SiapQC lolos

Modul Ajar Bahasa Indonesia Fase C - Penyuluh Kebaikan

Modul ajar Penyuluh Kebaikan untuk Bahasa Indonesia kelas 6 fase C.

asesmen

  • Asesmen Awal Pembelajaran: Peserta didik mencari kartu kalimat kebaikan yang ditulis dengan kata-kata denotatif.
  • Rubrik Asesmen Awal Pembelajaran
  • Rubrik Asesmen Formatif (K-L CHART)
  • Panduan Observasi
  • Rubrik Hasil Observasi
  • Rubrik Asesmen Sumatif Menulis Teks Eksposisi Persuasif

sumber belajar

  • https://static.perangkat-ajar.belajar.id/ATP-B._Indonesia_Fase_C_Template.pdf.pdf

media

  • Kartu Kebaikan
  • Google Jamboard

tujuan

  • Menulis teks eksposisi persuasif menggunakan kosakata baru yang mengandung makna denotatif

kegiatan

  • Peserta didik melakukan mindfulness agar mereka bisa fokus dan siap mengikuti pembelajaran Finger Breathing.
  • Peserta didik duduk dengan posisi nyaman dan rileks. Tangan kiri diangkat sejajar dengan badan. Pejamkan mata dan bernafas secara perlahan. Jari telunjuk tangan kanan akan melukis di udara mengikuti alur jari kiri dari jempol hingga kelingking.
  • Ketika naik pada satu jari tarik nafas, ketika turun hembuskan. Naik lagi ke jari telunjuk tarik nafas lagi, turun hembukan. Naik lagi ke jari tengah tarik nafas, turun hembuskan. Lakukan hingga jari kelingking.
  • Lakukan kembali dengan tangan kanan yang diangkat sejajar, dan jari telunjuk kiri yang melukis di udara sambil bernafas secara teratur. Mulai dari tarik nafas juga hembuskan.
  • Peserta didik melakukan mindfulness Laporan Cuaca dengan menceritakan emosinya berdasarkan perumpamaan cuaca: cerah, hujan, badai, tenang, berangin, tsunami, dan lain sebagainya.
  • Peserta didik melakukan mindfulness Five Fingers Gratitude (Berlatih Bersyukur dengan Lima Jari) agar mereka lebih tenang dan fokus mengikuti pembelajaran.
  • Peserta didik bermain “Kartu Kebaikan”
  • Peserta didik mencari kartu-kartu kalimat kebaikan yang sudah disebar di seluruh kelas.
  • Peserta didik membacakan kartu kebaikan yang ditemukan lalu menjelaskan makna yang terkandung di dalamnya. Kemudian menentukan mana kata yang mengandung makna denotatif (sebenarnya) atau ada makna lain yang hendak disampaikan melalui kata bermakna konotatif (kiasan)
  • Peserta didik berkeliling membacakan kartu kebaikan yang ia temukan dan menjelaskan maknanya pada teman-teman di kelas.
  • Peserta didik berupaya menghampiri teman di kelas sebanyak-banyaknya dan mendapatkan apresiasi ⭐ untuk setiap orang yang mendengarkan penjelasan tentang makna dari kalimat pada kartu kebaikan. Makin banyak ⭐ yang peserta didik dapatkan akan besar apresiasi yang ia raih.
  • Peserta didik berkumpul bersama kelompok masing-masing yang beranggotakan 5-6 orang dengan rasa ingin tahu yang terpantik dari keinginan untuk mengajak orang-orang di sekitar untuk berbuat kebaikan.
  • Peserta didik akan berperan menjadi Reporter Kebaikan yang akan membagi informasi menarik pada para pembaca.
  • Peserta didik bersama kelompoknya mencermati struktur teks yang mereka pilih sesuai dengan pilihan minat dan ketertarikannya.
  • Peserta didik melakukan kegiatan Window Shopping terkait pilihan teks eksposisi yang mereka sukai. Pilihan teks ditempel di dinding kelas.
  • Masing-masing kelompok mengidentifikasi dan mencatat bagian-bagian dari teks yang mereka anggap penting atau menonjol.
  • Peserta didik menuangkan hasil diskusinya dalam bentuk Mind Map (Peta Pikiran) apa saja yang menjadi struktur teks eksposisi persuasif.
  • Peserta didik memaparkan hasil mind map-nya di depan kelas dan mendapatkan umpan balik dari teman-teman lain.
  • Peserta didik bersama kelompok melakukan observasi ke lingkungan sekolah untuk melihat permasalahan apa yang terjadi dan bisa mereka bantu berikan solusi penyelesaian.
  • Peserta didik berdiskusi untuk memilih satu topik dari hasil observasi mereka untuk dikembangkan menjadi tulisan
  • Hasil observasi dituangkan peserta didik menjadi mind map yang akan dijadikan kerangka tulisan teks eksposisi persuasif
  • Peserta didik menulis teks eksposisi persuasif dengan memasukkan kata-kata bermakna denotatif di dalam teks.
  • Peserta didik menyampaikan teks eksposisi persuasif di depan kelas atau pada warga sekolah sebagai bentuk edukasi dan imbauan untuk melakukan kebaikan bagi sesama maupun lingkungan sekitar
  • Peserta didik mendapat umpan balik dari audiens yang mendengarkan
  • Peserta didik merefleksikan pembelajaran dengan teknik See-Think-Wonder (Lihat-Pikir-Tanya)
  • Peserta didik merefleksikan pemahamannya dengan teknik refleksi What I Know (Apa yang aku ketahui sebelumnya) dan What I Learned (Apa yang aku ketahui setelah mempelajari)
  • Peserta didik merefleksikan pembelajaran hari ini dengan teknik I Used to Think... Now I Think... (Dulu Saya Pikir... Sekarang Saya Pikir...)
  • Peserta didik merefleksikan kegiatan hari ini dengan melakukan Self Assessment melalui pertanyaan terbuka
  • Peserta didik dapat melakukan kegiatan pengayaan dengan menempel teks eksposisi persuasif di mading kelas/sekolah sehingga dapat dibaca oleh banyak teman dan warga sekolah lainnya.