SiapQC lolos

Membandingkan Panjang Benda

Modul ajar Membandingkan Panjang Benda untuk Matematika kelas 1 fase A.

kegiatan

  • Guru menunjukkan dua buah pensil yang berbeda.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik "Apa perbedaan kedua pensil ini?".
  • Jawaban peserta didik yang diharapkan: perbedaan kedua pensil adalah panjangnya.
  • Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari yaitu tentang panjang benda.
  • Guru bertanya pada peserta didik apa saja yang ingin mereka ketahui tentang panjang benda.
  • Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan tujuan pembelajaran misalnya memprediksi pensil yang lebih panjang tanpa alat ukur dan memprediksi pita yang sesuai untuk mengikat kotak kado.
  • Guru meminta peserta didik membentuk kelompok yang terdiri dari 6 orang.
  • Masing-masing peserta didik dalam kelompok menyiapkan satu pensil.
  • Guru dan peserta didik melakukan Permainan "Kumpulkan Pensilnya"
  • Dalam kelompok peserta didik berdiri sesuai instruksi guru: peserta didik yang mempunyai pensil paling pendek berdiri, peserta didik yang mempunyai pensil paling panjang berdiri, peserta didik yang mempunyai pensil sama panjang berdiri, semua peserta didik berdiri dengan urutan pensil paling panjang di depan, menggunakan benda lain di kelas sebagai alat permainan (misalnya: penggaris atau sepatu), kelompok yang paling cepat dan tepat melakukan instruksi adalah pemenangnya.
  • Guru mengajak peserta didik duduk melingkar di lantai kemudian duduk di antara mereka.
  • Guru menjelaskan pada peserta didik bahwa, "Setelah kita belajar sambil bermain tentang panjang benda, hari ini kita akan belajar tentang panjang benda dengan mengamati benda-benda yang ada di buku yang akan Ibu bacakan untuk kalian."
  • Guru membacakan nyaring buku yang berjudul Kring-Kring!
  • Guru mengajak peserta didik mengamati gambar benda-benda yang ada pada buku.
  • Guru mengajukan pertanyaan pada peserta didik tentang perbedaan benda-benda yang ada pada buku (besar, kecil, tinggi, tipis, panjang).
  • Pada akhir kegiatan membaca nyaring guru meminta peserta didik memprediksi sepeda yang paling cocok dipakai Ibu Beruang dan menjelaskan alasannya.
  • Secara individu peserta didik diberi LKPD tentang membandingkan panjang benda dan mengurutkan benda berdasarkan panjangnya.
  • Guru melakukan kegiatan refleksi sebagai berikut: meminta peserta didik menuliskan apa yang sudah dipelajari hari ini (bagi peserta didik yang masih kesulitan menulis dapat menjawab pertanyaan secara lisan).
  • peserta didik menuliskan hal paling menyenangkan pada kertas post it berwarna pink dan kurang menyenangkan pada kertas post it berwarna kuning kemudian menempelnya di papan tulis (warna kertas post it bisa disesuaikan).
  • Guru mengajukan pertanyaan pada peserta didik tentang cara membandingkan panjang dalam kehidupan sehari-hari, misalnya memprediksi pemilik pensil berdasarkan panjangnya dan memprediksi pita yang pas untuk mengikat kotak kado/kue yang dibawa guru.

asesmen

  • Asesmen Awal: Mengetahui perbedaan panjang pada pensil yang ditunjukkan pada kegiatan awal pembelajaran.
  • Asesmen Formatif: Membandingkan panjang benda pada salah satu halaman buku saat membaca nyaring dan diskusi lembar kegiatan peserta didik (LKPD).
  • Asesmen Sumatif: Mengurutkan gambar sepeda berdasarkan panjangnya.
  • Lembar Observasi Aktivitas
  • Rubrik Penilaian

sumber belajar

  • Wulan, Dara Retno. 2022. Matematika SD/MI Kelas I. Jakarta: Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  • Pujiastuti, Nurhayati. 2017. Kring! Kring!. Bandung: Yayasan Litara.
  • Pujiastuti, N. (2021) Nurhayati Pujiastuti membaca "Kring! Kring!" (Video). Website. https://literacycloud.org/readaloudsdetail/526-nurhayati-pujiastuti-membaca-kring-kring.

media

  • Pensil, penggaris, dan sepatu peserta didik
  • Pita kado sepanjang 15 cm dan 25 cm
  • Dus kue ukuran kecil 9x13,5x6 cm
  • Buku Kring-Kring! versi cetak/ elektronik
  • LCD Proyektor (jika menggunakan buku elektronik)
  • LKPD

tujuan

  • Membandingkan panjang benda secara langsung (tanpa alat ukur).