SiapQC lolos
Gembira Bercerita, Membangun Makna
Modul ajar Gembira Bercerita, Membangun Makna untuk Bahasa Indonesia kelas 6 fase C.
asesmen
- Asesmen Awal untuk mengetahui pemahaman awal peserta didik mengenai unsur intrinsik cerita dan mengidentifikasi kemampuan memahami cerita yang didengar menggunakan metode ADIKSIMBA.
- Asesmen Formatif (akhir pertemuan 1) berupa pengisian peta konsep asesmen formatif secara individual pada Lampiran 7 yang dinilai dengan acuan penilaian pada Lampiran 8.
- Asesmen Sumatif (akhir pertemuan 2) berupa pengisian peta konsep modifikasi dan pembuatan resensi buku/teks secara individual menggunakan Lampiran 11, yang dinilai dengan acuan penilaian pada Lampiran 13.
sumber belajar
- Cerita Bahagia itu Sederhana
- Buku Petualangan Gundul Peringis
- Perpustakaan digital Let’s Read Asia
- Tayangan video dongeng 1 menit pada Youtube Ayo Dongeng Indonesia
media
- Lembar kerja yang sudah dicetak
- buku non teks dari perpustakaan digital Let’s Read Asia yang sudah dicetak mandiri
- alat tulis
- spidol berwarna
- alat rekat (lem kertas/solatip)
- jaringan
- layar besar/laptop
- ponsel
tujuan
- Mampu menganalisis unsur intrinsik serta memahami cerita dongeng yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audiovisual.
kegiatan
- Peserta didik dan guru memulai kegiatan dengan doa bersama dan absensi.
- Guru menyatakan secara jelas Tujuan Pembelajaran selama dua pertemuan, yaitu peserta didik akan berlatih menganalisis unsur intrinsik pada cerita serta memahami cerita dongeng yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural dan audiovisual.
- Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik dan guru memberi kesempatan beberapa anak menjawab.
- Peserta didik kemudian diajak menyimak guru menuturkan cerita (ide cerita terlampir pada Lampiran 1. Cerita Bahagia itu Sederhana).
- Setelah menuturkan cerita, guru memantik diskusi dengan pertanyaan terkait isi cerita.
- Guru mengamati langsung peserta didik yang terlihat mampu menemukenali unsur intrinsik cerita, yang mampu sebagian dan yang masih perlu bimbingan, catat secara singkat untuk asesmen awal.
- Peserta didik dipaparkan perancah metode ADIKSIMBA (Lampiran 3) dan perancah peta konsep unsur intrinsik cerita (Lampiran 4) oleh guru dan mendiskusikannya secara interaktif.
- Peserta didik juga dapat diberi perancah cara memahami cerita pada teks di Lampiran 17.
- Peserta didik kemudian diajak menganalisis bersama buku Petualangan Gundul Peringis dengan cara guru membacakan nyaring buku tersebut dengan diselingi lontaran pertanyaan pemantik.
- Peserta didik kemudian diminta membentuk kelompok (4-5 peserta didik) lalu bersama-sama menuangkan unsur intrinsik yang ditemukan dalam cerita Gundul Peringis ke dalam lembar diskusi kelompok (Lampiran 6) dan mendiskusikannya secara bergantian dalam kelompok menggunakan strategi placemat.
- Guru berkeliling mengamati diskusi kelompok dan memberi konferensi saat ada kelompok yang masih kesulitan mengerjakannya.
- Setelah selesai berdiskusi, peserta didik kemudian diminta mengisi unsur-unsur intrinsik cerita tersebut ke dalam peta konsep cerita secara individual (Lampiran 7) sebagai asesmen formatif.
- Peserta didik bersama guru mengakhiri pertemuan pertama dengan guru memberi penguatan tentang memahami teks cerita dengan metode adiksimba dan tujuh unsur intrinsik cerita.
- Untuk persiapan pertemuan kedua, guru meminta peserta didik memilih buku dari perpustakaan sekolah atau memaparkan rekomendasi buku/teks multimodal (Lampiran 15) pada peserta didik untuk dieksplorasi secara mandiri di rumah dan memilih satu teks yang diinginkan.