SiapQC lolos
MODUL AJAR 4 PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI
Modul ajar Tri Sandhya dan Dainika Upasana untuk PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI kelas 1 fase A.
kegiatan
- Pendidik mengawali pembelajaran dengan panganjali Om Swastyastu, menanyakan kabar, serta memeriksa kehadiran peserta didik/presensi.
- Dilanjutkan dengan dainika upasana atau puja Tri Sandhya dipimpin oleh Pendidik atau menunjuk salah satu peserta didik untuk memimpin.
- Menyiapkan peserta didik dan memberi motivasi agar semangat dalam mengikuti pembelajaran dan mengingatkan mengenai sikap disiplin dan manfaatnya bagi tercapainya cita-cita.
- Pendidik menyampaikan materi yang akan dipelajari dengan menuliskan judul di papan tulis atau tayangan slide powerpoint dan menyampaikan tujuan pembelajaran.
- Untuk menghubungkan materi yang akan dipelajari dengan pengalaman peserta didik, Pendidik memberi pertanyaan, seperti: 1. Pernahkan kalian melihat orang sembahyang? 2. Apakah pengertian Tri Sandhya 3. Apakah pengertian Dainika Upasana?
- Pendidik menempelkan gambar atau menayangkan slide Urutan sembahyang dan tata cara sembahyang;
- Pendidik meminta peserta didik mengamati gambar slide urutan sembahyang dan tata caranya dengan saksama;
- Pendidik menceritakan tentang gambar/video/slide urutan sembahyang dan tata caranya;
- Pendidik memberikan beberapa pertanyaan seperti; 1. Siapa yang sudah bisa bertrisandhya/sembahyang (guru menampilkan gambar orang sembahyang) 2. Mengapa kita mesti sembahyang? 3. Siapa yang setiap mau melakukan kegiatan dan mengakhiri kegiatan selalu dimulai dengan berdoa? 4. Mengapa mesti berdoa;
- Pendidik memberikan kesempatan salah satu/lebih peserta didik untuk bercerita tentang pengertian Tri Sandhya dan Dainika Upasana di depan kelas/berdiri;
- Pendidik membantu peserta didik merumuskan pertanyaan tentang materi yang di bahas.
- Pendidik memberikan apresiasi kepada peserta didik yang mampu menjawab, bertanya maupun yang bisa bercerita dan mengajak peserta didik lainnya memberikan apresiasi bersama-sama seperti bertepuk tangan, mengucapkan “luar biasa, hebat, dan lain sebagainya”;;
- Pendidik mengajak peserta didik untuk membuka buku teksnya;
- Pendidik membacakan buku teks bagi peserta didik yang belum bisa membaca;
- Pendidik dapat mengajak peserta didik untuk membaca bersama-sama denga mendiktekan setiap kata/kalimat yang susah diikuti oleh peserta didik setelahnya dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan membaca peserta didik;
- Pendidik dapat mengulang kembali kata/kalimat yang didiktekan seperti Tri Sandhya, Dainika Upasana dll dengan tujuan melatih dan meningkatkan kemampuan membaca peserta didik;
- Pendidik dapat menjelaskan kata/istilah yang belum dipahami oleh peserta didik seperti kata Tri Sandhya, Dianika Upasana, Panca Sembah, dan lain sebagainya;
- Setelah selesai membaca teks tersebut, pendidik mengajukan beberapa pertanyaan kepada peserta didik. Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah: 1. Apakah pengertian Tri Sandhya? 2. Apakah arti Dainika Upasana? 3. Mengapa setiap orang mesti sembahyang?
- Pendidik bersama-sama peserta didik membuat kesimpulan tentang pengertian Tri Sandhya dan Dainika Upasana;
- Melaksanakan penilaian dan refleksi untuk perbaikan pembelajaran selanjutnya, dan merencanakanan tindak lanjut dan menyampaikan rencana pemebelajaran selanjutnya;
- Pendidik mengucapkan terima kasih kepada peserta didik atas partisipasinya di dalam kelas;
- Pendidik menutup pembelajaran dengan Paramasantih “Om Santih Santih Santih Om”.
asesmen
- Asesmen individu
- Asesmen kelompok
- LKPD
- Performa (presentasi, diskusi)
sumber belajar
- Titib, I Made. 2000. Dainika Upasana Doa Umat Hindu Sehari-hari. Surabaya: Paramita.
- Sudharta, Tjok Rai, & Ida Bagus Oka Punia Atmaja. 2010. Upadesa. Surabaya: Paramita.
- Ngurah, I Gusti Made, & I. B. Rai Wardhana., 1997. Doa Sehari-hari Menurut Hindu. Jakarta: Hanuman Sakti.
- Majelis Besar Hindu Kaharingan. 2012. Kandayu (Kidung Persembahyangan). Palangka Raya: Pembimas Hindu Kemenag Kalteng.
- Keputusan Mahasabha XI Parisada Hindu Dharma Indonesia No. IV/KEP/MAHASABHA XI/2016.
- Darmayasa. 2015. Kemuliaan Gayatri dan Trisandhya. Denpasar: Yayasan Dharma Sthapanam.
- Dana, I Nengah, & Dewa K. Suratnaya. 2011. Mantra Samhita. Jakarta : Media Hindu.
- Buku Guru Agama Hindu Kelas 1
- Buku Siswa Agama Hindu Kelas 1
- Sumber bahan lain yang relevan
- https://www.hindu-dharma.org/2009/06/puja-tri-sandhya/
- https://phdi.or.id/artikel/puja-tri-sandhya-manfaatnya-bagi-yang-melakukan
- https://www.mutiarahindu.com/2019/12/pengertian-makna-dan-tata-urutan.html
- https://kmhdi.org/2012/02/ulasan-singkat-tentang-mantra-puja-tri-sandhya/
- https://www.mutiarahindu.com/2019/12/dainika-upasana-atau-doa-sehari-hari.html
- https://phdi.or.id/artikel/gayatri-untuk-bhatara-agni
- http://www.pasramanganesha.sch.id/2015/12/peran-mantra-tantra-dan-yantra-dalam.html
- https://jurusapuh.com/gayatri-untuk-bhatara-agni/
- http://niscayabali.net/puja-trisandya
media
- Video Orang sembahyang
- Gambar orang sembahyang
- Slide powerpoint
- buklet
- Komputer/Laptop
- Proyektor
- Speaker
- Koneksi internet
- Buku Paket Kelas 1
- Upadesa
- Buku Doa sehari-hari
- Buku Tri Sandhya
- Spidol
- Kertas Plano
tujuan
- Dengan menyimak, peserta didik mampu menjelaskan pengertian Tri Sandhya dan Dainika Upasana
- Dengan mengingat, peserta didik mampu menyebutkan mantram Tri Sandhya dan Dainika Upasana
- Dengan berbagai metode pembelajaran, peserta didik mampu menjelaskan arti Tri Sandhya dan Dainika Upasana
- Dengan demonstrasi, peserta didik mampu melatih sikap Anjali
- Peserta didik mampu melafalkan salam panganjali dengan benar
- Peserta didik mampu melafalkan mantram Tri Sandhya dan Dainika Upasana secara bergantian
- Peserta didik mampu mempraktikkan dainika upasana setiap memulai maupun mengakhiri suatu kegiatan
- Peserta didik mampu mengucapkan mantram Tri Sandhya dan Panca Sembah dengan benar
- Peserta didik mampu menuliskan kembali mantram Tri Sandhya atau Dainika Upasana