SiapQC lolos
MODUL PENDIDIKAN AGAMA KHONGHUCU DAN BUDI PEKERTI
Modul ajar Perilaku Junzi - Sejarah Suci, Kitab Suci dan Perilaku Junzi untuk Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 4 fase B.
asesmen
- kuesioner untuk mengecek pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam hal memahami lima kebajikan.
- Cek pemahaman peserta didik dalam menyebutkan 5 kebajikan beserta contohnya.
- Pemastian ketercapaian Pemahaman Peserta didik (dapat dengan penugasan menulis 仁 ren ,cinta kasih 义 yi,kebenaran 礼 li,kesusilaan 智 zhi,bijaksana 信 xin, dapat dipercaya sesuai panduan dibuku)
- Pendokumentasian hasil pengamatan guru terhadap perkembangan sikap peserta didik berkenaan dengan keimanan, ketaaatan, dan kedisiplinan
sumber belajar
- Buku Siswa dan Buku Guru Kelas 4 Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Pusat Kurikulum dan Perbukuan Tahun 2021
- Buku Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Untuk Kelas IV SD, Pelajaran 1C Pedoman Lima Kebajikan, Cetakan Pertama 2021
media
- Kitab Sishu
- Lagu Rohani “Mentari Pagi”
- Kertas peraga
- Kartu 5 kebajikan
tujuan
- melafalkan dengan tepat 仁 ren ,cinta kasih 义 yi,kebenaran 礼 li,kesusilaan 智 zhi,bijaksana 信 xin, dapat dipercaya.
- menulis dengan tepat 仁 ren ,cinta kasih 义 yi,kebenaran 礼 li,kesusilaan 智 zhi,bijaksana 信 xin, dapat dipercaya.
- menguraikan arti dengan tepat 仁 ren ,cinta kasih 义 yi,kebenaran 礼 li,kesusilaan 智 zhi,bijaksana 信 xin, dapat dipercaya.
- menjelaskan tentang cara mengembangkan pedoman lima kebajikan dengan benar.
- menerapkan benih-benih watak sejati dalam kehidupan sehari-hari.
- bersikap mandiri.
kegiatan
- Memberi salam kepada guru
- membaca doa pembuka dan Delapan Pengakuan Iman.
- Peserta didik membaca syair sanjak.
- Guru memberi penjelasan tentang arti sanjak.
- Melantunkan lagu gubahan
- Peserta didik berbaris sesuai dengan abjad nama mereka kemudian menyatakan langkah-langkah prosesi yang dilaksanakan ketika sembahyang.
- Menyanyikan lagu “Membina Diri Itulah Pokok”.
- Peserta didik diminta untuk menyerahkan tugas.
- Peserta didik mencermati gambar yang diberikan oleh guru (kegiatan yang baik/buruk)
- Peserta didik mencermati gambar yang diberikan oleh guru (perbuatan yang tidak patut dilakukan)
- Peserta didik diajak untuk jingzuo bersyukur atas karunia Tuhan berupa benih Watak Sejati
- Peserta didik dibimbing untuk aktif menjawab pertanyaan, guru menulis jawaban para siswa di papan tulis.
- Guru merekatkan kertas peraga di papan tulis. Kertas berisi makna, tujuan, contoh, cara, dan manfaat Watak Sejati.
- Peserta didik mencoba menjawab dengan menulis sesuai dengan kolom yang disediakan.
- Peserta didik diminta untuk menyimpulkan arti Watak Sejati dari hasil diskusi.
- Setiap peserta didik menanami dirinya menjadi satu kata dari 5 kebajikan (ren, yi, li, zhi, xin). Guru mengocok dan memilih kartu, ketika nama kebajikan disebutkan, peserta didik yang mempunyai nama tersebut segera menyebutkan contoh dari kebajikan tersebut secara bergantian dan tidak boleh ada yang sama.
- Penjelasan makna yang terkandung dalam syair lagu “Membina Diri Itulah Pokok”
- Pembacaan Kitab Daxue VII:1 tentang Meluruskan Hati Membina Diri.
- Berkaitan dengan karakter Junzi, peserta didik diharapkan dapat memahami benih-benih Watak Sejati dan mampu menerapkan Pedoman Lima Kebajikan dalam kehidupan melalui pembinaan diri.
- Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya.
- Peserta didik diajak untuk mengartikan dan mengamati contoh/jenis implementasi 仁ren,义yi,礼li,知zhi,信xin dalam kehidupan sehari-hari.
- Mengulang materi dengan kartu 5 kebajikan.
- Peserta didik diberi tugas di rumah membuat kartu 5 kebajikan.
- Peserta didik diharapkan bisa bekerja secara individu tanpa melihat buku. Hasilnya dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.
- Guru mengingatkan peserta didik untuk melaksanakan kegiatan Keluarga Junzi
- Guru mengingatkan peserta didik untuk mencatat Komunikasi Guru dan Orang Tua
- Peserta didik mencermati gambar yang diberikan oleh guru (berdoa, bersembahyang, bao xin bade, berperilaku lima kebajikan)
- Guru menyiapkan kertas kecil bertuliskan 1 kata/kalimat berdoa, bersembahyang, membina diri, bao xin bade, shanzai, lima kebajikan.
- Peserta didik diajak berkumpul dan menyebarkan potongan kertas, peserta didik mengambil beberapa potong dan mencoba menyusun serta diminta untuk menjelaskan.
- Guru mengajak peserta didik melakukan jingzuo 静坐 atau duduk tenang sejenak untuk bersyukur atas karunia Tian berupa benih-benih Watak Sejati.
- Penjelasan menulis hanzi 仁ren,义yi,礼li,知zhi,信xin.
- Mengamati lima kebajikan 仁ren,义yi,礼li,知zhi,信xin.
- Guru menerangkan arti dari setiap hanzi, 仁ren,义yi,礼li,知zhi,信xin serta melafalkannya secara tepat.
- Menuliskan sesuai goresan 仁ren,义yi,礼li,知zhi,信xin.
- Menyanyikan secara bersahutan lagu gubahan Ibadah.
- Penjelasan menulis hanzi 智zhi, 信xin.
- Mengamati huruf hanzi 智zhi, 信xin.
- Guru memaparkan definisi setiap hanzi dan melafalkan.
- Menulis sesuai goresan 智zhi, 信xin .
- Membaca dan merenungkan ayat Mengzi VIIB:16.
- Guru mengajak peserta didik untuk membuat perbandingan jenis ibadah (doa, sembahyang, membina diri).
- Guru dan peserta didik melihat dan mempelajari definisi, tujuan, contoh/jenis ibadah berkaitan dengan kewajiban ibadah umat Khonghucu dan penerapan pelaksanaan 仁ren,义yi,礼li,知zhi,信xin dalam kehidupan sehari-hari.
- Mengulas materi tentang definisi, tujuan, contoh/jenis ibadah, cara beribadah yang benar dan manfaatnya, cara-cara membina diri, dan menuliskan hanzi 仁ren,义yi,礼li,知zhi,信xin.
- Guru menanya peserta didik hasil kegiatan Keluarga Junzi
- Guru menanya peserta didik hasil Komunikasi Guru dan Orang Tua
- Menyanyikan lagu gubahan “Membina Diri Itulah Pokok”, membacakan doa penutup dan memberi salam pada guru.
- Menyanyikan lagu gubahan “Mentari Pagi”, membacakan doa penutup dan memberi salam pada guru.