SiapQC lolos

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KHONGHUCU DAN BUDI PEKERTI FASE A

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk Fase A mencakup elemen Sejarah Suci, Kitab Suci, Keimanan, Tata Ibadah, dan Perilaku Junzi.

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk Fase A mencakup elemen Sejarah Suci, Kitab Suci, Keimanan, Tata Ibadah, dan Perilaku Junzi.

Sejarah suci

Peserta didik menceritakan riwayat dan keluarga Nabi Kongzi, menceritakan keteladanan Nabi Kongzi semasa kecil (rajin belajar, sikap hormat kepada Tian). Menceritakan kisah dan keteladanan Min Sun, mengemukakan nilai-nilai berkaitan dengan keteladanan Nabi Kongzi, mengetahui kisah keteladanan sifat solidaritas sesama sahabat dari tokoh agama Khonghucu yakni Guan Yu, memahami makna keteladanan sifat suka menolong dari tokoh agama Khonghucu yakni Sima Kuang.

  1. 1Mengingat orang tua sebagai wakil Tian yang telah memberikan perawatan pada diri manusia
  2. 2Mengingat peranan penting orang tua dalam kehidupan manusia serta memahami pentingnya perilaku bakti di sekolah.
  3. 3Memahami Nabi Kongzi adalah manusia pilihan Tian
  4. 4Mengingat tanda-tanda gaib (Gan Sheng) menjelang kelahirannya.
  5. 5Memahami macam macam ciptaan Tian serta upaya untuk menjaganya.
  6. 6Mengingat ayat-ayat suci yang terdapat dalam kitab Bakti, Sishu dan Wujing yang dikaitkan dengan bersembahyang kepada leluhur
  7. 7Memahami kisah dan keteladanan Min Sun
  8. 8Mengingat tentang Bersembahyang kepada Tian dan Nabi Kongzi.
  9. 9Mengingat jasa-jasa orang tua.
  10. 10Memahami cara bersyukur kepada Tian.
  11. 11Mengingat makna keteladanan sifat suka menolong dari tokoh agama Khonghucu yakni Sima Kuang
  12. 12Mengingat ayat-ayat suci tentang keteladanan Nabi Kongzi.
  13. 13Memahami cara bersyukur kepada Tian dengan mempraktikkan bersembahyang menggunakan dupa.
  14. 14Menerapkan sikap berdoa dan menghormat.
  15. 15Mengingat kewaiban anggota keluarga
  16. 16Memahami segala karunia Tian yang telah diberikan
  17. 17Mengingat kisah keteladanan sifat solidaritas sesama sahabat dari tokoh agama Khonghucu yakni Guan Yu.

Kitab suci

Peserta didik mengenal ayat-ayat suci yang terdapat dalam kitab Bakti, Sishu dan Wujing yang berkaitan dengan Kisah Anak Berbakti dan mengenal ayat-ayat suci yang terdapat dalam kitab Sishu dan Wujing yang berkaitan dengan keteladanan Nabi Kongzi dan semangat belajar.

  1. 1Mengingat ayat-ayat suci yang terdapat dalam kitab Bakti, Sishu dan Wujing yang dikaitkan dengan bersembahyang kepada leluhur
  2. 2Mengingat ayat-ayat suci yang terdapat dalam kitab Bakti, Sishu dan Wujing yang berkaitan dengan Kisah Anak Berbakti yaitu Menceritakan kisah dan keteladanan Min Sun.
  3. 3Mengingat ayat-ayat suci tentang keteladanan Nabi Kongzi.

Keimanan

Peserta didik mengenal konsep Tian dalam agama Khonghucu, memahami bahwa manusia diciptakan Tian melalui kedua orang tua. mengetahui bahwa Nabi Kongzi adalah manusia pilihan Tian dan menyakini tanda-tanda gaib (Gan Sheng) menjelang kelahirannya, meyakini Kuasa Tian sebagai Pencipta, meyakini Nabi Kongzi mengemban tugas sebagai Genta Rohani Tuhan (Tian Zi Mu Duo) untuk menyadarkan umat manusia dengan prinsip Cinta Kasih, Kebenaran, Kesusilaan, Kebijaksanaan dan Dapat dipercaya, meyakini Para leluhur sebagai representasi dari Tian untuk kita melanjutkan dan menjaga cita-cita mulia mereka.

  1. 1Mengingat orang tua sebagai wakil Tian yang telah memberikan perawatan pada diri manusia.
  2. 2Mengingat tanda-tanda gaib (gansheng) menjelang kelahirannya.
  3. 3Mengingat jasa-jasa orang tua.
  4. 4Memahami cara bersyukur kepada Tian.
  5. 5Menjelaskan segala karunia Tian yang telah diberikan

Tata Ibadah

Peserta didik menjelaskan sikap dalam berdoa (sikap Ba De) serta makna sembahyang dan berdoa, menyebutkan sembahyang dan berdoa kepada Tuhan, dan Nabi Kongzi, mempraktekkan doa sederhana dan bersembahyang kepada Tian, Nabi Kongzi, dan Leluhur, mengetahui fungsi dan macam-macam dupa (xiang), menyebutkan perlengkapan sembahyang di altar leluhur, mempraktikkan hormat dengan Bai (merangkap tangan), Ju Gong (membungkukkan badan), Gui (hormat dengan berlutut) sesuai dengan tingkatan dan keperluannya

  1. 1Mengingat tentang sembahyang kepada Tian dan Nabi Kongzi.
  2. 2Memahami cara bersyukur kepada Tian dengan mempraktikkan bersembahyang menggunakan dupa.
  3. 3Menerapkan sikap berdoa dan menghormat.

Perilaku Junzi

Peserta didik mampu membiasakan berdoa pagi, sore, sebelum makan, dan menjelang tidur, menghormati orang tua sebagai wujud hormat kepada Tian, bersikap bakti sebagai wujud terima kasih kepada orang tua, membiasakan bersyukur dan berterima kasih terhadap pemberian yang diterima, membantu pekerjaan di rumah sebagai wujud rasa bakti dan rasa terima kasih kepada orang tua, merawat tubuh dan memanfaatkan ciptaan Tian di lingkungan rumah/ sekolah, membiasakan bergaul dengan semua teman yang berbeda agama, suku di lingkungan sekolah, bertutur kata santun dan jujur serta peduli kepada orang tua, guru, saudara, dan teman, menunjukkan sikap mau mengalah (bagi yang lebih tua) dan membantu kepada saudara yang lebih tua, bersikap bakti kepada kakek & nenek sebagai wujud terima kasih kepada keluarga, bersikap hormat paman dan bibi sebagai keluarga ayah dan ibu serta saudara sepupu, memiliki tanggung jawab terhadap kebutuhan diri sendiri, dan membiasakan bersikap saling menghormati antar teman yang berbeda agama, suku dan antar golongan.

  1. 1Mengingat peranan penting orang tua dalam kehidupan manusia serta memahami pentingnya perilaku bakti di sekolah.
  2. 2Memahami macam macam ciptaan Tian serta upaya untuk menjaganya.
  3. 3Mengetahui kewaiban anggota keluarga