ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN SEJARAH FASE E
Alur tujuan pembelajaran Sejarah fase E.
Pemahaman Konsep
Pada akhir fase ini, peserta didik mampu memahami konsep dasar ilmu sejarah yang dapat digunakan untuk menjelaskan peristiwa sejarah; memahami konsep dasar ilmu sejarah sebagai bahan analisis untuk mengkaji peristiwa sejarah; memahami konsep dasar ilmu sejarah sebagai bahan evaluasi untuk mengkaji peristiwa sejarah; menganalisis serta mengevaluasi manusia sebagai subjek dan objek sejarah; menganalisis serta mengevaluasi peristiwa sejarah dalam ruang lingkup lokal, nasional, dan global; dalam menganalisis serta mengevaluasi sejarah dalam dimensi masa lalu, masa kini, dan masa depan; menganalisis serta mengevaluasi sejarah dari aspek perkembangan, perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan; memahami peristiwa sejarah secara diakronis (kronologi) maupun sinkronis. Peserta didik juga dapat memahami konsep dasar asal usul nenek moyang dan jalur rempah; menganalisis serta mengevaluasi manusia dalam asal usul nenek moyang dan jalur rempah; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah dalam ruang lingkup lokal, nasional, serta global; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah dalam dimensi masa lalu, masa kini, serta masa depan; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah dari pola perkembangan, perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah secara diakronis (kronologi) dan/atau sinkronis. Peserta didik memahami konsep dasar kerajaan Hindu-Buddha; menganalisis serta mengevaluasi manusia dalam kerajaan Hindu-Buddha; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Hindu-Buddha dalam ruang lingkup lokal, nasional, dan global; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Hindu-Buddha dalam dimensi masa lalu, masa kini, dan masa depan; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Hindu-Buddha dari pola perkembangan, perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Hindu-Buddha secara diakronis (kronologi) dan/atau sinkronis. Peserta didik mampu memahami konsep dasar kerajaan Islam; menganalisis serta mengevaluasi manusia dalam kerajaan Islam; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Islam dalam ruang lingkup lokal, nasional, dan global; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Islam dalam dimensi masa lalu, masa kini, dan masa depan; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Islam dari pola perkembangan, perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Islam secara diakronis (kronologi) dan/atau sinkronis.
- 1memahami konsep-konsep dasar manusia, ruang, waktu, diakronis (kronologi), sinkronis, sejarah dan guna sejarah, sejarah dan teori sosial, metode penelitian sejarah, serta sejarah lokal.
- 2menggunakan berbagai keterampilan sejarah untuk menjelaskan peristiwa sejarah dengan cara diakronis dan sinkronis serta memaknai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, kemudian mengomunikasikannya secara lisan/tertulis/digital/non-digital.
- 3menganalisis peristiwa sejarah (sejarah lokal) dalam ruang lingkup lokal, nasional, dan global; dalam dimensi masa lalu, masa kini, dan masa depan; dari aspek perkembangan, perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan; secara diakronis (kronologi) maupun sinkronis dengan pendekatan ilmu sejarah dan teori sosial lainnya.
- 4menggunakan berbagai keterampilan sejarah untuk mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengorganisasikan informasi, menarik kesimpulan tentang metode penelitian sejarah dan teori social lainnya serta mengomunikasikannya dalam bentuk tulisan/non-tulisan/digital/non-digital.
- 5menganalisis dan mengevaluasi berbagai peristiwa sejarah yang terjadi di Indonesia meliputi konsep asal-usul nenek moyang dan jalur rempah di Indonesia.
- 6menggunakan berbagai keterampilan sejarah untuk mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengorganisasikan informasi, menarik kesimpulan tentang peristiwa sejarah yang berpengaruh pada keragaman etnis dan memaknai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya serta mengomunikasinnya dalam bentuk tulisan/non-tulisan/digital/non-digital.
- 7menganalisis dan mengevaluasi berbagai peristiwa sejarah yang terjadi di Indonesia meliputi konsep kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.
- 8menggunakan berbagai keterampilan sejarah untuk merefleksikan peristiwa sejarah dan memaknai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya serta mengomunikasinnya dalam bentuk tulisan/non-tulisan/digital/non-digital.
- 9menganalisis dan mengevaluasi berbagai peristiwa sejarah yang terjadi di Indonesia meliputi konsep kerajaan Islam di Indonesia.
- 10menggunakan berbagai keterampilan sejarah untuk merencanakan proyek lanjutan secara kolaboratif tentang akulturasi kebudayaan Hindu-Buddha dan Islam serta memaknai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, kemudian mengomunikasinnya dalam bentuk tulisan/non-tulisan/digital/non-digital.