SiapQC lolos

MODUL AJAR MATEMATIKA MENJADI PENGUSAHA CILIK DENGAN BELAJAR FPB

Modul ajar Menjadi Pengusaha Cilik dengan Belajar FPB untuk Matematika kelas 3 fase B.

asesmen

  • Asesmen formatif kartu pembagian untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik terkait pembagian.
  • Asesmen Formatif - Lampiran 1 (Lembar Kerja Peserta Didik tentang faktor)
  • Asesmen Sumatif - Gebyar Ide Bisnis Pengusaha Cilik

sumber belajar

  • Buku Paket Matematika
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
  • Internet/media sosial atau online shop

media

  • Pensil 24 buah
  • Kartu pembagian
  • Permen/buku/kelereng/media untuk membilang 20 buah
  • Wadah gelas plastik pudding/wadah lainnya 10 buah
  • LKPD
  • Lembar Refleksi Guru
  • Papan FPB
  • Tempelan hati dan bintang

tujuan

  • Menyelesaikan masalah sehari-hari berkaitan dengan kelipatan dan faktor.
  • Peserta didik memahami apa itu faktor bilangan
  • Peserta didik memahami cara mendapatkan faktor dari sebuah bilangan dengan membagi habis suatu bilangan
  • Peserta didik memahami apa itu Faktor Persekutuan Bilangan
  • Peserta didik dapat menyebutkan anggota Bilangan Prima dan membedakan dengan bilangan asli
  • Peserta didik dapat mencacah faktorisasi prima menggunakan Pohon Faktor
  • Peserta didik dapat menghitung FPB dari beberapa bilangan yang sudah ditentukan
  • Peserta didik mendemonstrasikan penggunaan FPB dalam menentukan jumlah souvenir ulang tahun yang dapat dibuat dengan jumlah tiap jenis barang yang sudah ditentukan

kegiatan

  • Peserta didik menyimak pertanyaan guru, Di atas meja ini ada 24 pensil yang mau dibagikan ke 6 orang anak di sini dengan jumlah permen yang diterima setiap anak sama. Kira-kira, setiap akan mendapat berapa permen ya?
  • Asesmen formatif kartu pembagian untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik terkait pembagian.
  • Sebelumnya, 2 kelompok kartu akan dipersiapkan dan ditumpuk dalam posisi telungkup di 2 meja yang diletakkan bersebrangan satu dan lainnya.
  • Kelompok pertama berisi kartu-kartu hasil perkalian dari sejumlah bilangan misal bilangan 6 (12, 18, 24, 30, dst)
  • Sedangkan kelompok kedua berisi faktor yang dapat membagi habis bilangan tersebut. (2, 3, 4, 5, 6, dst)
  • Peserta didik dibagi menjadi 2 kelompok dan berbaris di belakang kedua meja tersebut. Kelompok 1 akan menjadi pemain 1, kelompok 2 menjadi pemain 2.
  • Mereka akan bersama-sama mengambil 1 kartu dari tumpukan kartu yang ada di meja mereka masing-masing lalu mengeluarkan kartu tersebut ke meja secara bersamaan.
  • Setelah itu peserta didik berlomba menjawab hasil pembagian yang benar. Jika kartu kelompok 2 merupakan bilangan yang tidak dapat membagi habis bilangan kelompok 1, maka murid diperkenankan mengambil kartu yang lain sampai menemukan bilangan yang bisa membagi habis. Guru mencatat hasil asesmen tersebut untuk memudahkan diferensiasi berdasarkan kesiapan belajar.
  • Peserta didik diingatkan kembali konsep pembagian menggunakan alat peraga berupa permen/kelereng/media apapun yang sejenis berjumlah 10 butir. Guru menyiapkan wadah berupa cup/apapun sejumlah 2 buah lalu mendemonstrasikan pembagian dengan menunjukkan 10 permen yang dibagi ke dalam 2 wadah sama banyak. 1 wadah berjumlah 5, dan tidak ada sisa. Ini menunjukkan 2 adalah faktor dari 10. Lalu peserta didik mencoba dengan menggunakan 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10 wadah untuk melihat mana saja pembagian yang habis dan mana yang masih bersisa.
  • Peserta didik menuliskan dalam bentuk tabel faktor bilangan dan mencoba bilangan lainnya selain 10.
  • Peserta didik dibimbing untuk membuat tabel faktor bilangan dan mencoba bilangan lainnya selain 10.
  • Peserta didik menyimak penjelasan guru bahwa faktor dari 10 adalah 1, 2, 5, dan 10 (ditulis berdasarkan bilangan yang terkecil ke terbesar) karena hanya bilangan itu saja yang dapat membagi habis 10 tanpa sisa.
  • Peserta didik mengerjakan lembar kerja peserta didik tentang faktor untuk menguji pemahaman murid. (Asesmen Formatif - Lampiran 1)
  • Peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini secara bergilir dengan menyampaikan teknik 3-2-1 yang dipandu guru. Yaitu, 3 hal yang sudah dipelajari hari ini, 2 hal menarik dari pembelajaran hari ini dan 1 pertanyaan yang ingin ditanyakan atau diketahui di pembelajaran berikutnya.
  • Peserta didik lalu menyimak penjelasan guru tentang tujuan pembelajaran di akhir mengenai sumatif Gebyar Ide Bisnis sebagai luaran/hasil yang diharapkan dari rangkaian pembelajaran tentang faktor dan faktor persekutuan terbesar.
  • Peserta didik memperhatikan contoh yang dimaksud Guru.