SiapQC lolos
HI ARE YOU OK?
Modul ajar How Are You? untuk Bahasa Inggris kelas 3 fase B.
asesmen
- Rubrik Asesmen Awal
- Rubrik Asesmen Formatif
- Sumatif Assessment
sumber belajar
- Buku cerita Under My Bed
- Buku Special Day for Suwidak Loro
media
- Batu lukis
- Gawai
- Buku cerita
- Flashcard
- Post it
tujuan
- Memahami kosakata yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
kegiatan
- Guru dan peserta didik saling memberi salam dan berdoa.
- Guru bercerita tentang perasaannya. Today I feel sad (dengan mimik wajah sedih), I missed my lunch at home. How are you today? Anybody feel sad like me?
- Peserta didik menjawab satu persatu (dalam bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia) - Asesmen awal
- Kelas dimulai dengan bernyanyi, If I say ....
- Guru dan peserta didik saling berbagi salam dan berdoa
- Peserta didik menjawab pertanyaan guru tentang perasaan mereka hari itu.. How are you today? Anyone sad? Sleepy? Or happy? (bisa menggunakan batu lukis yang dibuat pada pertemuan pertama untuk visual bagi anak anak yang belum bisa berbahasa Inggris)
- peserta didik menanggapi pertanyaan “why” untuk memberikan penjelasan lebih tentang perasaan yang disampaikan. Kegiatan ini kemudian menjadi jembatan untuk masuk ke kegiatan berikutnya.
- 1.Guru dan peserta didik saling berbagi salam dan berdoa
- Guru menunjukan buku ini. How do you think she looks? Why do you think she looks that way, while today is her special day? Do any of you feel this way on your special day? I wonder why
- Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk merespon pertanyaan diatas untuk melatih ingatan tentang kosakata perasaan dan juga menjelaskan alasannya. (guru membiarkan anak anak melakukan prediksi tentang kenapa Suwidak Loro sedih)
- Let’s see what happens and do you think you made a good prediction?
- Let’s read the book and find out why she looks that way.
- Guru mengantarkan materi yang akan diajarkan hari ini
- Guru bersama peserta didik mendaftar berbagai kosakata perasaan, sad, happy, nervous, embarrassed, sleepy, angry, frustrated, shy, confused, excited, worried, tired, bored, scared, calm, anxious, surprised
- Guru dan peserta didik membaca kata kata ini secara berulang dan menjelaskan artinya.
- Bermain if I say this, you say that (Rap way)
- Peserta didik membuat batu lukis mengikuti contoh yang diberikan guru.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik berdiskusi tentang perbedaan tiap perasaan yang digambarkan pada batu lukis tersebut. Perbedaan ekspresi dapat digambarkan melalui garis fitur wajah secara perinci. Peserta didik dapat merujuk kepada contoh emotikon pada gawai.
- Guru berkeliling melihat bagaimana pekerjaan peserta didik sambil melakukan observasi apakah peserta didik sudah mampu menyebutkan jenis perasaan yang dibuat.
- Guru menunjukkan sebuah buku yang akan dibaca bersama.
- Peserta didik mengamati sampul buku yang ditunjukkan guru dan membuat prediksi berdasarkan pertanyaan yang diajukan guru.
- Membaca buku
- Peserta didik melanjutkan membaca buku dan mengamati setiap gambar di tiap halaman. Peserta didik dapat berbagi pengalaman yang sama dengan kejadian pada halaman tertentu (jika ada)
- Peserta didik berdiskusi dan berbagi pendapatnya.
- Peserta didik menyimak cerita Suwidak Loro dan mencari tahu kenapa dia sedih.Guru membacakan setiap halaman, meminta peserta didik mengamati setiap mimik wajah Suwidak Loro dan menebak bagaimana perasaannya. Guru bisa berhenti setiap saat dan meminta peserta didik berbagi tentang bagaimana perasaan Suwidak Loro serta memberikan alasannya.
- Guru berkata “ So you know that people feel differently in different situations.
- Peserta didik berkeliling dengan membawa post it dan menulis bagaimana menurut mereka perasaan orang dalam situasi tersebut?
- Guru menulis kata-kata yang kurang familier pada setiap situasi yang ditempel di papan tulis.
- Peserta didik memberikan identikasi emosi yang dihadapi oleh orang dalam situasi yang dibaca.
- Peserta didik kembali ke tempat duduk dan guru berkeliling melihat respon anak anak. Guru bisa mengambil salah satu respon dan meminta peserta didik untuk menyampaikan alasan memilih perasaan yang ditempel.
- Guru menggunakan respon peserta didik untuk melanjutkan ke kegiatan berikutnya. So, there are feelings that make you feel great and there are feelings that make it isn't. Like angry, sad, anxious, frustrated, scared, worried, bored etc. What do you do to help people that aren't feeling great? Can you share three or more strategies?
- Peserta didik menyimak guru mengatakan hal-hal yang dilakukan jika sedang mengalami perasaan tidak baik sebagai referensi peserta didik.
- Peserta didik membuat kelompok yang terdiri dari 4-5 untuk mendiskusikan apa strategi yang bisa dilakukan kalau sedang merasa tidak baik. Kemudian menuangkan idenya dalam bentuk pertunjukan.
- Guru dan peserta didik bermain kata berantai. Guru menyebutkan 1 jenis perasaan yang dipelajari kemudian meminta anak yang duduk paling depan atau paling belakang sebelah kanan atau kiri mengulang kata yang disebutkan guru dan menambah dengan kata perasaan lain, kemudian peserta didik di sebelahnya mengulang kata guru dan kata temannya dan menambah dengan katanya sendiri dst...
- Peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran hari itu dengan bimbingan guru. Refleksi dapat dilakukan melalui pertanyaan berikut
- Guru memberikan tugas berpikir (Home thinking), kenapa perasaan setiap kali berubah, apakah peserta didik dapat memberikan alasannya?
- Guru menutup kelas dengan mengatakan “ I am so happy learning with you all. See you
- Bermain ekspresi wajah dan anggota tubuh (TPR). (Total Physical Response (Simon Says))
- Selesai bermain, peserta didik melakukan kegiatan reeksi melalui diskusi dengan menjawab pertanyaan guru.
- Guru memberikan penguatan bahwa all feelings are ok, we just need to be aware that it’s there and know how to regulate it.