SiapQC lolos

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial

Modul ajar Konsep Berpikir Komputasional untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 5 fase C.

asesmen

  • Asesmen Awal: Mengidentifikasi pemahaman awal siswa tentang berpikir komputasional menggunakan pertanyaan pemantik atau diskusi awal.
  • Asesmen Proses: Menilai pemahaman siswa melalui diskusi, latihan, dan refleksi selama proses belajar menggunakan observasi serta tanya jawab.
  • Asesmen Sumatif Akhir: Menilai pencapaian siswa setelah menyelesaikan seluruh materi menggunakan tes tertulis atau proyek sederhana.

sumber belajar

  • https://s.id/HYDVx
  • https://s.id/WtNvP
  • https://s.id/GjGyR
  • https://s.id/rTdQx
  • https://s.id/87YCk
  • https://s.id/DHyp4
  • https://s.id/ujTjk
  • https://s.id/WXaIQ
  • https://s.id/PKk9w
  • https://s.id/sOPTV
  • https://s.id/SURuj
  • https://s.id/Wvt4t
  • https://s.id/sDv3a
  • https://s.id/8vM9b

media

  • Gambar, permainan logika, video animasi, atau aplikasi edukatif
  • Video Interaktif
  • Aplikasi pemrograman berbasis blok visual
  • Diskusi Daring serta refleksi (Padlet atau media sosial)
  • Kuis Interaktif
  • Aplikasi desain presentasi
  • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

tujuan

  • Memahami konsep berpikir komputasional
  • Menerapkan dekomposisi untuk memecah masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
  • Mengidentifikasi pola dalam berbagai situasi untuk membantu menyelesaikan masalah dengan lebih efisien.
  • Menggunakan abstraksi untuk menyaring informasi penting dan menyederhanakan masalah.
  • Menyusun algoritma sederhana dalam bentuk langkah-langkah logis

kegiatan

  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kalian menyelesaikan masalah sehari-hari, ketika lapar?'
  • Guru memberikan teka-teki atau tantangan sederhana (misalnya, 'Apakah kalian mengetahui makanan bernama Roti Lapis? Kita akan simulasi menjadi koki dan menyusun roti lapis bersama').
  • Guru memberikan teka-teki atau tantangan sederhana (misalnya, 'Jika Senin memakai seragam putih-merah, Selasa putih-biru, Rabu putih-merah, Kamis putih-biru, warna seragam hari Jumat adalah?')
  • Menampilkan video animasi singkat tentang berpikir komputasional.
  • Diskusi kelas tentang contoh berpikir komputasional dalam keseharian (misalnya, membuat resep masakan, bermain game, atau mencari barang yang hilang).
  • Eksplorasi, Siswa bekerja dalam kelompok untuk menemukan cara dalam permainan sederhana melalui LKPD yang diberikan (atau bisa menggunakan alternatif proyek lainnya seperti, mengurutkan langkah-langkah melakukan sikat gigi atau memberikan langkah-langkah memasang puzzle).
  • Aplikasi Digital, Siswa mencoba game edukasi berbasis blok visual untuk melihat konsep berpikir komputasional dalam coding sederhana.
  • Kegiatan kolaborasi aplikatif bersama wali murid di rumah.
  • Siswa berdiskusi bagaimana menyusun langkah-langkahnya dan menyadari bahwa masalah besar bisa dipecah menjadi beberapa langkah kecil.
  • Eksplorasi, siswa dalam kelompok diberikan skenario, misalnya 'Mempersiapkan perkemahan', lalu mereka harus memecahnya menjadi langkah-langkah kecil.
  • Diskusi Kelompok, mempresentasikan hasilnya di depan kelas.
  • Siswa diminta untuk mengurutkan dengan memberikan penjelasan pola.
  • Eksplorasi, Siswa diberikan beberapa pola dari kehidupan nyata (misalnya, pola hari dalam kalender, pola cuaca, pola dalam desain batik, atau mengatur meja di sekolah pada masing-masing kelas).
  • Diskusi & Presentasi, setiap kelompok menyajikan hasil temuan pola mereka yang berbeda-beda.
  • Siswa berdiskusi bagaimana menyusun langkah-langkahnya yang tepat dan membedakan informasi atau data yang penting serta yang belum dirasa penting (prioritizing).
  • Eksplorasi, siswa dalam kelompok menyusun algoritma untuk tugas tertentu.
  • Diskusi & Refleksi, Kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka.
  • Siswa menulis refleksi pendek: 'Di mana saya menggunakan berpikir komputasional dalam kehidupan sehari-hari?'
  • Guru dan siswa merangkum manfaat dekomposisi.
  • Siswa menuliskan satu masalah sehari-hari yang bisa dipecah menggunakan konsep ini.
  • Guru dan siswa merangkum manfaat pola
  • Siswa menuliskan contoh pola yang mereka temukan di rumah/sekolah.
  • Siswa berpasangan saling menceritakan kegiatan yang sudah diatur informasinya kepada pasangannya
  • Guru memberikan ringkasan pemahaman terkait abstraksi & algoritma