SiapQC lolos

PERENCANAAN PEMBELAJARAN INTRAKURIKULER KEBENCANAAN “AKU PENJAGA HARAPAN”

Modul ajar Aku Penjaga Harapan untuk Bahasa Indonesia kelas 3 fase B.

asesmen

  • Murid mampu menyebutkan 1 pengalaman sederhana (misalnya kehujanan)
  • Murid mampu menyebutkan 1 perasaan yang dirasakan
  • Murid berani berbicara/menanggapi secara lisan

sumber belajar

  • dokumen pribadi
  • cerita anak

media

  • kartu gambar
  • kartu perasaan
  • pohon harapan
  • kertas
  • pengeras suara dan buku audio

tujuan

  • Memahami isi teks sastra berbentuk teks aural dan menyajikan pendapat/tanggapan secara lisan dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang sesuai.

kegiatan

  • Murid duduk melingkar untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan aman.
  • Kegiatan dimulai dengan permainan. Alternatif permainan yang dapat digunakan adalah “Marina Menari”.
  • Guru mengajak murid berdiri setengah lingkaran.
  • Guru mencontohkan gerakan sederhana (“marina” maka tangan berada di dada masing masing, “menari” maka tangan diangkat dan digoyangkan, “di atas” maka tangan ke atas kepala dan “kepala” maka tangan memegang kepala).
  • Murid menirukan gerakan bersama-sama sambal bernyanyi.
  • Menari dan bernyanyi perlu dilakukan untuk saling menguatkan dan berbagi kegembiraan di situasi pascabencana.
  • Setelah selesai, salah satu murid diminta menyebutkan satu kata positif. Rekan-rekan lainnya berdiskusi untuk memberikan gerakan yang sesuai kata tersebut dan dilakukan bersama-sama.
  • Guru mengajak murid kembali duduk dan menegaskan bahwa ruang kelas adalah tempat aman untuk menari, bernyanyi dan berbagi cerita.
  • Guru bersama murid membuat kesepakatan kelas, seperti menghargai pendapat teman, tidak memotong pembicaraan, dan bersikap sopan dalam pembelajaran di kelas.
  • Guru mengajak permainan lanjutan yang sesuai kondisi kebencanaan. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah permainan “Pilih Gambar”.
  • Murid memilih satu gambar yang pernah mereka lihat atau alami.
  • Diskusi pengalaman sederhana kebencanaan.
  • Beberapa murid bersedia menceritakan pengalaman singkat (tanpa memberikan rasa takut).
  • Menyampaikan perasaan.
  • Guru memberikan penguatan tentang perasaan murid.
  • Membuat pohon harapan.
  • Permainan Penutup: “Lingkar Kuat”
  • Refleksi dan penguatan akhir
  • Murid kemudian diberikan tugas mandiri untuk membuat gambar/tulisan tentang pengalaman belajar hari ini bersama orang tua.