Bab 4 Ayo Mengenal Pancasila
Bab ini membahas tentang pengenalan makna sila-sila Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah, praktik pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari, serta peneladanan karakter mulia dari para perumus Pancasila.
Ringkasan
Bab ini membahas tentang pengenalan makna sila-sila Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah, praktik pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari, serta peneladanan karakter mulia dari para perumus Pancasila.
Isi Materi
Bab 4 Ayo Mengenal Pancasila
Menghargai pendapat teman dan mengutamakan kepentingan bersama merupakan makna sila Pancasila. Apa saja nilai-nilai karakter perumus Pancasila yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila?
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab 4, diharapkan kamu dapat mempraktikkan makna sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga dan sekolah. Kamu juga diharapkan mampu meneladani karakter para perumus Pancasila.
Alur Pembelajaranku
- Aku dapat menunjukkan dan mengidentifikasi makna sila-sila Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah.
- Aku dapat mempraktikkan makna sila-sila Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah.
- Aku dapat mengenali karakter para perumus Pancasila.
- Aku dapat meneladani karakter para perumus Pancasila.
Kata Kunci
- Pancasila
- makna sila-sila Pancasila
- karakter
- meneladani
- perumus Pancasila
A. Aku Pelajar Pancasila
Kegiatan upacara bendera rutin dilakukan setiap hari Senin dan hari-hari besar nasional lainnya. Manfaat kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter peserta didik dalam hal kepemimpinan, berdisiplin, kompak, bertanggung jawab, dan menambah semangat cinta tanah air.
1. Makna Sila-Sila Pancasila
a. Lingkungan Keluarga
Garuda Pancasila merupakan lambang negara Indonesia yang melambangkan kekuatan dan kebesaran negara kita. Dalam Burung Garuda Pancasila terdapat perisai yang disebut dengan Pancasila.
Praktik-praktik yang sesuai dengan makna sila-sila Pancasila:
- Sila Pertama: Berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa. Bangsa Indonesia memiliki enam agama dan beragam kepercayaan yang dilindungi oleh negara, serta memberikan kebebasan dalam menjalankan ibadah.
- Sila Kedua: Berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Menunjukkan hubungan antar sesama manusia untuk saling menghormati, menghargai, menolong, dan berbagi.
- Sila Ketiga: Berbunyi Persatuan Indonesia. Menunjukkan adanya keberagaman di Indonesia yang harus dijaga keutuhannya, mengutamakan kebersamaan, dan cinta tanah air.
- Sila Keempat: Berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Mengandung semangat bermusyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan untuk mencapai mufakat.
- Sila Kelima: Berbunyi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Menunjukkan adanya semangat dalam bersikap adil kepada sesama serta saling bergotong royong.
b. Lingkungan Sekolah
Sekolah memiliki banyak keragaman mulai dari suku bangsa, budaya, agama, kepercayaan, hingga hobi. Meskipun berbeda-beda, warga sekolah hidup rukun, saling menghormati, menghargai, dan tolong-menolong sesuai nilai-nilai Pancasila.
2. Mempraktikkan Makna Sila-Sila Pancasila
Mempraktikkan makna sila-sila Pancasila dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari melalui tolong-menolong korban bencana, menghormati teman yang beribadah, dan bekerja sama dalam kelompok.
B. Teladan Perumus Pancasila
Kelahiran Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945 menjadi momen penting kebangkitan bangsa Indonesia untuk lepas dari penjajahan. Para tokoh yang menjadi perumus Pancasila di antaranya adalah Sukarno dan Mohammad Hatta.
1. Karakter Perumus Pancasila
- Sukarno: Presiden pertama Republik Indonesia yang menggali Pancasila sebagai dasar negara dan dikenal sebagai sosok pemimpin yang berani.
- Mohammad Hatta: Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, seorang tokoh idealis, ahli ekonomi, dan Bapak Koperasi Indonesia.
2. Meneladani Karakter Perumus Pancasila
- Nilai Musyawarah: Menyelesaikan permasalahan bersama melalui musyawarah untuk mufakat serta saling menghormati pendapat.
- Rela Berkorban: Memiliki semangat rela berkorban untuk kepentingan bersama, menolong sesama, dan membantu orang tua tanpa pamrih.
- Cinta Tanah Air: Mewujudkan dasar negara dengan semangat mencintai bangsa dan negara.
- Semangat Persatuan dan Kesatuan: Menjaga kekompakan dan keharmonisan baik di lingkungan rumah maupun sekolah.
Refleksi
Sekarang aku sudah bisa:
- Tidak memaksakan kehendak pada orang lain.
- Membantu teman yang membutuhkan.
- Bermain dengan semua teman.
- Menghargai pendapat teman.
- Bersikap adil dengan sesama.
- Memiliki semangat persatuan dan kesatuan.
- Meneladani sikap rela berkorban.
- Mengutamakan kepentingan bersama daripada pribadi.
Referensi
Pendidikan-Pancasila-BS-KLS-III.pdf