SiapQC lolos

Berbagai Macam Model Klasifikasi Sederhana

Modul ajar Berbagai Macam Model Klasifikasi untuk KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL kelas 6 fase C.

asesmen

  • Asesmen Awal Teknik asesmen awal menggunakan tanya jawab (lisan) yaitu dengan mengamati peserta didik saat melakukan aktivitas pengelompokan benda. pembelajaran berlangsung.
  • Asesmen Proses Murid dapat mengidentifikasi model klasifikasi sederhana) Lembar Kegiatan 1 (Pertemuan 1) Kunci Jawaban (Pendidik) ● Binary Classification ● Rule-Based ● Multi-Class Classification ● Machine Learning ● Rule-Based (berbasis aturan sederhana)
  • Rubrik Penilaian Proses Kategori Kriteria Baik Menjawab 4–5 soal dengan benar dan sesuai dengan model klasifikasi Cukup Menjawab 2–3 soal dengan benar, masih ada kesalahan dalam memilih model Kurang Menjawab 0–1 soal dengan benar atau belum memahami konsep
  • Asesmen Akhir Murid dapat mengaplikasikan model klasifikasi dalam kehidupan sehari-hari. Asesmen sumatif Walaupun kegiatan ini dilakukan secara berkelompok, penilaian tetap dilakukan secara individu. Setiap murid bertanggung jawab terhadap pemahaman dan kontribusinya dalam kelompok. Agar penilaian lebih objektif Pendidik bisa melakukan tanya acak saat presentasi.
  • Rubrik Penilaian Akhir Aspek Baik (3) Cukup (2) Kurang (1) Pemilihan Model Memilih model yang Memilih model Memilih model Klasifikasi tepat dan sesuai yang tepat namun tidak tepat dan dengan hasil hasil hasil pengelompokan pengelompokkan pengelompokkan tidak sesuai tidak sesuai Aturan/Cara Aturan jelas, logis, dan konsisten Aturan jelas tetapi kurang logis dan konsisten Aturan tidak jelas, logis dan konsisten Alasan Alasan logis dan sesuai dengan model yang dipilih Alasan kurang tepat atau kurang alasan Tidak memberikan alasan Contoh Kehidupan Contoh jelas, sesuai Contoh ada tetapi Tidak memberikan contoh Sehari-hari dengan model kurang sesuai contoh klasifikasi dengan model klasifikasi
  • Konversi Nilai Skor Nilai Kategori 10 – 12 85 - 100 Baik 7 – 9 70 – 84 Cukup ≤ 6 ≤ 69 Kurang
  • Catatan dan Umpan Balik Pendidik: ____________________________________________________________________________ ___________________________________________________________________________ ____________________________________________________________________________

sumber belajar

  • Link referensi Kartu Gambar Robot Kaku
  • Link referensi Lembar Kegiatan Model Klasifikasi
  • Link Referensi Kartu Gambar Toko Pintar
  • Link referensi Lembar Kegiatan Kelompok
  • Kartu Gambar 1
  • Kartu Gambar 2
  • Lembar Refleksi
  • Bacaan 1: Jenis Model Machine Learning
  • Bacaan 2: Klasifikasi Multi Class

media

  • Link referensi Kartu Gambar Robot Kaku
  • Link referensi Lembar Kegiatan Model Klasifikasi
  • Link Referensi Kartu Gambar Toko Pintar
  • Link referensi Lembar Kegiatan Kelompok
  • Kartu Gambar 1
  • Kartu Gambar 2
  • Lembar Refleksi
  • Bacaan 1: Jenis Model Machine Learning
  • Bacaan 2: Klasifikasi Multi Class

tujuan

  • Memahami model klasifikasi sederhana

kegiatan

  • Pendidik melakukan kegiatan tanya jawab seperti: “Pernahkah kalian mengelompokkan benda di rumah atau di sekolah?” “Bagaimana cara kalian mengelompokkan benda tersebut?” “Mengapa kita perlu mengelompokkan benda?”
  • Pendidik membawa satu kotak berisi campuran, seperti: jeruk asli, jeruk plastik, bola tenis, dan bola kasti.
  • Dua orang murid dipersilahkan maju kemudian satu murid memisahkan "Buah vs Bukan Buah", murid lain memisahkan "Benda Kuning vs Bukan Kuning".
  • Pendidik memberikan penjelasan mengenai kegiatan tersebut misalnya "Apa yang dilakukan teman kalian disebut Klasifikasi. Di dunia Kecerdasan Artifisial, ada banyak cara komputer melakukan ini."
  • Pendidik membuka pembelajaran dengan menyapa murid dan mengajak mereka mengingat kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
  • Murid menjawab pertanyaan yang diberikan Pendidik seperti “Kalau di rumah atau di sekolah, kalian pernah tidak mengelompokkan sesuatu?”
  • Murid mempelajari berbagai model klasifikasi melalui kegiatan permainan.
  • Model: Klasifikasi Berdasarkan Ciri (Rule-Based) Aktivitas: "Robot Kaku". Pendidik menempelkan 3 aturan di papan tulis: 1. Punya roda, 2. Punya mesin, 3. Bisa terbang. Murid diberikan kartu gambar (pesawat, sepeda, burung, mobil). Mereka harus menempelkan kartu tersebut hanya jika memenuhi semua aturan. (Link referensi Kartu Gambar Robot Kaku) Murid berdiskusi dengan pendidik, pendidik mengajukan pertanyaan seperti: “Tadi kita mengelompokkan sesuatu pakai apa?” “Apakah kita menggunakan aturan tertentu?” “Aturan itu kita dapat dari mana, dari kita sendiri atau dari orang lain?”
  • Model: Klasifikasi Dua Pilihan (Binary Classification) Aktivitas: "Gerbang Ya atau Tidak". Pendidik membuat garis di tengah kelas. Sisi kiri adalah "Organik", sisi kanan adalah "Anorganik". Murid mendengarkan penyebutan benda (kulit pisang, botol plastik, daun kering), kemudian berlari ke sisi yang sesuai berdasarkan pengelompokan yang benar. Murid Bersama pendidik berdiskusi, pendidik mengajukan pertanyaan seperti: “Tadi kalian hanya punya berapa kelompok pilihan?” “Apakah lebih dari dua atau hanya dua saja?” “Kalau kita hanya punya dua pilihan kelompok seperti ini, menurut kalian ini termasuk jenis klasifikasi apa?” (Jika murid belum menyebutkan istilahnya, pendidik menegaskan:) “Ini disebut binary classification, yaitu klasifikasi dengan dua pilihan.”
  • Model: Klasifikasi Lebih dari Dua (Multi-Class) Aktivitas: "Terminal Kendaraan". Pendidik menyediakan 3 keranjang: "Darat", "Air", "Udara". Murid diberikan foto kendaraan yang lebih bervariasi (Kapal selam, helikopter, bus, kereta api, jet ski). Murid Bersama pendidik berdiskusi, pendidik memberikan pertanyaan seperti: “Apa yang terjadi jika ada kendaraan yang bisa di darat dan air?” “Tadi kalau kelompoknya ada banyak, lebih dari dua, berapa kelompok yang bisa kita buat?” “Apakah hanya dua pilihan atau bisa lebih banyak?” “Kalau kita mengelompokkan dengan lebih dari dua pilihan seperti itu, menurut kalian ini termasuk jenis klasifikasi apa?” (Jika murid belum menemukan istilahnya, pendidik menegaskan:) “Ini disebut multi-class classification, yaitu klasifikasi dengan lebih dari dua kelompok.”
  • Model: Berdasarkan Contoh (Machine Learning Sederhana) Aktivitas: "Tebak Pola Tersembunyi". Pendidik menunjukkan 5 gambar coretan tangan yang disebut "Grup A" (semuanya berbentuk lengkung) dan 5 gambar "Grup B" (semuanya berbentuk garis tajam/siku), tanpa memberi tahu apa bedanya. Murid menebak gambar ke-11 yang digambar pendidik. Murid berdiskusi bersama pendidik, pendidik mengajukan pertanyaan seperti: “Bagaimana kalian bisa menebak gambar ke-11 tadi?” “Apakah ada ciri-ciri tertentu dari Grup A dan Grup B?” “Apakah kalian diberi tahu jawabannya dari awal, atau kalian menemukan sendiri polanya?” “Kalau kalian bisa menebak karena melihat contoh-contoh sebelumnya, berarti kalian sedang melakukan apa?” “Apakah kalian belajar dari contoh atau dari aturan yang sudah pasti?” “Kalau komputer melakukan hal yang sama seperti kalian—belajar dari banyak contoh—menurut kalian itu disebut apa?” (Jika murid belum menemukan istilahnya, pendidik menegaskan:) “Ini disebut machine learning, yaitu ketika komputer belajar dari contoh-contoh, seperti kalian belajar dari latihan.”
  • Murid melakukan kegiatan beberapa studi kasus sederhana dalam kehidupan sehari-hari, kemudian murid diminta mengidentifikasi jenis model klasifikasi yang digunakan (rule-based, binary, multi-class, atau machine learning). (Link referensi Lembar Kegiatan Model Klasifikasi)
  • Murid mulai diarahkan ke kegiatan inti dengan memahami bahwa mereka akan “naik level” dari kegiatan sebelumnya. Murid berperan sebagai pemilik toko pintar yang harus menyusun barang-barang dengan cara klasifikasi, serta memilih sendiri cara klasifikasi yang akan digunakan.
  • Murid dibagi kedalam kelompok (3-4 orang).
  • Pendidik menyiapkan Kartu gambar barang (makanan, minuman, alat mandi, alat tulis, dll) dan 3–4 keranjang/kotak kosong.
  • Murid mengelompokkan barang-barang dari kartu gambar yang diberikan (Link Referensi Kartu Gambar Toko Pintar) dan mengerjakan lembar kerja (Link referensi Lembar Kegiatan Kelompok)
  • Murid mendiskusikan model yang di tulis pendidik Rule-Based Binary Multi-Class Machine Learning (sederhana) Kemudian pendidik memberikan instruksi: “Silakan diskusikan dengan kelompok kalian, kalian mau menggunakan cara yang mana. Ingat, setiap kelompok hanya memilih satu cara.”
  • Pendidik berkeliling melihat model apa yang digunakan oleh setiap kelompok dan mengingatkan bahwa setiap model mempunyai aturan atau cirinya masing-masing.
  • Setiap kelompok bergantian untuk menjelaskan hasil pengelompokan yang telah dilakukan.
  • Setelah semua kelompok maju pendidik bertanya: - “Kelompok mana yang menggunakan rule-based?” - “Apa perbedaan binary dan multi-class?” - “Mana yang paling mudah? Mana yang paling sulit?”
  • Murid duduk melingkar dan menjawab pertanyaan pendidik, seperti: “Apa saja model klasifikasi yang sudah kita pelajari?” “Dari semua permainan tadi, mana yang paling kamu suka? Kenapa?” “Apa yang membedakan rule-based dan machine learning?” “Model mana yang hanya menggunakan aturan yang kita buat sendiri?” “Model mana yang hanya memiliki dua pilihan?” “Model mana yang punya banyak pilihan?” “Model mana yang perlu belajar dari banyak contoh?” “Menurut kalian, dari semua model itu, mana yang paling sederhana atau mudah digunakan?” “Mengapa model itu paling sederhana?”
  • Pendidik memberikan kesimpulan, sebagai contoh: “Dari kegiatan yang sudah kita lakukan, kita mengetahui bahwa ada beberapa cara untuk mengelompokkan sesuatu, yaitu rule-based, binary classification, multi-class classification, dan machine learning.” “Setiap model memiliki cara kerja yang berbeda: Rule-based menggunakan aturan yang kita buat sendiri Binary classification hanya memiliki dua pilihan kelompok Multi-class classification memiliki lebih dari dua kelompok Machine learning belajar dari banyak contoh” “Dari semua model tersebut, yang paling sederhana adalah rule-based, karena hanya mengikuti aturan yang sudah ditentukan dan tidak perlu belajar dari banyak contoh.”
  • Murid menjawab pertanyaan reflektif, seperti: - “Hari ini kita sudah mencoba menjadi ‘pemilik toko pintar’. Bagaimana perasaan kalian saat mengelompokkan barang?” - “Kelompok kalian tadi menggunakan cara apa untuk mengelompokkan barang?”
  • Murid mengerjakan lembar refleksi dengan tujuan menilai keterlibatannya dalam mengaplikasikan model klasifikasi dalam kehidupan sehari-hari (Link referensi Lembar Refleksi)
  • Pendidik memberikan penguatan dan apresiasi.