ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI FASE F
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Fase F mencakup elemen Pribadi Peserta Didik, Gereja, dan Masyarakat.
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Fase F mencakup elemen Pribadi Peserta Didik, Gereja, dan Masyarakat.
Pribadi Peserta Didik
Peserta didik mampu memahami makna panggilan hidup (berkeluarga, membiara, karya/profesi). senantiasa bersyukur atas rahmat panggilan hidup tersebut dalam kehidupan keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 1memahami arti dan makna Gereja sehingga pada akhirnya bersyukur dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.
- 2memahami sifat-sifat Gereja yaitu satu, kudus, katolik, apostolik, dan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan sifat-sifat Gereja itu dalam hidupnya sehari-hari.
- 3memahami peran hierarki dan peran kaum awam dalam Gereja dan bersyukur atas keberadaan hierarki dan kaum awam dalam hidup sehari-hari.
- 4memahami makna karya pastoral Gereja (liturgia, kerygma, martyria, koinonia, diakonia) menghayati dan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan karya pastoral Gereja dalam hidupnya sehari-hari.
- 5memahami hubungan Gereja dan dunia, ajaran sosial Gereja, hak asasi manusia dalam terang kitab suci dan ajaran Gereja sehingga pada akhirnya peserta didik dapat mengambil bagian dalam mewujudkannya dalam masyarakat.
- 6memahami pengembangan budaya kasih dan menyadari bahwa hidup itu milik Allah dan memilih gaya hidup sehat dan pada akhirnya dapat menjadi agen dalam pengembangan moral hidup kristiani dalam masyarakat.
- 7memahami makna panggilan hidup berkeluarga, hidup membiara serta karya profesi dan senantiasa bersyukur atas rahmat panggilan hidup tersebut dalam kehidupan keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 8memahami makna memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat yang bermartabat seturut ajaran Yesus dan mewujudkan imannya dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 9memahami makna keberagaman dalam masyarakat sebagai anugerah Allah, membangun dialog dan kerja sama antar umat beragama dan berkepercayaan serta berperan dalam pembangunan bangsa Indonesia, sebagai perwujudan imannya dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 10memahami makna dialog dan kerja sama antar umat beragama dan berkepercayaan serta dapat menghayati juga mewujudkan makna dialog dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 11memahami makna umat katolik berperan dalam pembangunan bangsa Indonesia sebagai perwujudan imannya dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
Gereja
Peserta didik mampu memahami arti dan makna Gereja, sifat (Satu, Kudus, Katolik, Apostolik), peran hierarki dan awam dalam Gereja, karya pastoral Gereja (Liturgia, Kerygma, Martyria, Koinonia, Diakonia).
- 1memahami arti dan makna Gereja sehingga pada akhirnya bersyukur dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.
- 2memahami sifat-sifat Gereja yaitu satu, kudus, katolik, apostolik, dan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan sifat-sifat Gereja itu dalam hidupnya sehari-hari.
- 3memahami peran hierarki dan peran kaum awam dalam Gereja dan bersyukur atas keberadaan hierarki dan kaum awam dalam hidup sehari-hari.
- 4memahami makna karya pastoral Gereja (liturgia, kerygma, martyria, koinonia, diakonia) menghayati dan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan karya pastoral Gereja dalam hidupnya sehari-hari.
- 5memahami hubungan Gereja dan dunia, ajaran sosial Gereja, hak asasi manusia dalam terang kitab suci dan ajaran Gereja sehingga pada akhirnya peserta didik dapat mengambil bagian dalam mewujudkannya dalam masyarakat.
- 6memahami pengembangan budaya kasih dan menyadari bahwa hidup itu milik Allah dan memilih gaya hidup sehat dan pada akhirnya dapat menjadi agen dalam pengembangan moral hidup kristiani dalam masyarakat.
- 7memahami makna panggilan hidup berkeluarga, hidup membiara serta karya profesi dan senantiasa bersyukur atas rahmat panggilan hidup tersebut dalam kehidupan keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 8memahami makna memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat yang bermartabat seturut ajaran Yesus dan mewujudkan imannya dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 9memahami makna keberagaman dalam masyarakat sebagai anugerah Allah, membangun dialog dan kerja sama antar umat beragama dan berkepercayaan serta berperan dalam pembangunan bangsa Indonesia, sebagai perwujudan imannya dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 10memahami makna dialog dan kerja sama antar umat beragama dan berkepercayaan serta dapat menghayati juga mewujudkan makna dialog dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 11memahami makna umat katolik berperan dalam pembangunan bangsa Indonesia sebagai perwujudan imannya dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
Masyarakat
Peserta didik mampu memahami hubungan Gereja dan dunia, Ajaran Sosial Gereja, Hak Asasi Manusia dalam terang Kitab Suci dan Ajaran Gereja; mengembangkan budaya kasih, menyadari hidup itu milik Allah (contoh kasus moral aktual: aborsi, bunuh diri, euthanasia dan hukuman mati), memilih gaya hidup sehat (bebas dari HIV/AIDS dan obat terlarang). Pada akhirnya peserta didik dapat mengambil bagian dalam mewujudkan sifat-sifat dan karya pastoral Gereja dalam hidupnya serta menjadi agen dalam pengembangan moral kristiani dalam masyarakat.
- 1memahami arti dan makna Gereja sehingga pada akhirnya bersyukur dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.
- 2memahami sifat-sifat Gereja yaitu satu, kudus, katolik, apostolik, dan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan sifat-sifat Gereja itu dalam hidupnya sehari-hari.
- 3memahami peran hierarki dan peran kaum awam dalam Gereja dan bersyukur atas keberadaan hierarki dan kaum awam dalam hidup sehari-hari.
- 4memahami makna karya pastoral Gereja (liturgia, kerygma, martyria, koinonia, diakonia) menghayati dan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan karya pastoral Gereja dalam hidupnya sehari-hari.
- 5memahami hubungan Gereja dan dunia, ajaran sosial Gereja, hak asasi manusia dalam terang kitab suci dan ajaran Gereja sehingga pada akhirnya peserta didik dapat mengambil bagian dalam mewujudkannya dalam masyarakat.
- 6memahami pengembangan budaya kasih dan menyadari bahwa hidup itu milik Allah dan memilih gaya hidup sehat dan pada akhirnya dapat menjadi agen dalam pengembangan moral hidup kristiani dalam masyarakat.
- 7memahami makna panggilan hidup berkeluarga, hidup membiara serta karya profesi dan senantiasa bersyukur atas rahmat panggilan hidup tersebut dalam kehidupan keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 8memahami makna memperjuangkan nilai-nilai penting dalam masyarakat yang bermartabat seturut ajaran Yesus dan mewujudkan imannya dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 9memahami makna keberagaman dalam masyarakat sebagai anugerah Allah, membangun dialog dan kerja sama antar umat beragama dan berkepercayaan serta berperan dalam pembangunan bangsa Indonesia, sebagai perwujudan imannya dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 10memahami makna dialog dan kerja sama antar umat beragama dan berkepercayaan serta dapat menghayati juga mewujudkan makna dialog dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.
- 11memahami makna umat katolik berperan dalam pembangunan bangsa Indonesia sebagai perwujudan imannya dalam hidup sehari-hari di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.