SiapQC lolos
BELAJAR DARI BUMI (Mengajak peserta didik untuk menghargai dan menyelamatkan bumi)
Modul ajar Teks Cerita Fantasi untuk BAHASA INDONESIA kelas 5 fase C.
asesmen
- Asesmen formatif awal (Lembar refleksi membaca dan analisis novel)
- Asesmen sumatif 1 (Penilaian hasil penulisan cerita baru tiap kelompok)
- Asesmen sumatif 2 (Penilaian presentasi tiap kelompok)
- Asesmen sumatif 3 (Lembar refleksi presentasi)
- Rencana Tindak Lanjut (RTL) berupa tulisan usaha menjaga bumi
sumber belajar
- Novel Bumi karya Tere Liye
- Buku IPA
- Novel manual dan digital
- Internet
- Video motivasi (https://www.facebook.com/share/r/c1XWaAcENuEgTnJe/?mibextid=D5vuiz)
media
- Novel Bumi karya Tere Liye
- Laptop
- Handphone
- Komputer
- Infocus
- Kertas flip
- Folio
- Pulpen
- Spidol
- Power point / Aplikasi Canva
- Kostum dan properti presentasi
tujuan
- Memaknai kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk berbicara dan menyajikan gagasannya dengan cara menyampaikan tulisan berdasarkan fakta, pengalaman, dan imajinasi secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosa kata secara kreatif.
- Siswa mampu memaknai kosakata yang berkonotasi dan berdenotasi dalam cerita.
- Siswa mampu menyajikan gagasan baru dalam penulisan cerita berdasarkan fakta, pengalaman, dan imajinasi.
- Siswa mampu menuliskan cerita baru yang menarik terinspirasi dari novel Bumi karya Tere Liye dengan misi menghargai dan menyelamatkan bumi.
kegiatan
- Sebelum memasuki kegiatan pembelajaran untuk menulis teks cerita fantasi, guru memberikan pertanyaan pemantik untuk mengetahui background bacaan peserta didik di dalam kelas.
- Guru memberikan pengantar alasan dipilihnya novel Bumi karya Tere Liye sebagai bahan bacaan cerita fantasi untuk menjadi sumber inspirasi penulisan baru.
- Peserta didik diberikan waktu dua minggu untuk membaca penuh novel Bumi karya Tere Liye di rumah.
- Peserta didik masuk dalam kelompok setelah mengikuti tanya jawab dengan guru berdasarkan jumlah buku bacaan yang sudah pernah dibaca.
- Peserta didik mendengarkan penjelasan guru bahwa teks cerita fantasi menonjolkan pesan yang berguna, semesta berasal dari imajinasi penulis, kejadiannya tidak rasional, serta cerita berasal dari kemustahilan.
- Peserta didik menggali kembali materi unsur-unsur intrinsik dan struktur cerita teks fantasi, yaitu orientasi, komplikasi, resolusi, dan ending.
- Peserta didik menuliskan cerita baru dengan mengangkat cerita untuk menghargai dan menyelamatkan bumi dan mempresentasikannya.
- Peserta didik membaca novel karya Tere Liye berjudul Bumi yang dipinjam di perpustakaan sekolah, koleksi pribadi, atau secara online di Ipusnas.
- Peserta didik bersama kelompok mengupayakan mendapat buku serta menggunakan handphone atau laptop untuk mengakses secara mandiri.
- Peserta didik mengisi LKS 1 tentang hasil temuan dari novel Bumi karya Tere Liye secara mandiri di rumah.
- Pada pertemuan kedua, peserta didik menganalisis tokoh dan perwatakan serta latar, alur, dan nilai moral dari novel dalam kelompok di kelas (LKS 2).
- Peserta didik mendata kosakata yang ditemukan dan mencari artinya melalui kamus online KBBI daring dan Google.
- Peserta didik bergantian membacakan sinopsis, hasil pendataan perbedaan, serta analisis unsur intrinsiknya dan saling mendengarkan.
- Pada pertemuan ketiga, peserta didik mengutarakan pikiran mencoba mengambil inspirasi dari novel Bumi karya Tere Liye untuk menulis cerita baru dengan menggunakan tiga tokoh utama (Raib, Seli, Ali) dan Miss Selena.
- Peserta didik menulis dengan memperhatikan kebaruan gagasan, pengembangan karakter tokoh, plot, kreativitas imajinasi, kelancaran penulisan, tema, serta kohesi dan koherensi.
- Pada pertemuan keempat, peserta didik menyaksikan video dari Ibu Karlina Supelli tentang pentingnya sastra untuk kehidupan.
- Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan pesan menghargai dan menyelamatkan bumi, mengulas kembali hasil analisis, dan memutuskan latar, tokoh tambahan, kebaruan gagasan, unsur fantasi, dan alur.
- Peserta didik menampilkan hasil penulisan dalam bentuk tulisan beragam seperti power point, aplikasi canva, kertas flip, atau kertas folio.
- Peserta didik membaca ulang tulisan untuk memeriksa unsur cerita fantasi, struktur, perubahan sikap tokoh, pesan moral, dan kaidah kebahasaan.
- Pada pertemuan kelima, peserta didik menyempurnakan cerita dan mempersiapkan presentasi beserta kostum dan properti.
- Pada pertemuan keenam, peserta didik mempresentasikan hasil karya penulisan cerita fantasi di depan kelas secara berkelompok.
- Peserta didik mengerjakan asesmen formatif awal berupa lembar refleksi.
- Guru memberikan penilaian menggunakan rubrik sumatif untuk naskah cerita dan presentasi.
- Peserta didik mengerjakan asesmen sumatif 3 berupa lembar refleksi mandiri terkait presentasi.
- Peserta didik menuliskan rencana tindak lanjut (RTL) mengenai usaha menjaga bumi dengan kegiatan konkret.
- Guru memberikan apresiasi secara menyeluruh dan memberikan pesan agar peserta didik rajin menulis dan membaca karya orang lain.