SiapQC lolos
Mengurutkan Pecahan
Modul ajar Mengurutkan Pecahan untuk Matematika kelas 4 fase B.
asesmen
- Asesmen awal (permainan Aku Lebih Besar)
- Asesmen formatif sebagai pembelajaran menggunakan plastisin untuk membuat dan membandingkan bentuk pecahan
- Asesmen formatif tambahan dari Buku Paket Matematika untuk SD/MI Kelas IV
- Permainan Berbaris Tanpa Kata
- Asesmen Sumatif Matematika Mengurutkan Pecahan (Lembar Kerja Peserta Didik dan rubrik penilaian)
- Refleksi Diri Peserta Didik
sumber belajar
- https://drive.google.com/file/d/1cUjbGJvMy8mnCbXlFP7ODQMBETsQEhsx/view
- https://cdn.pixabay.com/photo/2014/04/02/17/00/boƩle-307638_960_720.png
- https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/MatemaƟka-untuk-SDMI-Kelas-IV
- https://freesvg.org/img/1505820172.png
- www.canva.com
- https://www.vecteezy.com/png/9415660-cartoon-student-boy
media
- 5 Botol bekas ukuran 600 ml atau 2 liter dengan tanda spidol
- Air dalam ember
- Corong
- Lap atau pel
- Lilin mainan, plastisin, atau tanah liat
- Cetakan bentuk bulat (gelas, piring, mangkok)
- Alas untuk menaruh plastisin
- Alat pemotong (penggaris, pisau)
- Penanda (ranting, tusuk gigi, kancing)
- Tali dengan panjang 120 cm atau 240 cm dengan tanda warna
- Jepitan baju atau solatip
- Kertas seukuran kartu bertuliskan angka pecahan
- Lembar Asesmen Sumatif
- Lembar Refleksi
- Ruang kelas
- Papan tulis
- Alat tulis berwarna
- Penggaris papan tulis
tujuan
- Membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan sederhana dengan menggunakan benda konkret, gambar, simbol matematika serta letaknya pada garis bilangan.
kegiatan
- Melakukan asesmen awal untuk menentukan tingkat kompetensi awal siswa melalui permainan Aku Lebih Besar.
- Sebelum kelas dimulai, guru memberi kesempatan peserta didik untuk menjawab pertanyaan pemantik: Berapa banyak air yang dapat kalian minum dalam satu kali tegukan?
- Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk aktivitas pemantik membagi bagian nomor 1 sampai 4 menjadi beberapa bagian sama besar pada pertemuan kedua.
- Peserta didik melakukan percobaan membandingkan pecahan menggunakan 5 botol bekas ukuran sama yang diberi tanda ¼, ½, dan ¾ bagian, air, dan corong.
- Bagian pertama: Guru meminta peserta didik mengisi botol sampai penuh dan mengenalkan konsep 1 botol penuh air.
- Bagian kedua: Peserta didik mengisi botol hingga garis tengah, mengenalkan konsep setengah atau satu per dua (1/2).
- Bagian ketiga: Peserta didik mengisi botol hingga garis paling bawah, mengenalkan konsep seperempat atau satu per empat (1/4).
- Bagian keempat: Peserta didik mengurutkan jumlah air dalam botol dari yang paling sedikit ke yang paling banyak dan memahami pecahan senilai.
- Pertemuan kedua: Peserta didik melakukan percobaan mengurutkan pecahan menggunakan tali sebagai garis bilangan dengan jepitan baju atau solatip dan kartu pecahan.
- Peserta didik melakukan asesmen formatif permainan Berbaris Tanpa Kata dalam kelompok untuk menyusun urutan pecahan dari terkecil hingga terbesar.
- Pada akhir penjelasan Guru memberi apresiasi kepada setiap peserta didik yang membantu dalam menjelaskan pelajaran di kelas.
- Sebelum kelas ditutup, seluruh peserta didik merefleksikan diri mereka dari apa yang dipelajari pada hari ini dengan menjawab beberapa pertanyaan sederhana secara lisan.
- Peserta didik mengisi form refleksi pribadi mengenai materi pecahan.