, empati, kreativitas, dan respons terhadap ragam topik yang dipilihnya, sehingga memberi dampak positif bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya
- 1menghasilkan karya teater (naskah atau lakon) berdasarkan minat, pengetahuan, peristiwa aktual, pengalaman, empati, kreativitas, dan respons terhadap ragam topik yang dipilihnya, sehingga memberi dampak positif bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya.