SiapQC lolos

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial: Konsep Klasifikasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Modul ajar Konsep Klasifikasi dalam Kehidupan Sehari-hari untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 5 fase C.

asesmen

  • Formatif Awal (Pertanyaan tertulis singkat / diskusi lisan)
  • Formatif Proses (Observasi dan catatan anekdot guru / game 'Pustakawan Hebat')
  • Penilaian Diri (Lembar penilaian diri skala emoji)
  • Sumatif Akhir (Lembar soal reflektif dan penguatan konsep tertulis)

sumber belajar

  • istockphoto.com
  • OpenAI, 2025

media

  • Video virtual supermarket
  • Gambar Supermarket
  • Template LKPD Pembelajaran 1
  • Kartu gambar
  • White board
  • Post it
  • Kartu bergambar atau bertuliskan nama buku dan perlengkapan perpustakaan
  • Label rak kosong atau karton
  • Lembar penilaian diri dengan skala emoji
  • Lembar Asesmen Sumatif

tujuan

  • Menerapkan konsep klasifikasi dalam kehidupan sehari-hari
  • Peserta didik dapat mengidentifikasi benda/objek berdasarkan kategori tertentu.
  • Peserta didik dapat menerapkan prinsip klasifikasi untuk memecahkan masalah sehari-hari.
  • Peserta didik dapat menyadari pentingnya mengelompokkan benda/objek dalam kehidupan nyata.

kegiatan

  • Guru menayangkan gambar/video virtual supermarket berisi berbagai jenis barang.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik terkait gambar supermarket.
  • Peserta didik menjawab dan berdiskusi mengenai kategori barang yang ada di rak.
  • Peserta didik menyimpulkan bahwa mengelompokkan benda berdasarkan kategori memudahkan pencarian dan pengelolaan.
  • Guru mengajak siswa mengingat kembali konsep klasifikasi adalah cara mengelompokkan benda-benda ke dalam kelompok tertentu berdasarkan ciri-ciri yang sama.
  • Anak-anak dibariskan menjadi 2 barisan untuk mengambil tumpukan kartu gambar dan menempelkan pada white board sesuai dengan kategori.
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik mengenai kondisi jika semua barang dicampur dalam satu tempat.
  • Guru menjelaskan kembali bahwa klasifikasi adalah cara mengelompokkan benda-benda ke dalam kelompok tertentu berdasarkan ciri-ciri yang sama.
  • Guru menjelaskan cara kerja LKPD Bagian A (mengamati gambar rak supermarket) dan Bagian B (mengamati isi perpustakaan).
  • Siswa berdiskusi kelompok untuk menentukan 3 kategori barang dan menuliskan masing-masing 2 contoh barang, serta melanjutkan mengisi bagian B mengenai 3 kategori buku perpustakaan dan contoh judul atau topik.
  • Game “Pustakawan Hebat”: Guru menjelaskan deskripsi permainan menyusun rak buku dan perlengkapan belajar yang berantakan.
  • Guru menyiapkan kartu bergambar/bertuliskan nama buku dan perlengkapan perpustakaan serta label rak kosong, lalu membagi siswa dalam kelompok kecil.
  • Siswa berdiskusi mengelompokkan kartu sesuai kategori, menamai tiap kategori, dan menyusun rak dengan rapi.
  • Guru memberikan tantangan simulasi berupa 'masalah pelanggan' atau 'pengunjung perpustakaan' yang harus dijawab oleh kelompok.
  • Tiap kelompok mempresentasikan hasil klasifikasi, alasan dan logika dari tiap kategori, serta solusi atas tantangan dari guru.
  • Setiap kelompok menyampaikan hasil klasifikasi di depan kelas (perwakilan kelompok).
  • Guru memberi pertanyaan reflektif terkait pengalaman mengelompokkan benda dan pentingnya mengelompokkan barang atau informasi.
  • Siswa mengisi refleksi individu terkait hal yang dipelajari dari permainan, alasan pentingnya menyusun buku di perpustakaan secara teratur, dan bagaimana klasifikasi membantu orang lain.