ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA
Alur tujuan pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa fase E.
Keagungan Tuhan Yang Maha Esa
Pada akhir fase E, peserta didik dapat menghayati keagungan Tuhan dengan rasa syukur atas karunia adanya ciptaan-Nya serta mendeskripsikan unsur-unsur kewajiban manusia sujud syukur sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME, hubungan dengan diri sendiri, sosial, dan alam semesta. Peserta didik juga dapat mengamalkan ritual sujud manembah sesuai kepercayaannya serta memahami pola -pola ritual dalam berbagai kepercayaan di nusantara
- 1Memahami unsur-unsur diri manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME, serta hubungan manusia dengan semua ciptaan Tuhan YME.
- 2Menghayati pemahamannya tentang tahapan sujud syukur dalam Kepercayaaan umumnya dan dalam kepercayaannya, serta menghayati dan mengamalkan ajaran kepercayaannya
Martabat Budaya Spiritual
Pada akhir Fase E peserta didik menghayati dan mendeskripsikan pola ritual religius ajaran Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di daerahnya serta mencintai nilai kearifan lokal lingkungan hidup Peserta didik mengamalkan nilai religius spiritual melalui kreasi penerpan nilai ekospiritual dan teknologi kekinian dalam kehidupan dan penghidupan.
- 1Mendeskripsikan keragaman budaya spiritual nusantara dan nilai kearifan lokal warisan leluhur dalam seni, pengetahuan dan teknologi tradisional dalam Kepercayaan serta mencintai nilai kearifan lokal lingkungan hidup.
- 2Mengamalkan nilai religius spiritual melalui kreasi penerapan nilai ekospiritual dan teknologi kekinian dalam kehidupan dan penghidupan
Sejarah Kepercayaan
Pada akhir Fase E peserta didik dapat menerapkan, mengkomunikasikan Ajaran Kepercayaannya, dengan sejarah Kepercayaan terhadap Tuhan YME serta dapat memberikan analisis pengetahuan tentang sistem Kepercayaan prosedural asal-usul hidup dan kepercayaan yang dikaitkan dengan keberagaman budaya spiritual nusantara yang berbudi luhur
- 1Menyajikan hasil analisis tentang sejarah dan asal usul Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa meliputi konsep asal-usul hidup dalam ajaran Kepercayaan dan teori asal usul alam semesta, dan keragaman kepercayaan mengunakan gaya dan media.
- 2Mengkomunikasikan pemahaman tentang asal usul hidup, keragaman dan eksistensi Kpercayaan serta perjuangan pemenuhan hak sipil penghayat di Indonesia dengan argument logis dan percaya dirinya sebagai penghayat
Budi Pekerti Luhur
Pada akhir Fase E peserta didik mengamalkan dan mengkomunikasikan konsep prosedural penumbuhan sikap Budi Pekerti budi pekerti luhur dalam dirinya serta penerapannya dalam wujud sikap tanggungjawab, kerja keras dan peduli berbagi, sopan -menghargai, santun – menerima berbeda pendapat, serta sikap taat azas – terpercaya dalam kehidupannya berbangsa dan bernegara
- 1Memahami (menguasai) tahapan procedural proses menumbuhkan budi pekerti luhur dalam diri menerapkan dalam diri dan kehidupan
- 2Mengkomunikasikan bentuk penerapan sikap budi pekerti luhur dalam praktik kehidupan keluarga dan bermasyarakat yang lebih luas
Larangan dan Kewajiban
Pada akhir Fase E peserta didik menghayati dan mengamalkan perbuatan baik menerapkan ajaran kepercayaannya. Peserta didik dapat mendeskripsikan ragam larangan dan kewajiban ajaran Kepercayaannya
- 1Menganalisis dan menilai hubungan berbagai larangan dalam Kepercayaan dengan hukum alam sebagai rambu memenuhi kewajiban spiritual manusia, relevan dengan sikap kehidupan berbangsa dan bernegara.
- 2Memahami bentuk-bentuk larangan/pamali dalam norma adat masyarakat tradisional yang relevan dalam kehidupan kekinian.