SiapQC lolos

Membaca Buku “Mengapa Rere Sedih?”

Modul ajar Membuat es krim untuk Matematika kelas 1 fase A.

kegiatan

  • Diawali dengan do’a sebelum belajar
  • Sholat Dhuha
  • Permainan tebak gaya
  • Anak menyimak dongeng “Kenapa Rere Sedih?”
  • Guru memberi kesempatan anak untuk bertanya atau menyampaikan pernyataan tentang isi cerita
  • Menghitung: Sambil membacakan bagian penjual balon, guru mengajak anak-anak untuk menghitung balon yang ada dalam ilustrasi buku. Guru juga mengajak anak membilang secara berurutan dari 1-20 dan mengobservasi kemampuan membilang serta menghitung anak.
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik
  • Guru mengajak anak berdiskusi tentang cara menghibur teman yang sedih
  • Guru memfasilitasi diskusi anak untuk menerima perbedaan pendapat sebagai penambahan wawasan baru
  • Guru mengajak anak-anak memperhatikan taman kota dalam cerita buku
  • Guru mengajak anak-anak membuat kelompok untuk membuat kreasi bebas taman kota seperti dalam buku cerita menggunakan balok.
  • Guru berkeliling melakukan observasi di tiap kelompok.
  • Guru mengajak anak berefleksi atas kegiatan hari ini: Apa kegiatan yang mereka sukai? Apa kegiatan yang menantang?
  • Guru mengajak anak menutup kegiatan dengan berdo’a bersama (Do’a penutup majelis, do’a naik kendaraan)

asesmen

  • Lembar Asesmen Awal
  • Rubrik Penilaian Pembelajaran
  • Lembar Asesmen Akhir Kegiatan Presentasi

sumber belajar

  • Buku cerita “Kenapa Rere Sedih?” karya Watiek Ideo
  • Video YouTube: “Cara membuat es krim milo dengan kaleng” (https://youtu.be/ab0xNuKjpjc)

media

  • Buku cerita “Kenapa Rere Sedih?”
  • Papan tulis
  • Spidol
  • Perlengkapan sholat
  • Alat transportasi
  • Buku catatan
  • Alat tulis
  • Uang
  • Dompet/ tempat uang
  • Catatan belanja
  • Tempat belanja
  • Susu kental manis
  • Susu milo
  • Air
  • Garam
  • Es batu
  • Kaleng
  • Baskom
  • Mangkuk/gelas plastik
  • Sendok
  • Mangkuk kecil

tujuan

  • Anak mampu berbicara santun dengan intonasi yang tepat sesuai konteks (Bahasa Indonesia)
  • Anak mampu menunjukkan minat terhadap teks yang disediakan sebagai pembaca/pemirsa yang baik (Bahasa Indonesia)
  • Anak mampu mengungkapkan pendapat pribadinya dan belajar menghargai pendapat yang berbeda (PAI)
  • Anak mampu melaksanakan tugas kelompok serta memahami pentingnya mengenali kekurangan diri dan kelebihan temannya demi terwujudnya suasana saling mendukung satu sama lain. (PAI)
  • Anak mampu menyebutkan bilangan cacah sampai 25 (MAT)