SiapQC lolos

Peta Treasure Hunt, Jelajahi Peta Digital, Indonesia dalam Peta Kreatif, Eksplorasi Geografis Indonesia

Modul ajar Peta Treasure Hunt, Jelajahi Peta Digital, Indonesia dalam Peta Kreatif, Eksplorasi Geografis Indonesia untuk Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas 5 fase C.

asesmen

  • Penilaian Diri (lembar refleksi peserta didik)
  • Penilaian Guru (Kriteria Penilaian: Tingkat pemahaman peserta didik tentang Peta Konvensional dan Kualitas serta relevansi kontribusi peserta didik dalam diskusi)
  • Asesmen Sumatif (menjawab pertanyaan menggunakan peta konvensional Indonesia dan peta digital Indonesia)

sumber belajar

  • Lingkungan sekolah
  • Google Maps

media

  • Peta konvensional sekolah
  • Petunjuk-petunjuk kecil
  • Kertas asturo putih ukuran 60 x 40 cm
  • Pensil
  • Penggaris
  • Kertas berukuran kecil (sekitar setengah lembar kertas)
  • Proyektor atau komputer
  • Google Maps
  • Perangkat komputer atau perangkat seluler dengan akses internet
  • Peta konvensional Indonesia
  • Peta digital Indonesia

tujuan

  • Memahami pentingnya peta konvensional dalam navigasi
  • Memahami konsep dasar pemetaan digital menggunakan Google Maps
  • Mengenal dan memahami letak geografis Indonesia dengan cara yang kreatif dan interaktif
  • Mengukur pemahaman siswa tentang letak geografis Indonesia menggunakan peta konvensional dan peta digital

kegiatan

  • Bagilah siswa menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok akan mulai permainan dari ruang kelas yang berbeda.
  • Setiap kelompok akan diberikan petunjuk awal dan peta konvensional sekolah mereka. Petunjuk awal akan memberi tahu mereka di mana mereka harus mencari petunjuk pertama.
  • Guru menjelaskan, dalam aktivitas 'Escape the Room' yang sudah dilakukan, siswa akan merasakan betapa pentingnya peta konvensional dalam menavigasi dan memecahkan teka-teki.
  • Guru menjelaskan bahwa hari ini Anda akan memperkenalkan mereka pada konsep 'peta digital' yang sangat menarik.
  • Bagikan kepada setiap siswa selembar kertas berukuran kecil (sekitar setengah lembar kertas) dan beri tugas sederhana: 'Gambar peta mini lingkungan sekitar sekolahmu.' Minta mereka menggambar elemen-elemen seperti gedung sekolah, lapangan, atau jalan-jalan di sekitar.
  • Guru memberikan pengantar singkat tentang peta digital dan mengapa peta ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Jelaskan bahwa Google Maps adalah salah satu perangkat lunak pemetaan digital yang sangat populer dan berguna.
  • Bagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok akan menerima dua tugas: satu tugas dengan peta konvensional dan satu tugas dengan peta digital.
  • Siswa akan diberikan dua peta, satu peta konvensional Indonesia dan satu peta digital Indonesia (misalnya, Google Maps). Gunakan peta-peta tersebut untuk menjawab pertanyaan yang diberikan.
  • Di seluruh sekolah, sembunyikan petunjuk-petunjuk kecil di Ruang Kelas 1 (Perpustakaan), Ruang Kelas 2 (Taman Sekolah), Ruang Kelas 3 (Kantin Sekolah), Ruang Kelas 4 (Ruang Guru), Ruang Kelas 5 (Ruang Musik), dan Ruang Kelas 6 (Aula Sekolah).
  • Setiap kelompok harus mencari petunjuk dan mengikuti petunjuk yang ada di peta untuk melanjutkan permainan. Mereka harus berkoordinasi sebagai tim untuk mencari petunjuk dan mengidentifikasi lokasi yang tepat.
  • Guru memberikan instruksi tentang bagaimana membuat peta sederhana. Siswa akan membuat peta lingkungan sekitar sekolah mereka.
  • Siswa bersama kelompoknya diberi kertas asturo putih ukuran 60 x 40 cm, pensil, dan penggaris, dan mereka diminta untuk menggambarkan peta lingkungan sekolah mereka. Mereka harus menyertakan lokasi sekolah, taman, lapangan olahraga, dan setidaknya satu landmark lainnya.
  • Beberapa siswa dapat secara sukarela mempresentasikan peta mini mereka di depan kelas. Minta mereka menjelaskan apa yang mereka gambar dan bagaimana itu terkait dengan lingkungan sekitar sekolah.
  • Tampilkan Google Maps pada layar kelas menggunakan proyektor atau komputer. Jelaskan berbagai elemen yang ada di Google Maps, seperti gedung-gedung, jalan, taman, tanda-tanda, serta cara untuk mencari lokasi dan merencanakan rute.
  • Adakan diskusi kelas tentang penggunaan Google Maps dalam kehidupan sehari-hari. Tanyakan kepada siswa apakah mereka pernah menggunakan Google Maps, baik untuk mencari lokasi tertentu, merencanakan perjalanan, atau mengetahui kondisi lalu lintas.
  • Perkenalkan Google Maps interaktif pada perangkat komputer atau perangkat seluler yang dapat diakses oleh siswa. Tunjukkan cara menjelajahi peta, mencari lokasi, dan mendapatkan informasi tentang lokasi tertentu.
  • Bagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil (misalnya, 3-4 siswa per kelompok) yang memiliki akses ke perangkat komputer atau perangkat seluler dengan akses internet untuk melakukan tugas eksplorasi menggunakan Google Maps.
  • Tugas dengan Peta Konvensional: Minta kelompok untuk mengambil peta konvensional Indonesia, berikan petunjuk untuk mencari beberapa titik referensi geografis penting di Indonesia (seperti Gunung Everest, Pulau Jawa, Danau Toba, dsb.), dan minta mereka menandai lokasi tersebut dengan warna dan gambar yang menarik.
  • Tugas dengan Peta Digital: Minta kelompok untuk menggunakan perangkat komputer atau tablet untuk membuka peta digital Indonesia (misalnya, Google Maps), mencari lokasi yang sama, dan membuat tangkapan layar atau mencatat informasi penting.
  • Kelompok yang pertama kali berhasil menemukan petunjuk terakhir dan melarikan diri dari ruang kelas mereka adalah pemenangnya.
  • Setelah beberapa siswa telah mempresentasikan peta mini mereka, jelaskan bahwa mereka telah melakukan sesuatu yang mirip dengan membuat peta digital mini.
  • Setelah kelompok menyelesaikan tugas mereka, mereka harus mempresentasikan hasil pekerjaan mereka kepada kelas. Mereka dapat menjelaskan letak geografis lokasi yang mereka temukan dan mengapa lokasi tersebut penting.
  • Sementara kelompok lain mendengarkan presentasi, siswa di kelas harus mencatat informasi penting tentang lokasi-lokasi tersebut.