ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Matematika Fase A untuk kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar yang mencakup lima elemen utama yaitu Bilangan, Aljabar, Pengukuran, Geometri, serta Analisis Data dan Peluang.
Alur Tujuan Pembelajaran mata pelajaran Matematika Fase A untuk kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar yang mencakup lima elemen utama yaitu Bilangan, Aljabar, Pengukuran, Geometri, serta Analisis Data dan Peluang.
Bilangan
Pada akhir fase A, peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
- 1Mengenal bilangan dan simbol bilangan 1 - 10 berdasarkan kumpulan benda
- 2Membaca dan menuliskan bilangan cacah sampai dengan 10
- 3Menghitung maju dan mundur bilangan 1-10
- 4Menyusun bilangan dengan menggunakan model konkret
- 5Mengenal bilangan dan symbol bilangan cacah 11-20
- 6Membaca dan menuliskan bilangan cacah sampai 20
- 7Mengidentifikasi jumlah bilangan yang lebih banyak, sama atau lebih sedikit dengan menggunakan benda konkret dan simbol.
- 8Membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah dengan urutan naik (kecil ke besar) atau sebaliknya.
- 9Meletakkan beberapa bilangan cacah pada garis bilangan.
- 10Mengenal nilai tempat suatu bilangan (konsep satuan dan puluhan menggunakan kumpulan benda)
- 11Membedakan dua bilangan berdasarkan nilai tempat (Nilai tempat menunjukkan jumlah atau nilai suatu bilangan.
- 12Menunjukkan konsep penjumlahan sampai dengan 20 dengan benda konkret, gambar, cerita, atau cara manipulatif lainnya.
- 13Menjumlahkan menggunakan dua bilangan cacah sampai dengan 20.
- 14Menunjukkan konsep pengurangan sampai dengan 20 dengan benda konkret, gambar, cerita, atau cara manipulatif lainnya.
- 15Pengurangan menggunakan dua bilangan cacah sampai dengan 20.
- 16Mengenal bilangan dan simbol bilangan cacah 21-50
- 17Mengenal bilangan dan symbol bilangan 51-100
- 18Membandingkan dan mengurutkan bilangan dan simbol bilangan cacah sampai angka 100
- 19Membandingkan dan mengurutkan bilangan dan simbol bilangan cacah sampai angka 100
- 20Meletakkan garis bilangan dan posisi bilangan cacah pada garis bilangan sampai angka 100
- 21Mengidentifikasi jumlah bilangan yang lebih banyak, sama atau lebih sedikit dengan menggunakan simbol hingga bilangan 100
- 22Mengenal nilai tempat suatu bilangan (konsep satuan, puluhan dan ratusan menggunakan kumpulan benda
- 23Memahami nilai tempat menunjukkan jumlah suatu bilangan.
- 24Membedakan nilai tempat bilangan cacah sampai dengan 100 dengan mengelompokkan menjadi ratusan, puluhan, dan satuan
- 25Melaksanakan penjumlahan dan pengurangan dua bilangan cacah dengan teknik menyimpan atau meminjam.
- 26Memahami hubungan antara operasional bilangan. (Hubungan penjumlahan dengan perkalian, yakni perkalian adalah penjumlahan berulang, Hubungan pengurangan dengan pembagian, yakni pembagian adalah pengurangan berulang.
- 27Mengenal konsep kelipatan dan faktor sederhana
- 28Melaksanakan perkalian dan pembagian dua bilangan cacah sampai dengan 10
- 29Mendeskripsikan bilangan pecahan sebagai bagian dari bilangan cacah yang utuh.
- 30Menunjukkan makna 1/2, 1/4 dan 1/8 dengan menggunakan benda konkret. Misal kue, pudding atau sebagainya.
- 31Menunjukkan makna 1/2, 1/4, dan 1/8 dengan menggunakan sekumpulan objek.
- 32Menunjukkan makna bagian 1/2., ¼ dan 1/8 melalui sebuah gambar.
- 33Membandingkan dan Mengurutkan pecahan menggunakan sekumpulan objek
Aljabar
Pada akhir Fase A, peserta didik dapat menunjukan pemahaman makna simbol matematika "=" dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 20 menggunakan gambar. Peserta didik dapat mengenali, meniru, dan melanjutkan pola bukan bilangan (misalnya, gambar, warna, suara)
- 1Menggunakan gambar dan bilangan dalam bentuk pola.
- 2Menggunakan obyek dan suara dalam bentuk pola. (terkait suara dalam bentuk pola, dapat dilakukan dengan tepuk).
- 3Membuat pola bilangan yang berkaitan dengan kumpulan benda-benda, obyek dan bilangan
- 4Memprediksi pola bilangan yang berkaitan dengan kumpulan benda-benda, obyek, bilangan dan bilangan.
- 5Menemukan pola gambar atau obyek sederhana.
- 6Mengidentifikasi pola dalam urutan bilangan (ganjil dan genap)
Pengukuran
Pada akhir Fase A, peserta didik dapat membandingkan panjang dan berat benda secara langsung, dan membandingkan durasi waktu. Mereka dapat mengukur dan mengestimasi panjang benda menggunakan satuan tidak baku.
- 1Membandingkan 2 obyek benda (lebih panjang dan lebih pendek)
- 2Mengurutkan benda berdasarkan panjang dan berat. (Lebih panjang dan lebih pendek, lebih tinggi dan lebih rendah, lebih berat dan lebih ringan)
- 3Mengenal dan menentukan panjang dan berat suatu benda dengan menggunakan satuan tidak baku menggunakan benda konkret
- 4Mengenal satuan waktu jam. (Cara membaca dan menunjukkan jam tanpa menit dan detik, Misal Jam 5).
- 5Membuat perkiraan waktu. (Misal “Lama”atau”Sebentar” dalam kehidupan sehari hari)
- 6Melakukan dan menunjukkan panjang suatu benda dengan menggunakan satuan pengukuran standard.(Misal : panjang 1 cm)
- 7Melakukan dan menunjukkan berat suatu benda dengan menggunakan satuan pengukuran standar (timbangan). (Misal : gram atau kilogram)
- 8Memahami cara membaca dan menunjukkan jam dan menit. (Misal jam 6 lebih 15 menit)
- 9Membandingkan suatu benda dengan satuan baku panjang (cm,m), berat (gr,kg), volume (liter,ml) dan waktu (menit,detik)
Geometri
Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenal berbagai bangun datar (segitiga, segiempat, segibanyak, lingkaran) dan bangun ruang (balok, kubus, kerucut, dan bola). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) suatu bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak). Peserta didik juga dapat menentukan posisi benda terhadap benda lain (kanan, kiri, depan belakang).
- 1Mengenal bangun dua dimensi menggunakan benda konkret (Segitiga, segiempat, segibanyak, dan lingkaran)
- 2Mengenal ciri-ciri bangun dua dimensi (segitiga, segiempat, segibanyak, dan lingkaran).
- 3Mengelompokkan bangun dua dimensi tertentu (segitiga, segiempat, segibanyak, dan lingkaran).
- 4Menggambar bentuk bangun dua dimensi ( Segitiga, segiempat, segibanyak, dan lingkaran)
- 5Menggabungkan beberapa bangun dua dimensi membentuk bangun dua dimensi gabungan.
- 6Mengenal bangun tiga dimensi menggunakan benda konkret (balok dan kubus)
- 7Mengklasifikasi bangun tiga dimensi berdasarkan ciri-cirinya (balok dan kubus).
- 8Membangun sebuah bentuk atau bangunan dengan menggunakan balok dan kubus.
- 9Mendeskripsikan persamaan dan perbedaan antara balok dan kubus
- 10Menggambar dua dimensi balok dan kubus
Analisis Data dan Peluang
Pada akhir fase A, peserta didik dapat mengurutkan, menyortir, mengelompokkan, membandingkan, dan menyajikan data dari banyak benda dengan menggunakan turus dan piktogram paling banyak 4 kategori.
- 1Membilang dan mengurutkan benda-benda berdasarkan atribut
- 2Membandingkan benda-benda berdasarkan atribut
- 3Membuat pertanyaan sederhana untuk mengumpulkan data
- 4Mengumpulkan data dengan bertanya pada rekan dan guru
- 5Membuat grafik dengan menggunakan benda atau menempel gambar
- 6Mengumpulkan data dengan bertanya pada rekan dan guru
- 7Menyajikan banyak benda dalam bentuk turus
- 8Menyajikan banyaknya benda dengan menggunakan gambar
- 9Mengurutkan dan membandingkan data dengan menggunakan turus dan gambar