SiapQC lolos

Petani Kecil Hebat: Menanam, Mengukur, dan Bercerita

Modul ajar Ketahanan Pangan untuk Matematika dan Bahasa Indonesia kelas 2 fase A.

asesmen

  • Asesmen Awal Muatan Bahasa Indonesia (Pertemuan 1)
  • Asesmen Awal Muatan Matematika (Pertemuan 2)
  • Asesmen Formatif: Selama proses pembelajaran (pertemuan 3, 4, 5, 6, 7, 8)
  • Asesmen Sumatif: Presentasi Final (Bahasa Indonesia dan Matematika)

sumber belajar

  • Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2021). Food loss and waste in Indonesia: Baseline report.
  • Badan Pusat Statistik. (2023). Luas panen dan produksi padi di Indonesia 2023.
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022.

media

  • Buku Boni dan Makanan
  • Video perjalanan makanan
  • Gambar atau contoh nyata beberapa sayuran
  • Video pendek tentang sayuran
  • Video siklus tumbuhan
  • Buku Rumah Wortel
  • Botol bekas
  • Tanah
  • Pasir
  • Biji tanaman
  • Hiasan
  • Gelas plastik air mineral 220 ml

tujuan

  • Memahami dan melakukan proses pengukuran panjang benda, menentukan panjang benda dengan satuan tidak baku sederhana.
  • Menyortir dan mengelompokkan data dari benda-benda acak menjadi 4 kategori, warna atau ukuran, dll.
  • Mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar
  • Memahami informasi dari teks instruksi/teks aural

kegiatan

  • Orientasi awal bagi murid untuk menemukan permasalahan melalui diskusi awal.
  • Pendidik mengajak murid untuk melakukan eksplorasi/observasi sederhana tentang perjalanan makanan yang berawal dari sayuran, buah, atau biji tanaman.
  • Pendidik mengajak murid berdiskusi tentang perjalanan makanan untuk menemukan alur perjalanan makanan dan proses yang dilalui mulai dari bahan dasar hingga menjadi makanan.
  • Murid menyebutkan kembali urutan perjalanan makanan dari kebun ke meja.
  • Murid menyusun Peta perjalanan makanan
  • Murid diminta membuat perjalanan makanan kesukaannya masing-masing dengan menggambarnya.
  • Murid menuliskan tanggapannya terhadap perjalanan sebuah makanan untuk bisa terhidang di meja makan
  • Murid merefleksi kebiasaan mereka dalam memperlakukan makanan.
  • Murid menuliskan rencana perubahan yang dapat mereka lakukan untuk lebih menghargai makanan.
  • Pendidik melakukan apersepsi dengan mengulas pembelajaran sebelumnya dengan beragam jenis tanaman
  • Pendidik menunjukkan gambar atau membawa contoh nyata beberapa sayuran
  • Murid menyimak penjelasan tentang beragam tanaman
  • Murid menceritakan kembali ragam tanaman yang telah dijelaskan dengan pemahaman mereka.
  • Murid melakukan pengelompokan tanaman bahan dasar makanan berdasarkan struktur, warna, jenis, dan bentuk.
  • Murid melakukan permainan tebak kelompok sayuran berdasarkan 4 kategori dari gambar yang diperlihatkan
  • Murid menyimak penjelasan tentang siklus tumbuhan yang disajikan oleh pendidik
  • Murid memilih tanaman pangan yang disukainya.
  • Murid menggambarkan siklus tanaman yang telah dipilih.
  • Murid memperlihatkan gambar dan menyampaikan gagasan pada gambar yang dia buat secara sederhana.
  • Murid diberi kesempatan untuk saling memberikan umpan balik terhadap gambar dan gagasan yang disampaikan.
  • Murid menyimpulkan siklus tanaman pangan favoritnya.
  • Murid saling mengapresiasi hasil kerja temannya.
  • Pendidik mengajukan pertanyaan refleksi dan menguatkan kembali materi.
  • Pendidik mengajak murid mengingat pembelajaran sebelumnya dan menceritakan kembali siklus tanaman.
  • Pendidik mengajak murid menyimak pembacaan (read aloud) buku berjudul Rumah Wortel.
  • Pendidik menunjukkan gambar/foto/video pendek yang menunjukkan proses kegagalan dalam menanam.
  • Pendidik memberikan penguatan secara sederhana terkait gagal panen.
  • Murid menyimpulkan hal-hal yang dapat menjadi penyebab gagal panen berdasarkan video/penjelasan yang telah disimak.
  • Murid diajak untuk melakukan misi Penyelamat Makanan.
  • Pendidik meminta murid menyampaikan misinya di depan kelas dan saling menanggapi.
  • Pendidik mengaitkan materi dengan pertemuan hari ini dan membuat peta pikiran di papan tulis.
  • Pendidik mengajak murid berdiskusi tentang tempat tinggal tanaman.
  • Murid mengamati berbagai model rumah yang tidak mungkin menanam tanaman langsung di kebun atau lahan tertentu.
  • Pendidik memantik pemahaman murid dan menyimpulkan bahwa pot bisa menjadi salah satu alternatif tempat menanam.
  • Murid mengamati bahan yang dibawa pendidik dan menyortir bahan berdasarkan jenisnya.
  • Pendidik mendemonstrasikan cara mengukur tinggi botol dengan satuan tidak baku.
  • Murid berpasangan mengukur benda sekitar kelas lalu mengukur botol bekas yang akan digunakan untuk pot.
  • Pendidik membacakan instruksi lisan untuk menuliskan daftar bahan membuat pot, lalu murid menuliskan dan menyampaikannya secara lisan.
  • Pendidik menyampaikan instruksi untuk menyiapkan alat dan bahan dalam pembuatan pot beserta syarat dan tujuannya.
  • Pendidik memperlihatkan beberapa contoh desain pot sederhana.
  • Murid memilih desain pot yang akan dibuat dan menggambarkannya.
  • Murid meminta masukan teman terhadap desain pot yang sudah digambar, melihat kembali, dan merevisinya.
  • Pendidik melihat kembali desain pot dan menyampaikan instruksi untuk menyiapkan alat dan bahan dalam pembuatan pot.
  • Murid mengikuti instruksi lisan pendidik untuk menyiapkan alat, bahan, dan membuat pot.
  • Murid mengukur tinggi pot dan lebar botol menggunakan satuan tidak baku.
  • Murid melakukan uji keberhasilan pot yaitu ketahanan, kemampuan pot menampung tanah, dan kelancaran drainase.
  • Murid memberi catatan dari hasil eksperimen, mengajukan revisi desain, dan melakukan uji keberhasilan pot secara bersama-sama.
  • Murid menyiapkan pot, media tanam, benih, dan perlengkapan untuk menanam.
  • Pendidik memberikan instruksi untuk melakukan penanaman, lalu murid menanam benih sesuai instruksi.
  • Murid menyampaikan langkah yang telah dilakukan dan mencatat hari pertama menanam pada jurnal tanaman.
  • Pendidik memberikan instruksi untuk mengukur pertumbuhan tanaman dan menyajikannya dalam grafik sederhana setiap 2 hari sekali.
  • Murid membuat gambar proses penanaman dan pertumbuhan yang telah mereka amati dan catat dalam jurnal tanaman.
  • Murid melakukan presentasi lisan bergambar, memamerkan pot dalam kelas, serta melakukan voting sederhana.
  • Murid mengelompokkan pot dan menatanya menjadi taman mini sesuai pengelompokan tanaman.
  • Murid menyampaikan perasaan terhadap rangkaian projek yang telah dilakukan.
  • Pendidik menguatkan kembali pentingnya memahami perjalanan makanan dan menghargai makanan.
  • Pendidik memberikan umpan balik terhadap hasil pengujian yang dihasilkan pada pembuatan pot.
  • Murid merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.