SiapQC lolos
Yuk! Bermain Drama dengan Dongeng
Modul ajar Dongeng untuk Bahasa Indonesia kelas 6 fase C.
asesmen
- ASESMEN AWAL: Peserta didik memeragakan mimik atau intonasi suara. Contoh: guru meminta peserta didik untuk memeragakan mimik marah atau sedih.
- ASESMEN FORMATIF: Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran melakukan sosiodrama dari dongeng yang dibaca. Perolehan Skor Rumus x 100% Skor Maksimal (16) Kriteria Tindak Lanjut 0 - 40% peserta didik diberikan kesempatan menjadi peran/tokoh/bagian pendukung drama sesuai dengan kemampuannya. 41 - 60% peserta didik diberikan kesempatan memilih menjadi peran/tokoh /bagian drama sesuai kemampuan dan minatnya. 61 - 80% peserta didik diberikan kesempatan menjadi koordinator atau ketua kelompok dalam project penampilan drama. 81 - 100% peserta didik diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide untuk membuat teks/naskah cerita drama yang akan di perankan oleh teman sejawat
sumber belajar
- Video Dongeng “Kura-Kura yang Sombong” (YouTube: https://youtu.be/dCHxriGMCNM)
- Dongeng “Semut dan Belalang” Sumber PMM (https://guru.kemdikbud.go.id/perangkat-ajar/toolkits/xgmnwb0ZYr)
- Contoh Naskah Drama
media
- Video Dongeng “Kura-Kura yang Sombong” (YouTube: https://youtu.be/dCHxriGMCNM)
- Dongeng “Semut dan Belalang” Sumber PMM (https://guru.kemdikbud.go.id/perangkat-ajar/toolkits/xgmnwb0ZYr)
- Contoh Naskah Drama
tujuan
- Melakukan sosiodrama dari dongeng yang dibaca.
kegiatan
- Membuka pembelajaran dengan salam dilanjutkan berdoa, mengecek kesiapan peserta didik untuk belajar, memantik siswa dengan membacakan sebuah dongeng dengan strategi “membaca bersama” dan mengadakan tanya jawab tentang dongeng yang dibacakan secara bersama.
- Guru menampilkan contoh dongeng melalui media multimodal (teks yang dapat didengar, dibacakan, atau ditayangkan lewat media) melalui Youtube contohnya :“Kura-Kura yang Sombong” https://youtu.be/dCHxriGMCNM Guru membentuk kelompok belajar dan meminta siswa untuk memilih buku dongeng yang dapat di unduh di link di bawah ini https://drive.google.com/file/d/1boWFilFjnQ6Yi4ARmqQrETaNtLBv4Q uh/view?usp=share_link
- Guru memberikan kesempatan kepada kelompok untuk memilih tema/judul dongeng sesuai dengan minat (contoh: dongeng kancil dan buaya atau dongeng cerita Putri Kemarau) Peserta didik merencanakan persiapan untuk bermain peran. Hal ini sesuai dengan profil pelajar pancasila dimensi mandiri dalam subelemen Elemen Regulasi Diri yaitu menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri.
- Guru dan peserta didik menyiapkan skenario bermain peran sesuai dengan dongeng yang dibaca Guru memfasilitasi siswa dalam menentukan peran/tokoh sesuai minat yang disesuaikan dengan topik yang dipilih. Hal ini sesuai dengan pembelajaran berdiferensiasi.
- Peserta didik melakukan diskusi dalam memerankan tokoh dongeng Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran Guru dan siswa merefleksi kegiatan pembelajaran Guru memberikan penguatan tentang bermain peran dari dongeng
- Guru dan peserta didik menyiapkan kelompok untuk siap memerankan sosiodramanya
- Guru mengatur urutan tampilan sosiodrama agar peserta didik mampu menghasilkan profil dengan gagasan yang original.
- Guru melakukan asesmen performa selama sosiodrama berlangsung
- Guru dan siswa merefleksikan kegiatan sosiodrama
- Guru bersama siswa membersihkan ruang kelas setelah bermain peran
- Guru memberikan apresiasi penampilan setiap kelompok
- Menutup pembelajaran