SiapQC lolos

Pertunjukan Sosiodrama Dongeng Pilihanku

Modul ajar Pertunjukan Sosiodrama Dongeng Pilihanku untuk Bahasa Indonesia kelas 6 fase C.

asesmen

    sumber belajar

      media

        tujuan

        • 3.7 Melakukan sosiodrama dari dongeng yang dibaca

        kegiatan

        • Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan pada kegiatan pembelajaran hari ini.
        • Guru bertanya kepada peserta didik tentang judul dongeng yang pernah dibaca. Kemudian, peserta didik mengungkapkan perasaannya terhadap isi dongeng yang pernah dibacanya.
        • Peserta didik mengamati sampul buku dongeng Monster dan Biskuit Ajaib. Kemudian menebak isi dongeng berdasarkan sampul buku dongeng.
        • Peserta didik menyimak guru membaca nyaring dongeng.
        • Guru melakukan asesmen awal: peserta didik bermain menyebutkan unsur-unsur intrinsik dongeng yang ditayangkan (misalnya tebak-tebakan karakter dan tokoh).
        • Guru melakukan asesmen awal: peserta didik memilih tokoh dongeng yang ditayangkan, kemudian menirukan satu dialog pada dongeng tersebut dengan memperhatikan artikulasi, intonasi, ekspresi wajah, gestur tubuh yang paling diingat.
        • Peserta didik menyebutkan judul dongeng dan tokoh yang akan diperankan sesuai pilihan pada pertemuan sebelumnya.
        • Peserta didik menyimak penjelasan dari guru tentang tujuan dan aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan.
        • Peserta didik bersama-sama dengan bimbingan guru membuat kesepakatan tata tertib ketika berlatih sosiodrama.
        • Guru menanyakan perasaan peserta didik sebelum memulai pembelajaran. Kemudian melakukan penguatan untuk peserta didik siap melaksanakan pembelajaran.
        • Setiap kelompok mengecek kesiapan melakukan sosiodrama.
        • Peserta didik membaca bahan ajar tentang Membaca Nyaring Dongeng secara mandiri. Kemudian, peserta didik bersama-sama menyimpulkan teknik membaca nyaring dongeng yang baik.
        • Peserta didik memilih dongeng yang akan dibaca berdasarkan kriteria hasil asesmen awal.
        • Peserta didik dengan pilihan yang sama akan menjadi satu kelompok. Jika terlalu banyak, guru dapat membaginya menjadi beberapa kelompok dengan dongeng yang sama.
        • Peserta didik memilih posisi di kelompok, sebagai ketua atau anggota kelompok. Pilihan posisi dilakukan berdasarkan hasil asesmen awal. Kemudian setiap kelompok berdiskusi membagi tugas bagian-bagian dongeng yang akan dibacakan secara bergantian.
        • Setiap kelompok membaca nyaring dongeng dengan memperhatikan artikulasi, intonasi, mimik atau ekspresi wajah, gestur tubuh sesuai karakter tokoh. Guru dapat menghentikan pembacaan dongeng, untuk pemirsa menebak kelanjutan dongeng. Kemudian kelompok melanjutkannya kembali.
        • Alternatif kegiatan: Pembacaan dongeng berkelompok dilakukan di perpustakaan, taman baca, atau ruangan terbuka di lingkungan sekolah.
        • Peserta didik memberikan pendapat tentang cara membaca nyaring dongeng yang dilakukan temannya. Kemudian memberikan saran untuk meningkatkan kemampuan membaca nyaring dongeng.
        • Setiap kelompok berdiskusi menentukan unsur-unsur cerita dongeng yang dibacanya. Kemudian menuliskannya di kartu dongeng (tokoh, karakter tokoh, latar dongeng, konflik dan solusi, pesan/amanah dongeng, properti dongeng).
        • Setiap anggota memilih tokoh dongeng yang akan diperankan sesuai kriteria asesmen awal. Guru memfasilitasi peserta didik untuk memilih pemilihan tokoh.
        • Guru membagi kelompok menjadi berpasangan. Setiap kelompok akan mempresentasikan Kartu Dongeng, kelompok lain memberikan tanggapan dan saran. Kemudian dilakukan bergantian.
        • Setiap kelompok memperbaiki kartu dongeng dengan mempertimbangkan tanggapan dan saran dari kelompok lain. Setelah itu, memajangnya di pojok dongeng yang telah disiapkan guru.
        • Peserta didik secara bersama-sama menyusun naskah sosiodrama dari dongeng pilihan yang dibacanya. Guru memberikan pendampingan sesuai yang diperlukan peserta didik.
        • Untuk kelompok dengan kriteria berkembang dan layak, guru dapat membuatkan naskah sosiodrama sesuai dongeng pilihannya. Kelompok cakap dan mahir menyusun naskah sendiri dengan bimbingan guru.
        • Peserta didik berlatih melakukan sosiodrama (dengan atau tanpa membaca naskah sesuai kondisi).
        • Guru menentukan pasangan kelompok.
        • Setiap pasangan kelompok saling mengamati dan melakukan penilaian antar teman secara bergantian. Guru memastikan setiap peserta didik diberikan penilaian dan melakukan penilaian.
        • Peserta didik melakukan sosiodrama di depan kelas secara bergantian. Pasangan kelompok lain mengamati dan memberikan penilaian antar teman. Pada saat yang bersamaan, guru melakukan asesmen formatif.
        • Setiap kelompok berdiskusi menentukan properti sederhana yang akan digunakan pada pertunjukan sosiodrama.
        • Peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran secara bersama-sama.
        • Guru menginformasikan peserta didik untuk membagi tugas penyediaan properti untuk pertunjukan sosiodrama tanpa naskah pada pertemuan selanjutnya.
        • Peserta didik secara berkelompok melakukan refleksi dari pementasan penilaian dari kelompok lain.
        • Setiap kelompok melakukan gladi bersih sosiodrama dengan menggunakan kostum dan properti sederhana.
        • Peserta didik secara berkelompok melakukan sosiodrama tanpa membaca naskah dongeng.
        • Alternatif kegiatan: Sosiodrama dapat dilakukan sebagai pertunjukan sekolah. Peserta didik dari kelas lain dapat melihatnya.
        • Perwakilan kelompok menyampaikan pesan atau amanah dongeng. Kemudian menyampaikan penerapannya di kehidupan peserta didik.
        • Peserta didik bersama-sama menyimpulkan materi pembelajaran dan melakukan refleksi.
        • Peserta didik bersama-sama menemukan satu hal baru yang diperoleh dari pembelajaran hari ini.
        • Peserta didik mengekspresikan perasaannya setelah pembelajaran dengan cara: Senang (senyum dengan memperlihatkan gigi bagian atas), Biasa (senyum tanpa memperlihatkan gigi), Tidak senang (cemberut).
        • Guru menginformasikan peserta didik untuk membagi tugas penyediaan properti untuk pertunjukan sosiodrama tanpa naskah pada pertemuan selanjutnya.
        • Peserta didik secara berkelompok melakukan refleksi dari pementasan penilaian dari kelompok lain.
        • Peserta didik bersama-sama menyimpulkan materi pembelajaran dan melakukan refleksi.
        • Kelompok mengisi lembar refleksi: Apakah pesan dongeng sudah dapat disampaikan ketika melakukan sosiodrama? Apa yang sudah baik ketika melakukan sosiodrama? Apa yang perlu diperbaiki ketika melakukan sosiodrama?
        • Peserta didik lingkari yang mencerminkan perasaan kalian ketika melakukan sosiodrama! Apa yang disukai dari pembelajaran sosiodrama? Apa yang tidak disukai dari pembelajaran sosiodrama?