Bab 4 | Siklus Hidup yang Menakjubkan
Bab ini membahas tentang siklus hidup hewan dan tumbuhan, mulai dari proses berkembang biak, metamorfosis pada hewan (sempurna dan tidak sempurna), tahap pertumbuhan pada tumbuhan, faktor lingkungan dan cuaca yang memengaruhinya, hingga pentingnya upaya pelestarian makhluk hidup.
Ringkasan
Bab ini membahas tentang siklus hidup hewan dan tumbuhan, mulai dari proses berkembang biak, metamorfosis pada hewan (sempurna dan tidak sempurna), tahap pertumbuhan pada tumbuhan, faktor lingkungan dan cuaca yang memengaruhinya, hingga pentingnya upaya pelestarian makhluk hidup.
Isi Materi
Siklus Hidup yang Menakjubkan
Nah, sebelum kamu mulai belajar tentang siklus hidup hewan dan tumbuhan, ayo lakukan pengamatan sederhana hewan dan tumbuhan di sekitar!
Hewan
- Lihatlah hewan di sekitarmu, seperti ayam, kucing, ikan, atau kupu-kupu.
- Coba perhatikan, dari mana asal hewan-hewan itu? Apakah mereka bertelur atau melahirkan?
- Gambarkan pengamatanmu di buku tugas, ya.
Tumbuhan
- Lihatlah tanaman di sekitar rumah atau sekolahmu.
- Apakah kamu melihat biji, bunga, buah, atau tunas?
- Tumbuhan juga berkembang biak. Coba cari tahu caranya dan catat temuanmu.
Kegiatan ini akan membantumu mempersiapkan diri untuk memahami perjalanan hidup makhluk hidup dari awal sampai akhir. Seru, kan? Ayo, kita mulai petualangan seru tentang siklus hidup hewan dan tumbuhan!
A. Rahasia Kehidupan Hewan
Si Miu Tumbuh Besar
Perhatikan kisah Si Miu Tumbuh Besar di atas. Tahapan hidup Miu dimulai saat ia menjadi bayi kucing, kucing remaja, dan kucing dewasa.
Apakah kamu pernah melihat pertumbuhan hewan lain, seperti ayam, kambing, kupu-kupu, katak, atau belalang? Apakah mereka sama mulai dari lahir sampai dewasa atau ada perbedaan dari setiap tahapannya?
Setiap makhluk hidup mengalami proses berkembang biak untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Dengan berkembang biak, jenis makhluk hidup dapat terus ada. Hewan berkembang biak dengan cara melahirkan, bertelur, atau bertelur dan melahirkan, sehingga memiliki siklus atau daur hidup yang beragam.
Ayo, Membaca
Guru akan memberikan teks mengenai siklus hidup beberapa hewan. Pilihlah salah satu dari teks bacaan tersebut. Kemudian, bacalah teks tersebut dengan saksama.
Setelah membaca salah satu teks, kerjakan kegiatan berikut dengan saksama.
- Perhatikan tahapan siklus hidup pada hewan tersebut.
- Tuliskan hasilnya pada tabel di bawah ini. Kemudian buatlah gambar siklus hidup hewan tersebut.
- Lengkapilah tabel sesuai dengan informasi yang kamu dapatkan dari teks bacaan.
Siklus hidup adalah tahapan pertumbuhan makhluk hidup dari lahir hingga dewasa. Karena terjadi berulang, siklus sering digambarkan seperti lingkaran. Setiap hewan memiliki tahapan siklus hidup yang berbeda, tergantung cara berkembang biaknya. Ada yang bertelur, melahirkan, atau bahkan melakukan keduanya.
Sebagian hewan lahir atau menetas dengan bentuk tubuh yang sudah mirip induknya, hanya saja berukuran lebih kecil. Contohnya sapi, ayam, dan kucing. Seiring waktu, tubuh mereka tumbuh lebih besar hingga menjadi dewasa, tetapi bentuknya tetap sama sejak lahir.
Namun, ada juga hewan yang saat kecil bentuk tubuhnya sangat berbeda dari induknya. Saat baru menetas, tubuh mereka belum mirip induknya dan mengalami perubahan bentuk yang besar sebelum dewasa. Contohnya beberapa jenis serangga, katak, salamander, beberapa ikan, dan lobster.
Ayo, Mengamati
Mari amati siklus hewan yang mengalami perubahan bentuk. Coba kamu perhatikan dua gambar berikut (Katak dewasa dan Kecebong).
Jawab pertanyaan berikut.
- Apakah kamu pernah melihat hewan pada gambar di atas?
- Apakah menurutmu mereka hewan yang sama?
- Jika sama, mengapa bentuk mereka berbeda? Jelaskan.
Ayo, Menyelidiki
Selamat! Kamu sudah mengamati dan mencari jawaban mengenai perubahan bentuk hewan. Proses perubahan bentuk tubuh hewan yang sangat berbeda di awal kehidupannya (dari menetas sampai dewasa) disebut metamorfosis.
Metamorfosis dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Mari kita cari tahu perbedaan keduanya.
- Metamorfosis sempurna: bentuk tubuh, penampilan, dan cara hidupnya berubah banyak. Ada tahap pupa (masa diam sebelum berubah menjadi dewasa).
- Metamorfosis tidak sempurna: bentuk tubuhnya berubah, tetapi penampilan dan cara hidupnya hampir sama. Pada metamorfosis tidak sempurna tidak ada tahap pupa.
Lihat di Lingkungan Sekitar
Tahukah kamu, kupu-kupu adalah hewan cantik dengan sayap berwarna-warni? Mereka tidak hanya indah, tetapi juga sangat berguna. Kalau tidak ada kupu-kupu di dunia, bunga susah menjadi buah karena kupu-kupu membantu bunga menyebarkan serbuk sari sehingga dapat berkembang biak.
Sekarang, coba amati hewan di sekitar rumah dan sekolahmu. Lalu, lakukan hal berikut.
- Temukan minimal tiga keadaan yang dapat membahayakan hewan (misalnya kandangnya kotor, diburu, atau kekurangan makanan).
- Tuliskan juga apa akibatnya jika hewan itu tidak dijaga.
- Jelaskan apa yang dapat kamu lakukan untuk membantu menjaga atau melestarikan hewan itu.
Ayo, Menyimpulkan
Bersama kelompok, pilih satu hewan yang menurut kalian siklus hidupnya paling menarik. Pastikan setiap kelompok memilih hewan yang berbeda. Tentukan fase-fase siklus hidup hewan (misalnya telur larva pupa dewasa). Tuliskan informasi singkat untuk setiap fase. Jelaskan jenis metamorfosisnya: sempurna atau tidak sempurna, serta alasannya.
Belajar Lebih Lanjut: Apa yang Terjadi Bila Tidak Ada Ulat?
Mungkin kita akan senang kalau daun di kebun tidak ada yang bolong lagi karena dimakan ulat. Namun, tahukah kamu, ulat adalah makanan kesukaan burung? Kalau ulat hilang, burung bisa kelaparan dan jumlahnya berkurang. Padahal, burung juga membantu manusia dengan memakan serangga-serangga lain yang bisa merusak tanaman.
Selain itu, ulat juga menjadi bagian penting dari siklus hidup kupu-kupu. Kalau tidak ada ulat, maka kupu-kupu pun tidak akan ada. Padahal, kupu-kupu membantu penyerbukan bunga sehingga tanaman bisa berbuah.
Memilih Tantangan: Membuat Akuarium Ulat
Mari kita mencoba mengamati langsung perkembangan ulat menjadi kupu-kupu dengan cara memeliharanya dengan membuat akuarium ulat menggunakan alat dan bahan seperti wadah bening, kain kasa, tali, dan ranting dengan daunnya untuk makanan ulat.
B. Rahasia Tumbuhan Tumbuh
Siklus hidup tumbuhan dimulai dari biji. Bayangkan jika suatu hari tumbuhan hilang dari muka bumi. Apa yang akan terjadi pada manusia dan hewan? Mampukah kita hidup tanpa tumbuhan?
Tumbuhan sangat tinggi kepentingannya bagi kehidupan. Mereka memberi kita makanan, menyediakan udara segar untuk bernapas, dan menjadi rumah bagi banyak hewan. Sama seperti hewan, tumbuhan juga memiliki siklus hidup. Namun, cara tumbuhan tumbuh dan berkembang berbeda dengan hewan dan manusia.
Ayo, Mengamati
Ada beberapa tumbuhan yang sudah disiapkan gurumu untuk dipelajari. Ikuti instruksi gurumu untuk belajar secara berkelompok.
Ayo, Membaca: Siklus Hidup Tanaman Pepaya
Tanaman pepaya mudah ditemukan di sekitar kita. Buahnya manis, segar, dan mengandung banyak vitamin yang baik untuk tubuh. Seperti tumbuhan lainnya, pepaya juga memiliki siklus hidup, yaitu urutan pertumbuhan dari biji hingga menghasilkan buah dan biji baru.
Siklus hidup pepaya dimulai dari biji kecil berwarna hitam yang berasal dari buah pepaya matang. Jika biji ditanam di tanah subur dan disiram secara teratur, biji akan berkecambah dan tumbuh menjadi tunas muda hingga tanaman dewasa yang menghasilkan bunga dan buah kembali.
Ayo, Menyelidiki
Buatlah kelompok sesuai dengan arahan gurumu untuk melakukan penyelidikan sederhana mencari tahu faktor yang memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan pada tumbuhan menggunakan 3 gelas plastik bekas, media tanam kapas/tanah, dan biji/benih kacang hijau.
Belajar Lebih Lanjut: Pengaruh Cuaca pada Tumbuhan
Tumbuhan memerlukan air, cahaya matahari, dan udara untuk tumbuh dengan baik. Namun, semua itu dipengaruhi oleh cuaca.
- Pengaruh Baik Cuaca: Cuaca cerah dan hangat membantu fotosintesis, hujan yang cukup melembapkan tanah, dan angin lembut membantu menyebarkan biji.
- Pengaruh Buruk Cuaca: Cuaca terlalu panas membuat layu, hujan terlalu deras menyebabkan banjir dan akar membusuk, angin kencang merobohkan tanaman.
- Cara Manusia Mengatasi Cuaca Buruk: Menyiram tanaman, menanam di rumah kaca, menggunakan irigasi, dan memilih waktu tanam yang tepat.
Uji Kompetensi
Pilih salah satu hewan dan tumbuhan dari gambar, lalu buatlah siklus hidup dari hewan dan tumbuhan tersebut beserta penjelasan, gambar, dan upaya pelestariannya.
Refleksi
Hore, selesai juga bab keempat di kelas III! Salin tabel refleksi di buku tugasmu, lalu beri tanda centang (✓) pada kolom "Sudah Bisa" atau "Masih Perlu Belajar" sesuai pengalamanmu dalam mengidentifikasi, menceritakan, dan menentukan upaya pelestarian siklus hewan dan tumbuhan.
Referensi
IPAS_BS_KLS_III.pdf