SiapQC lolos
KPK dan FPB
Modul ajar Bilangan untuk Matematika kelas 5 fase C.
asesmen
- Peserta didik mengerjakan soal dan menentukan KPK yang sudah dibuat temannya secara acak.
- Peserta didik mengerjakan soal dan menentukan FPB di Lembar Kerja peserta didik.
- Peserta didik mengerjakan soal KPK dan FPB menggunakan Faktorisasi Prima atau pembagian berulang.
sumber belajar
- Fitriawati Meita, Dkk, 2022. Matematika untuk SD/MI Kelas V. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Jakarta : PT.Temprina Media Grafika.
- https://bit.ly/Panduan-PembelajarandanAsesmen Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) (kompas.com)
- https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/matematika-untuk-sdmi-kelas-v
- canva.com
media
- Kartu angka
- Dadu Angka
- Kolom Angka
- Dakon atau kardus dan gelas bekas air mineral
- Biji-bijian (biji jagung, kacang hijau, kedelai)
- Saringan Eratosthenes
tujuan
- Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.
kegiatan
- Peserta didik diberi pertanyaan pemantik.
- Guru memperlihatkan kartu angka "6"? (disesuaikan dengan kondisi).
- Lalu di depan meja lainnya ada beberapa angka "30", "40", dan "50".
- Lalu peserta didik diminta mencocokkan angka "6" dengan salah satu angka yang menurut mereka termasuk kelipatan "6".
- Peserta didik diberi asesmen awal dengan menggunakan "Dadu Angka" yang sudah disediakan oleh guru.
- Peserta didik dibagi 5 kelompok (1 kelompok terdiri dari satu deret).
- Di dalam kelompok tersebut terdiri dari kelompok rendah, sedang dan tinggi (disesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta didik).
- Masing-masing kelompok melempar dadu untuk mendapatkan angka berapa yang akan dikerjakan.
- Peserta didik menentukan kelipatan dan faktor dari angka yang didapat dengan melempar dadu.
- Guru berkeliling ke setiap kelompok untuk melihat hasil kerja kelompok.
- Setiap kelompok presentasi cara menentukan kelipatan.
- Peserta didik diberi penjelasan terkait tujuan pembelajaran.
- Guru memberikan materi terkait Kelipatan Persekutuan Terkecil melalui "Kolom Angka".
- Guru dan peserta didik melakukan tanya jawab terkait materi KPK.
- Peserta didik mencoba menyelesaikan soal tentang KPK (LKPD terlampir).
- Di Pertemuan sebelumnya guru meminta masing-masing peserta didik untuk membawa dakon dari rumah.
- Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok 2 anak (disesuaikan kondisi).
- Peserta didik maju kedepan untuk mengambil kertas angka yang sudah disiapkan guru.
- Peserta didik mulai bermain dakon.
- Peserta didik mulai mengerjakan di LKPD masing-masing (tiap kelompok).
- Peserta didik bergantian maju kedepan untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya.
- Peserta didik bergantian berdiskusi dengan guru membahas hasil kerja kelompok peserta didik.
- Peserta didik melakukan tanya jawab dengan guru.
- Peserta didik dengan guru mengulang kembali KPK dan FPB.
- Peserta didik diberi penjelasan lebih terkait bilangan prima.
- Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok 2 anak (disesuaikan kondisi).
- Masing-masing kelompok mendapat saringan Eratosthenes.
- Peserta didik menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan FPB dan KPK dengan Faktorisasi Prima.
- Guru dan peserta didik menyimpulkan materi Kelipatan Persekutuan Terkecil.
- Peserta didik selanjutnya menyimak penjelasan guru tentang Faktor Persekutuan Terbesar yang akan diajarkan pada pertemuan berikutnya.
- Peserta didik diminta untuk membawa biji tumbuhan seperti (biji jagung, biji kacang hijau atau biji kedelai).
- Peserta didik dan guru menyimpulkan materi FPB. Selanjutnya, peserta didik menyimak penjelasan guru tentang bilangan prima yang akan diajarkan pada pertemuan selanjutnya.