SiapQC lolos

Alur Tujuan Pembelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Fase A

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Fase A mencakup tiga elemen utama yaitu Sejarah, Ritual, dan Etika.

Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk Fase A mencakup tiga elemen utama yaitu Sejarah, Ritual, dan Etika.

Sejarah

Pada akhir fase A, peserta didik mengabstraksi informasi dan menerima dengan cinta kasih identitas dirinya dan identitas keluarganya; menerima keteladanan Bodhis attva dalam kisah Jataka. • Memiliki keterbukaan untuk menghargai perbedaan identitas danbudaya teman-temannya di lingkungan sekolah, rumah, dan rumah ibadah. • Menghayati sifat-sifat bijaksana dan nilai-nilai kebajikan dari kehidupan para Bodhisattva, para Buddha, atautokoh inspiratif Buddhis dalam menyayangi diri sendiri dengan menjaga kesehatan fisik dan batin dirumah dan di sekolah. • Membiasakan diri untuk bersikaphormat dan menjaga ucapan di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat. • Menerima keteladanan Bodhisattva dalam kisah Jataka.

  1. 1Mengabstraksi informasi dan menerima dengan cinta kasih identitas dirinya dan identitas keluarganya.
  2. 2Memiliki keterbukaan untuk menghargai perbedaan identitas dan budaya teman-temannya di lingkungan sekolah, rumah, dan rumah ibadah.
  3. 3Menghargai sesama manusia dan lingkungannya.
  4. 4Menghayati sifat-sifat bijaksana dan nilai-nilai kebajikan dari kehidupan para Bodhisattva, para Buddha, atau tokoh inspiratif Buddhis dalam menyayangi diri sendiri dengan menjaga kesehatan fisik dan batin di rumah dan di sekolah.
  5. 5Membiasakan diri untuk bersikap hormat dan menjaga ucapan di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat.

Ritual

Pada akhir fase A, peserta didik menerima keragaman identitas dan simbol-simbol keagamaan agama Buddha serta agama dan kepercayaan lain di lingkungan rumah dan sekolahnya; menyadari bahwa ia merupakan bagian dari suatu kelompok dengan anggota yang beragam identitas agama dan kepercayaannya di lingkungan rumah dan sekolahnya; menghargai keragaman simbol keagamaan di lingkungan rumah dan sekolahnya dengan melakukan kegiatan pengamatan atau kunjungan.

  1. 1Menerima keragaman identitas dan simbol-simbol keagamaan agama Buddha serta agama dan kepercayaan lain di lingkungan rumah dan sekolahnya; menyadari bahwa ia merupakan bagian dari suatu kelompok dengan anggota yang beragam identitas agama dan kepercayaannya di lingkungan rumah dan sekolahnya.
  2. 2Menghargai keragaman simbol keagamaan di lingkungan rumah dan sekolahnya dengan melakukan kegiatan pengamatan atau kunjungan.

Etika

Pada akhir fase A, peserta didik menerima dan menjalankan nilai-nilai kediaman luhur dan Pancasila dasar negara berlandaskan pada kesadaran terhadap nilai-nilai umum Hukum Karma dalam menjalankan aturan dan sopan santun di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah; memenuhi kebutuhan pergaulandan kebutuhan mempertahankan hidup dalam hubungannya dengan orang terdekatnya; membantu antarsesama di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah; dan melakukan musyawarah sederhana untuk mufakat di lingkungan sekolahnya.

  1. 1Menerima dan menjalankan nilai-nilai kediaman luhur dan Pancasila dasar negara berlandaskan pada kesadaran terhadap nilai-nilai umum Hukum Karma.
  2. 2Menjalankan aturan dan sopan santun di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah.
  3. 3Memenuhi kebutuhan pergaulan dan kebutuhan mempertahankan hidup dalam hubungannya dengan orang terdekatnya.
  4. 4Membantu antarsesama lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah.
  5. 5Melakukan musyawarah sederhana untuk mufakat di lingkungan sekolahnya.