SiapQC lolos

Belajar Bilangan Cacah Menyenangkan

Modul ajar Bilangan cacah untuk Matematika kelas 4 fase B.

asesmen

  • Peserta didik mampu membaca, menulis dan menentukan nilai tempat bilangan cacah.
  • Peserta didik mampu menerapkan konsep nilai tempat Untuk Melakukan Penjumlahan.
  • Peserta didik mampu menerapkan melakukan operasi penjumlahan bilangan cacah.
  • Peserta didik mampu menerapkan konsep nilai tempat untuk melakukan operasi pengurangan.
  • Peserta didik mampu menerapkan melakukan operasi pengurangan bilangan cacah.
  • Peserta didik mampu memahami operasi perkalian menggunakan media konkret.
  • Peserta didik mampu menerapkan melakukan operasi perkalian.
  • Peserta didik mampu memahami operasi pembagian menggunakan media konkret.
  • Peserta didik mampu menerapkan melakukan operasi pembagian.

sumber belajar

  • canva
  • https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/Matematika-untuk-SDMI-Kelas-IV
  • https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/Buku-Panduan-Guru-Matematika-untuk-SDMI-Kelas-IV
  • https://id.pinterest.com/pin/204843483044842615/
  • https://id.pinterest.com/pin/204843483044842614/

media

  • kartu bilangan
  • kertas origami
  • kotak
  • karton besar
  • lembar aktivitas
  • blok basis sepuluh
  • lidi
  • tusuk gigi
  • alat peraga penjumlahan teknik menyimpan (kardus dan bekas tutup botol)
  • alat peraga pengurangan teknik meminjam (kardus dan bekas tutup botol)
  • manik-manik
  • kancing
  • kelereng
  • gambar print ikan dan aquarium
  • wadah (piring kertas)
  • batu
  • kerikil
  • permen

tujuan

  • Membaca dan menulis bilangan
  • Menentukan nilai tempat bilangan
  • Menentukan hasil penjumlahan dan pengurangan
  • Menentukan hasil perkalian dan pembagian bilangan menggunakan benda konkret, gambar dan simbol matematika

kegiatan

  • Pertanyaan pemantik: Bisakah kalian menyebutkan angka yang ada pada kartu bilangan tersebut?
  • Guru merancang sebuah cerita kontekstual tentang kunjungan ke pasar atau supermarket.
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik: Bisakah kalian menyebutkan harga barang yang tertera?
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik: Bisakah menuliskan harga barang yang tertera?
  • Peserta didik oleh guru dibagi ke dalam beberapa kelompok secara heterogen.
  • Pertanyaan pemantik tentang penjumlahan bilangan cacah: Apa yang kalian ketahui tentang penjumlahan?
  • Pertanyaan pemantik tentang penjumlahan bilangan cacah: Ada berapa cara menyelesaikan operasi hitung penjumlahan yang kamu ketahui?
  • Pertanyaan pemantik tentang penjumlahan bilangan cacah: Kapan kita menggunakan penjumlahan di kehidupan sehari-hari?
  • Peserta didik menyelesaikan soal kontekstual yang dirancang guru. (Contoh: Pak Toni memiliki kebun apel di dua daerah yang berbeda. Kebun apel pertama di Kota Jember sebanyak 131 pohon dan kebun apel kedua di Kota Banyuwangi sebanyak 321 pohon. 1. Berapa banyak pohon apel Pak Toni? 2. Bagaimana cara kalian menghitungnya?)
  • Peserta didik mendiskusikan mengenai berbagai macam cara menyelesaikan soal cerita.
  • Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik tentang pengurangan bilangan cacah: Apa yang kalian ketahui tentang pengurangan?
  • Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik tentang pengurangan bilangan cacah: Ada berapa cara menyelesaikan operasi hitung pengurangan yang kamu ketahui?
  • Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik tentang pengurangan bilangan cacah: Kapan kita menggunakan pengurangan di kehidupan sehari-hari?
  • Guru merancang sebuah cerita kontekstual tentang pengurangan (contoh buku perpustakaan: 265 buku pelajaran, 132 buku dipinjam).
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik: Berapa jumlah buku pelajaran sekarang?
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik: Bagaimana caramu menghitungnya?
  • Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik tentang perkalian bilangan cacah: Apa yang kamu ketahui tentang perkalian?
  • Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik tentang perkalian bilangan cacah: Ada berapa cara menyelesaikan operasi hitung perkalian yang kamu ketahui?
  • Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik tentang perkalian bilangan cacah: Kapan kita menggunakan perkalian di kehidupan sehari-hari?
  • Peserta didik mengamati gambar.
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik: Berapa jumlah seluruh donat pada gambar tersebut?
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik: Bagaimana caramu menghitung jumlah seluruh donat tersebut?
  • Peserta didik diberikan kesempatan untuk menghitung seluruh donat dengan berbagai cara.
  • Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik tentang pembagian bilangan cacah: Apa yang kamu ketahui tentang pembagian?
  • Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik tentang pembagian bilangan cacah: Ada berapa cara menyelesaikan operasi hitung pembagian yang kamu kerahui?
  • Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik tentang pembagian bilangan cacah: Kapan kita menggunakan pengurangan di kehidupan sehari-hari?
  • Peserta didik mengamati gambar
  • Peserta didik menghitung seluruh permen dengan berbagai cara: Berapa jumlah seluruh permen pada gambar tersebut?
  • Peserta didik menghitung seluruh permen dengan berbagai cara: Jika dibagikan kepada 4 orang sama banyak berapakah masing-masing permen yang didapat?
  • Peserta didik menghitung seluruh permen dengan berbagai cara: Bagaimana caramu membagi permen tersebut?
  • Setiap kelompok menyiapkan kertas origami berukuran 10 cm x 10 cm lalu menuliskan angka "0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9" dengan warna origami berbeda yaitu biru, orange, hijau, merah untuk digunakan sebagai kartu bilangan.
  • Media dapat disesuaikan dengan ketersediaan peralatan di sekolah.
  • Peserta didik mempersiapkan 4 kotak dan menuliskan ribuan, ratusan, puluhan, satuan sesuai warna.
  • Peserta didik mendengarkan cerita guru tentang jarak rumah ke supermarket.
  • Peserta didik mengambil kartu bilangan lalu menempel kertas origami sesuai dengan nilai tempatnya.
  • Masing-masing peserta didik dalam kelompoknya bermain acak kartu bilangan dengan cara menempelkan 4 kartu bilangan lalu menuliskan nama bilangan dengan tepat beserta nilai tempatnya pada karton besar. contoh: 1564 (Dibaca: Seribu lima ratus enam puluh empat)
  • Alternatif: Disediakan lembar aktivitas menjodohkan nama bilangan, lambang bilangan serta nilai tempat bilangan cacah secara mandiri. (terlampir di halaman 8 dan 9)
  • Peserta didik bersama guru menggunakan blok basis sepuluh (alternatif lain dapat menggunakan lidi atau tusuk gigi) untuk menunjukkan bilangan secara konkret.
  • Peserta didik membuat bagan tabel nilai tempat untuk menunjukkan bilangan ke 1 dan bilangan ke 2. Tabel Nilai Tempat
  • Peserta didik mendemonstrasikan dan menjelaskan penjumlahan menggunakan tabel nilai tempat. Menjumlah menggunakan tabel nilai tempat: Buku siswa: https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/Buku-Panduan-Guru-Matematika-untuk-SDMI-Kelas-IV Halaman 29
  • Guru menyiapkan alat peraga penjumlahan teknik menyimpan terbuat dari bahan kardus dan bekas tutup botol. Sumber : https://id.pinterest.com/pin/204843483044842615/
  • Peserta didik mempraktekan menggunakan alat peraga teknik menyimpan di atas. Alternatif: Disediakan kertas karton untuk ditempel di depan kelas dengan soal penjumlahan bilangan cacah sampai 10.000 yang disajikan menggunakan kartu bilangan. (terlampir di halaman 15)
  • Peserta didik mengerjakan lembar aktivitas penjumlahan menggunakan tabel nilai tempat secara mandiri.
  • Peserta didik dapat menggunakan blok basis sepuluh, lidi atau es krim untuk menunjukkan bilangan secara konkret.
  • Peserta didik membuat bagan tabel nilai tempat.
  • Peserta didik menggunakan tabel nilai tempat menunjukkan bilangan ke 1 dan bilangan ke 2. Bagan Tabel Nilai Tempat
  • Peserta didik mendemonstrasikan dan menjelaskan pengurangan menggunakan tabel nilai tempat. Buku siswa: https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/Buku-Panduan-Guru-Matematika-untuk-SDMI-Kelas-IV Halaman 34-36
  • Peserta didik mengerjakan lembar aktivitas pengurangan menggunakan tabel nilai tempat secara mandiri. Buku siswa: https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/Buku-Panduan-Guru-Matematika-untuk-SDMI-Kelas-IV Halaman 34-36
  • Guru menyiapkan alat peraga pengurangan tekhnik meminjam terbuat dari bahan kardus dan bekas tutup botol. Sumber : https://id.pinterest.com/pin/204843483044842614/
  • Peserta didik mempraktekan menggunakan alat peraga pengurangan teknik meminjam.
  • Alternatif: Disediakan kertas karton untuk ditempel di depan kelas dengan soal pengurangan bilangan cacah sampai 10.000 yang disajikan. (lampiran di halaman 21)
  • Peserta didik mengerjakan lembar aktivitas pengurangan menggunakan tabel nilai secara mandiri.
  • Peserta didik di bagi menjadi beberapa kelompok heterogen.
  • Peserta didik ditunjukkan media konkret berupa manik-manik, kancing atau kelereng untuk menunjukkan proses perkalian.
  • Peserta didik diajak untuk mengamati dan menghitung menggunakan penjumlahan berulang menggunakan benda konkret.
  • Peserta didik bersama guru menyepakati bahwa perkalian merupakan penjumlahan berulang.
  • Guru memberi contoh peserta didik melakukan perkalian bersusun ke bawah. Buku siswa: https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/Buku-Panduan-Guru-Matematika-untuk-SDMI-Kelas-IV Halaman 39-42
  • Setiap kelompok diberikan lembar aktivitas yang berkaitan dengan operasi perkalian bilangan cacah sampai 100. (terlampir di halaman 26)
  • Alternatif: Menggunakan alat peraga konkret untuk mendemonstrasikan perkalian tersebut, dapat pula menggunakan gambar print ikan dan aquarium lalu menuliskan kalimat matematikanya. (terlampir di halaman 27 dan 28)
  • Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok.
  • Peserta didik menggunakan media konkret berupa Permen pilihan alternatif: batu/kerikil/manik-manik serta wadah/tempat (bisa berbentuk piring kertas)untuk menunjukkan proses pembagian.
  • Peserta didik mendemonstrasikan pembagian menggunakan media konkret tersebut lalu menuliskan pada tabel pembagian berikut: Buku siswa: https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/Buku-Panduan-Guru-Matematika-untuk-SDMI-Kelas-IV Halaman 44-46
  • Alternatif lain peserta didik membuat kalimat matematika pembagian menggunakan pengurangan berulang.
  • Guru memberi contoh peserta didik melakukan pembagian bersusun ke bawah. Buku siswa: https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/Buku-Panduan-Guru-Matematika-untuk-SDMI-Kelas-IV Halaman 44-46
  • Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok beranggotakan 5 anak.
  • Setiap kelompok diberikan lembar aktivitas yang berkaitan dengan operasi perkalian bilangan cacah sampai 100.
  • Peserta didik bermain peran menjadi chef cookies sesuai lembar aktivitas. (terlampir di halaman 33)
  • Alternatif: Disediakan wadah di depan kelas dengan soal pembagian bilangan cacah sampai 100 yang disajikan. Peserta didik menerima benda konkret seperti batu, permen atau kancing dan wadah. Dapat pula menggunakan gambar print pada lembar aktivitas (sesuai dengan kondisi di sekolah masing-masing). (terlampir di halaman 34 dan 35)
  • Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran mengenai membaca, menulis dan menentukan nilai tempat bilangan cacah.
  • Peserta didik dibantu oleh guru menyimpulkan hasil pekerjaannya mengenai penjumlahan bilangan cacah sampai 10.000.
  • Peserta didik dibantu oleh guru menyimpulkan hasil pekerjaannya mengenai pengurangan bilangan cacah.
  • Peserta didik dibantu oleh guru menyimpulkan hasil pekerjaannya mengenai perkalian bilangan cacah.
  • Peserta didik dibantu oleh guru menyimpulkan hasil pekerjaannya mengenai pembagian bilangan cacah sampai 100.