SiapQC lolos
ALAT INDRA MANUSIA, FUNGSI DAN PEMELIHARAANNYA
Modul ajar Alat indra manusia, fungsi dan pemeliharaannya untuk Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas 4 fase B.
asesmen
- Pengamatan (dilakukan saat siswa melaksanakan kegiatan sesuai LKS)
- Tes tulis (dilakukan di akhir pertemuan keempat)
- Portofolio
- Penilaian kegiatan presentasi (pedoman penilaian terlampir: pedoman penilaian kegiatan siswa 7)
- Penilaian LKS (pedoman penilaian kegiatan siswa 1-6)
sumber belajar
- Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas IV, Jakarta, Puskurbuk, 2021
- Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas IV, Jakarta, Puskurbuk, 2021
- Materi Ajar
- Video pembelajaran (sumber video menyesuaikan)
media
- https://www.youtube.com/watch?v=pBlTbnTSvZw
- https://youtu.be/AlU9N3-fCHo?t=22
- https://www.youtube.com/watch?v=XQwkXqjtrlU
- https://www.youtube.com/watch?v=UHfI2syvDbE
- https://youtu.be/6yFuwivd0rM?t=19
- Komputer
- LCD Projector
- Jaringan internet
- media gambar mata
- media gambar telinga
- media gambar hidung
- media gambar lidah
- media gambar kulit
tujuan
- Siswa menganalisis hubungan antara bentuk dan fungsi bagian tubuh manusia (panca indra)
kegiatan
- Guru memberi salam kepada siswa kemudian melakukan tanya jawab untuk mengetahui dan memastikan siswa sudah menguasai materi mangenai anggota tubuh dan fungsinya.
- Guru memberi salam kepada siswa kemudian melakukan review kegiatan pada pertemuan sebelumnya. Guru membimbing siswa untuk mempersiapkan pembelajaran.
- Guru memberi salam kepada siswa kemudian melakukan review kegiatan pada pertemuan sebelumnya. Guru membimbing siswa untuk mempersiapkan pembelajaran.
- Guru memberi salam kepada siswa.
- Guru bersama siswa mereview pembelajaran pada pertemuan sebelumnya.
- Guru memandu siswa melakukan permainan sederhana. Siswa diminta untuk berdiri dan mengatur jarak dengan temannya. Guru memberikan memberi tahukan aturan main: Guru akan bercerita, siswa harus memperhatikan dengan seksama. Jika dalam cerita nanti guru menyebutkan kata mata maka siswa harus duduk. Jika guru mengucapkan kata telinga, siswa harus angkat tangan. Jika mengucapkan hidung harus tepuk 1 kali. Jika ada siswa yang salah melakukan harus langsung berkumpul di belakang, begitu seterusnya hingga cerita selesai, siswa yang tersisa adalah pemenangnya. Cerita bisa dibuat guru sesuai selera. Contoh cerita: Kemarin andi pergi ke ikan. Sepanjang mata memandang, terlihat berbagai jenis ikan. (ketika disebut kata mata seharusnya siswa duduk, jika ada yang masih berdiri berarti dia harus menyingkir ke belakang) Sambil berjalan dia menutup hidungnya karena bau yang menyengat. Beberapa pasang mata melihat Andi. Dst...
- Guru mengajukan pertanyaan kepada siswa tentang tempat wisata yang disukai dan pernah didatangi. Dari sekian banyak jawaban, guru memilih salah satu tempat wisata untuk dijadikan contoh. Kemudian guru bercerita tentang keindahan tempat tersebut. Guru bisa juga meminta salah satu siswa untuk membacakan cerita. (Contoh cerita terlampir di Lembar Kegiatan 1).
- Kegiatan bercerita ini diperlukan untuk merespon siswa auditori (lebih suka belajar dengan mendengarkan).
- Contoh cerita tersebut adalah tentang keindahan tempat wisata Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan Jawa Timur. (contoh bisa disesuaikan dengan memanfaatkan kearifan lokal setempat).
- Setelah kegiatan membaca cerita selesai, guru melakukan tanya jawab untuk memantik siswa berpikir kritis. Contoh pertanyaan yang diajukan: * Aroma sate kelinci yang mengundang selera, tidak bisa kita cium baunya dengan baik saat kita sedang pilek. Mengapa bisa demikian? * Ada sebagian orang yang tidak bisa melihat dengan jelas keindahan benda-benda sekitar yang jaraknya jauh. Ada juga orang yang tidak bisa membaca tulisan yang jaraknya dekat. Mengapa bisa demikian? Guru bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan lain sejenis.
- Guru memotivasi siswa dengan menginformasikan bahwa pertanyaan-pertanyaan tadi bisa diselesaikan dengan melakukan beberapa kegiatan pada pembelajaran ini.
- Kegiatan berupa praktik observasi/ pengamatan, dimana tiap-tiap kegiatan dipandu dengan menggunakan Lembar Kegiatan Siswa.
- Kegiatan ini akan merespon siswa visual dan auditori (lebih suka belajar dengan mengamati dan melakukan).
- Berdasarkan cerita di awal tadi, siswa diminta mengidentifikasi bagian tubuh yang berfungsi sebagai alat indra. Identifikasi dilakukan dengan mengisi tabel di Lembar Kegiatan 1.
- Selama kegiatan 1 berlangsung, Guru melakukan penilaian kegiatan siswa (pedoman penilaian terlampir: pedoman penilaian kegiatan siswa 1)
- Setelah menyelesaikan Lembar Kegiatan 1, guru membimbing siswa untuk mendefinisikan dengan bahasa mereka sendiri tetang pengertian panca indra.
- Guru membantu menyempurnakan definisi yang dibangun siswa sesuai dengan konsep yang benar. (Materi terlampir dalam Materi Ajar)
- Guru menekankan pentingnya bersyukur dan menambah keimanan kepada Tuhan atas karunia-Nya berupa panca indra.
- Siswa melakukan kegiatan observasi tentang mata dan bagian-bagiannya sesuai dengan petunjuk di Lembar Kegiatan 2 (terlampir)
- Sebagai pengantar kegiatan 2, guru menampilkan video tentang mata. (sumber video: https://www.youtube.com/watch?v=pBlTbnTSvZw) Sebagai alternatif jika tidak tersedia sarana computer, guru dapat menampilkan media gambar mata dan bagiannya
- Siswa melakukan pengamatan.
- Guru mendorong siswa untuk berani mengemukakan gagasan dan bertanya. Hal ini untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka.
- Selama kegiatan 2 berlangsung, Guru melakukan penilaian kegiatan siswa (pedoman penilaian terlampir: pedoman penilaian kegiatan siswa 2)
- Setelah selesai melakukan kegiatan 2, guru melakukan tanya jawab untuk memastikan siswa sudah menguasai materi alat indra penglihatan/ mata. Contoh pertanyaan: • Apa saja bagian dari mata? • Apa fungsi dari: lensa mata, kornea, pupil, dst... Di sini guru memastikan siswa sudah menguasai konsep dengan benar. Sebagai panduan, guru menyesuaikan dengan materi ajar (terlampir).
- Guru menanyakan ke siswa, siapa yang suka musik? Bagian indra mana yang kita gunakan untuk menikmati musik?
- Untuk merangsang siswa berpikir kritis, guru meminta siswa melihat telinga teman di sampingnya. Kemudian menanyakan kepada siswa, bagaimana caranya telinga kita bisa mendengar? Di bagian mana suara itu bisa kita dengar?
- Guru memotivasi siswa bahwa dengan kegiatan kali ini siswa akan bisa menjawab pertanyaan tersebut.
- Siswa melanjutkan kegiatan observasi tentang telinga sesuai dengan petunjuk di Lembar Kegiatan 3 (terlampir)
- Sebagai pengantar kegiatan 3, guru menampilkan video tentang telinga. (sumber video: https://youtu.be/AlU9N3-fCHo?t=22) Sebagai alternatif jika tidak tersedia sarana komputer, guru dapat menampilkan media gambar telinga dan bagiannya
- Siswa melakukan pengamatan.
- Selama kegiatan 3 berlangsung, Guru melakukan penilaian kegiatan siswa (pedoman penilaian terlampir: pedoman penilaian kegiatan siswa 3)
- Setelah selesai melakukan kegiatan 3, guru melakukan tanya jawab untuk memastikan siswa sudah menguasai materi alat indra pendengaran/ telinga. Contoh pertanyaan: • Apa saja bagian dari telinga? • Bagaimana proses telinga bisa mendengar? Dst... Di sini guru memastikan siswa sudah menguasai konsep dengan benar. Sebagai panduan, guru menyesuaikan dengan materi ajar (terlampir).
- Guru menekankan pentingnya bersyukur dan menambah keimanan kepada Tuhan atas karunia-Nya berupa telinga.
- Sebagai persiapan kegaiatan berikutnya, guru meminta siswa memegang hidung mereka masing-masing. Kemudian menanyakan kepada siswa, bagaimana caranya hidung kita bisa membau? Kenapa kalau waktu pilek penciuman kita juga menurun? Dst...
- Guru memotivasi siswa bahwa dengan kegiatan kali ini siswa akan bisa menjawab pertanyaan tersebut.
- Siswa melanjutkan kegiatan observasi tentang hidung sesuai dengan petunjuk di Lembar Kegiatan 4 (terlampir)
- Sebagai pengantar kegiatan 4, guru menampilkan video tentang hidung. (sumber video: https://www.youtube.com/watch?v=XQwkXqjtrlU) Sebagai alternatif jika tidak tersedia sarana komputer, guru dapat menampilkan media gambar hidung dan bagiannya
- Siswa melakukan pengamatan.
- Selama kegiatan 4 berlangsung, Guru melakukan penilaian kegiatan siswa (pedoman penilaian terlampir: pedoman penilaian kegiatan siswa 4)
- Setelah selesai melakukan kegiatan 4, guru melakukan tanya jawab untuk memastikan siswa sudah menguasai materi alat indra penciuman/ hidung. Contoh pertanyaan: • Apa saja bagian dari hidung? • Bagaimana fungsi hidung? Dst... Di sini guru memastikan siswa sudah menguasai konsep dengan benar. Sebagai panduan, guru menyesuaikan dengan materi ajar (terlampir).
- Guru menekankan pentingnya bersyukur dan menambah keimanan kepada Tuhan atas karunia-Nya berupa hidung.
- Guru menanyakan ke siswa, apa makanan favorit kalian? Bagian indra mana yang kita gunakan untuk menikmati makanan? Dst...
- Untuk merangsang siswa berpikir kritis, guru menanyakan kepada siswa, bagaimana lidah kita bisa merasakan macam-macam rasa? Manis, asin, pahit, asam, dst.. Mengapa lidah kita ada air liurnya?
- Guru memotivasi siswa bahwa dengan kegiatan kali ini siswa akan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
- Siswa melanjutkan kegiatan observasi tentang lidah sesuai dengan petunjuk di Lembar Kegiatan 5 (terlampir)
- Sebagai pengantar kegiatan 5, guru menampilkan video tentang lidah. (sumber video: https://www.youtube.com/watch?v=UHfI2syvDbE) Sebagai alternatif jika tidak tersedia sarana komputer, guru dapat menampilkan media gambar lidah dan bagiannya
- Siswa melakukan pengamatan.
- Selama kegiatan 5 berlangsung, Guru melakukan penilaian kegiatan siswa (pedoman penilaian terlampir: pedoman penilaian kegiatan siswa 5)
- Setelah selesai melakukan kegiatan 5, guru melakukan tanya jawab untuk memastikan siswa sudah menguasai materi alat indra pendengaran/ telinga. Contoh pertanyaan: • Bagian lidah sebelah mana yang merasakan manis? Yang merasakan asin? dst • Bagaimana proses lidah bisa membedakan rasa? Di sini guru memastikan siswa sudah menguasai konsep dengan benar. Sebagai panduan, guru menyesuaikan dengan materi ajar (terlampir).
- Guru menekankan pentingnya bersyukur dan menambah keimanan kepada Tuhan atas karunia-Nya berupa lidah.
- Sebagai persiapan kegaiatan berikutnya, guru meminta siswa memegang kulit tangan mereka masing-masing. Kemudian menanyakan kepada siswa, bagaimana rasanya kulit kita kalau terkena sinar matahari? Bagaimana rasanya kalau memegang es? Dst Bagaimana caranya kulit kita bisa merasakan seperti itu?
- Guru memotivasi siswa bahwa dengan kegiatan kali ini siswa akan bisa menjawab pertanyaan tersebut.
- Siswa melanjutkan kegiatan observasi tentang kulit sesuai dengan petunjuk di Lembar Kegiatan 6 (terlampir)
- Sebagai pengantar kegiatan 6, guru menampilkan video tentang kulit. (sumber video: https://youtu.be/6yFuwivd0rM?t=19) Sebagai alternatif jika tidak tersedia sarana komputer, guru dapat menampilkan media gambar kulit dan bagiannya
- Siswa melakukan pengamatan.
- Selama kegiatan 6 berlangsung, Guru melakukan penilaian kegiatan siswa (pedoman penilaian terlampir: pedoman penilaian kegiatan siswa 6)
- Setelah selesai melakukan kegiatan 6, guru melakukan tanya jawab untuk memastikan siswa sudah menguasai materi alat indra peraba/ kulit. Contoh pertanyaan: • Apa saja bagian dari kulit? • Apa fungsi kulit? Dst... Di sini guru memastikan siswa sudah menguasai konsep dengan benar. Sebagai panduan, guru menyesuaikan dengan materi ajar (terlampir).
- Guru menekankan pentingnya bersyukur dan menambah keimanan kepada Tuhan atas karunia-Nya berupa kulit.
- Siswa membuat kelompok-kelompok kecil (10 kelompok atau menyesuaikan dengan jumlah siswa). Guru membimbing siswa agar pembagian kelompok berjalan dengan cepat dan teratur.
- Setelah terbentuk kelompok, guru mengajukan beberapa pertanyaan pengantar untuk memancing siswa berpikir kritis mengenai kelainan dan penyakit-penyakit yang sering terjadi pada panca indra. Contoh pertanyaan: “Adakah keluarga atau saudara kalian yang menggunakan kacamata minus?” (bisa dilanjut dengan kacamata plus, kacamata silinder) “Apa akibat yang terjadi saat mata minus” “Mengapa mereka harus memakai kacamata minus” Pertanyaan-pertayakan lain bisa diajukan seputar kelainan dan penyakit pada panca indra.
- Guru menuliskan 10 macam kelainan dan penyakit pada panca indra pada potongan kertas. 1) Buta Warna 6) Pilek 2) Rabun Senja 7) Sariawan 3) Katarak 8) Biang Keringat 4) Mata Minus, Mata Plus, dan Mata Silinder 9) Jamur Kulit (Panu/ Kadas) 5) Radang Telinga (Kopokan Atau Congek) 10) Herpes
- Salah satu anggota kelompok diminta mengambil satu potong kertas tersebut.
- Tiap-tiap kelompok diminta untuk berdiskusi di rumah mengenai: 1) Apakah yang dimaksud dengan penyakit tersebut? 2) Apakah penyebabnya? 3) Bagaimana cara mengobatinya? 4) Bagaimana cara mencegahnya?
- Siswa berkupul bersama kelompok mereka masing-masing.
- Guru memberikan arahan pelaksanaan presentasi.
- Guru memotivasi siswa untuk bertanya dan mengemukakan ide mereka.
- Secara bergiliran, tiap kelompok memaparkan hasil diskusi mereka.
- Setiap selesai presentasi kelompok, diberikan waktu untuk tanya jawab dengan kelompok lain.
- Guru membimbing secara umum proses presentasi dan tanya jawab agar berjalan tertib dan menarik
- Guru membantu kelompok penyaji dalam melengkapi jawaban yang kurang dan memastikan tidak ada miskonsepsi.
- Selama kegiatan berlangsung, guru melakukan penilaian kegiatan presentasi (pedoman penilaian terlampir: pedoman penilaian kegiatan siswa 7)
- Setelah semua kelompok memaparkan hasil diskusinya, guru membimbing siswa untuk mereview keseluruhan pelaksanaan presentasi kelompok hari ini.
- Siswa diminta untuk bersiap di tempat duduk mereka masing-masing.
- Guru membagikan soal tes untuk dikerjakan siswa secara individu (soal tes terlampir).
- Setelah semua jawaban siswa terkumpul, guru membimbing siswa untuk membahas jawaban yang benar dari soal-soal yang telah dikerjakan.
- Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait pembelajaran hari ini.
- Guru melakukan tanya jawab dengan siswa untuk merefleksi pembelajaran yang baru dilaksanakan. “Bagaimana pembelajaran hari ini?” “Apakah kalian siap untuk kegiatan pertemuan besok?” “Ada yang usul, kegiatan pertemuan berikutnya seperti apa?” dst
- Siswa diminta mengisi lembar refleksi diri yang ada di akhir Lembar Kegiatan Siswa 2.
- Guru juga melakukan refleksi dengan mengisi lembar refleksi pertemuan 1.
- Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilaksanakan di pertemuan berikutnya.
- Siswa diminta menisiapkan alat dan bahan yang diperlukan pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dan memberi salam.
- Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait pembelajaran hari ini.
- Guru melakukan refleksi pembelajaran hari ini dengan tanya jawab. “Apakah kalian senang dengan pembelajaran hari ini?” “Apakah ada kegiatan yang membosankan?” dst
- Siswa diminta mengisi lembar refleksi diri yang ada di akhir Lembar Kegiatan Siswa 4.
- Guru juga melakukan refleksi dengan mengisi lembar refleksi pertemuan 2.
- Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilaksanakan di pertemuan berikutnya.
- Siswa diminta menisiapkan alat dan bahan yang diperlukan pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dan memberi salam.
- Tiap-tiap kelompok diminta melaporkan dan memaparkan hasil diskusi mereka kepada kelompok lain pada pertemuan berikutnya.
- Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait pembelajaran hari ini.
- Guru melakukan refleksi pembelajaran hari ini dengan tanya jawab. “Apakah yang menarik dari pembelajaran hari ini?” “Apa yang ingin ketahui lagi?” “Apakah kalian makin semangat belajar?” dst
- Siswa diminta mengisi lembar refleksi diri yang ada di akhir Lembar Kegiatan Siswa 6.
- Guru juga melakukan refleksi dengan mengisi lembar refleksi pertemuan 3.
- Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilaksanakan di pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dan memberi salam.
- Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait pembelajaran hari ini.
- Siswa diminta mengisi lembar refleksi diri yang dibagikan.
- Guru juga melakukan refleksi dengan mengisi lembar refleksi pertemuan 4.
- Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilaksanakan di pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dan memberi salam.