SiapQC lolos

MODUL AJAR SENI MUSIK MENGIMITASI DAN MENATA BUNYI

Modul ajar Mengimitasi dan Menata Bunyi untuk Seni Musik kelas 3 fase B.

asesmen

  • Asesmen awal
  • Asesmen formatif (observasi mengidentifikasi, mengimitasi, dan menata bunyi musik)
  • Asesmen sumatif (peragaan musik sederhana dan tes tertulis pilihan ganda)

sumber belajar

  • Buku Seni Musik Kelas 3 BSE
  • Buku lain yang relevan
  • Buku bacaan yang mengandung unsur bunyi
  • Lembar Kerja Peserta Didik

media

  • Kartu gambar
  • Laptop, handphone, lcd projector
  • Benda-benda yang bisa menghasilkan bunyi di lingkungan sekolah atau di lingkungan rumah
  • Video pembelajaran
  • Botol kaca, sendok besi, botol plastik yang diisi biji jagung, pasir, atau beras, piring, gelas, kaleng bekas, kayu kecil untuk menabuh

tujuan

  • Mengimitasikan dan menata bunyi
  • Dengan bimbingan guru peserta didik dapat mengidentifikasi sumber bunyi dan mengimitasikan bunyi secara baik.
  • Dengan bimbingan guru peserta didik dapat menata bunyi dengan indah

kegiatan

  • Persiapan awal
  • Guru mengawali kegiatan dengan aktivitas rutin yaitu menyapa dan menanyakan kehadiran.
  • Guru memberikan kesempatan kepada salah satu anak utuk memimpin doa Bersama.
  • Menyanyikan salah satu lagu wajib nasional Garuda Pancasila.
  • Guru telah menyiapkan sebuah buku bacaan untuk kegiatan Sarapan Literasi dengan judul Tiup! Tiup!
  • Guru dan murid membaca nyaring buku Tiup! Tiup!
  • Guru menanyakan tentang informasi apa yang sudah dibaca atau didengar.
  • Membuat Kontrak Belajar/Kesepakatan Belajar untuk kelancaran proses pembelajaran
  • Guru menginformasikan tujuan pembelajaran hari pertama yaitu mengidentifikasi benda-benda yang dapat menghasilkan bunyi.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik
  • Guru memberikan apersepsi dan motivasi.
  • Guru melakukan asesmen awal (lihat Lampiran Asesmen). Dari hasil asesmen awal, guru akan memberikan pendampingan lebih kepada peserta didik yang belum dapat mengidentifikasi sumber bunyi, mengimitasi bunyi, dan memperagakan bunyi sesuai dengan pola.
  • Guru menayangkan sebuah video
  • Guru mengajak murid untuk mengamati video.
  • Peserta didik diminta untuk menirukan bunyi yang didengar dari video menggunakan mulut.
  • Guru mengajak peserta didik untuk mengidentifikasi sumber bunyi yang berasal dari tubuh manusia. Peserta didik dapat menyebutkan sumber bunyi tersebut yaitu, tangan, kaki, mulut, jari.
  • Guru mengajak peserta didik untuk dapat mengimitasikan bunyi menggunakan anggota tubuh sendiri. Tepuk tangan, siul, hentak kaki.
  • Guru mengajak peserta didik untuk keluar dari ruangan kelas
  • Guru mengajak peserta didik menunjukan benda di sekitar lingkungan sekolah yang bisa menghasilkan bunyi.
  • Guru meminta anak untuk mengimitasikan bunyi seperti benda yang ditemukan yang dapat menghasilkan bunyi menggunakan mulut.
  • Guru mengajak peserta didik bermain kartu tebak suara.
  • Guru dapat menyiapkan kartu gambar lihat pada Lampiran 1.
  • Peserta didik dibagi dalam 2 kelompok. Setiap kelompok memberikan nama kelompoknya masing-masing. Misalnya kelompok Mawar dan kelompok Melati.
  • Guru menyampaikan cara bermain kartu gambar tersebut.
  • Guru meletakan kartu gambar pada sebuah wadah.
  • Guru memberi kesempatan kepada kelompok Mawar untuk mengambil gambar yang sudah diacak oleh guru. Anak yang ditugaskan untuk mengambil gambar tersebut (tidak boleh melihat gambar apa itu sambil mengucapkan aku bisa).
  • Setelah mengambil gambar, anak itu menunjukkan gambar tersebut kepada kelompok Melati.
  • Anggota kelompok Melati harus bisa membunyikan suara seperti pada gambar tersebut.
  • Anak yang mengambil gambar tadi harus menebak gambar apa yang dipegang.
  • Jika benar maka kelompok Melati akan mendapat nilai dan jika salah maka nilai diberikan kepada kelompok Mawar.
  • Begitu seterusnya sampai kartu habis digunakan dan terakhir, peserta didik dapat menghitung nilai perolehannya. Yang angka lebih besar berarti pemenangnya.
  • Dari kegiatan mengidentifikasi sumber bunyi, guru dapat melakukan observasi sebagai bagian dari asesmen formatif, silakan merujuk ke rubrik asesmen formatif pada Lampiran Asesmen 2.
  • Guru memberikan penguatan materi.
  • Refleksi: Guru memberikan beberapa pertanyaan tentang hal yang baru dialami. Tentang perasaanya, guru juga menanyakan apa yang menjadi kesulitan dalam memahami materi belajar dan bagaimana cara mengatasinya. Pada saat akan menjawab, peserta didik diminta untuk menirukan suara pilihannya.
  • Guru memberikan informasi sebagai persiapan untuk pertemuan berikutnya.
  • Kegiatan ditutup dengan doa, peserta didik diminta untuk memimpin doa. Bisa dipilih dari anak yang hari itu terlihat paling bersemangat.