SiapQC lolos
Belajar Nilai Tempat
Modul ajar Bilangan/ Nilai Tempat untuk Matematika kelas 1 fase A.
asesmen
sumber belajar
media
tujuan
- Menjelaskan nilai tempat puluhan menggunakan lidi, stick es krim, sedotan, karet, sebagai kumpulan dari 10 satuan.
kegiatan
- Membuka kelas dengan menyapa, berdoa, ice breaking dan memotivasi peserta didik. Apersepsi terkait tujuan pembelajaran yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari (misalnya menghitung jumlah laki-laki dan perempuan di dalam kelas).
- Membuka kelas dengan menyapa, berdoa, ice breaking dan memotivasi peserta didik. Mengulas materi sebelumnya.
- Peserta didik membaca lambang bilangan 1-20 dengan bahasa Indonesia secara lisan untuk mengecek kesiapan peserta didik.
- Peserta didik berhitung secara bergantian untuk mengetahui jumlah yang hadir.
- Peserta didik menuliskan jumlah peserta didik yang hadir di kelas pada papan tulis.
- Peserta didik menganalisis nilai tempat puluhan dan satuannya.
- Peserta didik menyimak penjelasan konsep nilai tempat puluhan sebagai kumpulan dari 10 satuan.
- Peserta didik menyimak demonstrasi gelas bilangan dengan menggunakan lidi.
- Guru mengambil 11 lidi kemudian mengikat 10 lidi dan sisa 1 lidi.
- Guru memasukkan 10 lidi yang sudah diikat ke dalam gelas berwarna biru dan 1 buah lidi ke gelas yang berwarna kuning, seperti pada gambar.
- Peserta didik mengidentifikasi perbedaan gelas warna biru dan kuning.
- Peserta didik menyimpulkan makna warna biru sebagai nilai tempat puluhan dan kuning sebagai nilai tempat satuan.
- Peserta didik secara bergantian melakukan aktivitas gelas bilangan dengan bilangan yang berbeda.
- Peserta didik melakukan permainan adu cepat.
- Peserta didik menyiapkan lidi (bisa diganti dengan benda yang ada di sekitar peserta didik).
- Peserta didik menyimak bilangan yang disebutkan oleh guru secara lisan.
- Peserta didik memisahkan nilai puluhan dan satuan dengan menggunakan lidi.
- Peserta didik dan guru bersama mengecek hasil pekerjaan secara berulang.
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan tersebut berpasangan.
- Peserta didik pemenang permainan diminta menuliskan bilangan dua angka pada papan tulis.
- Peserta didik yang lain menyebutkan nilai tempat masing-masing bilangan yang dituliskan di papan tulis.
- Guru memberikan LKPD nilai tempat untuk mengukur ketercapaian pembelajaran.
- Peserta didik mengerjakan LKPD.
- Peserta didik melengkapi LKPD dapat dikerjakan dengan dipraktikkan kembali dengan benda konkrit atau langsung melalui pengamatan gambar (LKPD terlampir).
- Guru mengecek LKPD peserta didik.
- Peserta didik mengidentifikasi nilai puluhan dan satuan dengan menggunakan linking cube (setiap 10 cube menjadi 1 kelompok berisi 10 yang disebut puluhan).
- Jika tidak memiliki linking cube dapat mengakses virtual manipulatif pada https://www.didax.com/apps/unifix/.
- Peserta didik menebak bilangan yang ditunjukkan dengan menggunakan linking cube secara lisan dan tulisan serta menyebutkan nilai puluhan dan satuannya.
- Kegiatan dilakukan berulang agar peserta didik memahami materi pembelajaran.
- Alternatif kegiatan jika tidak bisa menggunakan linking cube: Peserta didik disajikan sebuah gambar linking cube yang mewakili sebuah bilangan.
- Peserta didik menuliskan jumlah linking cube dan mengidentifikasi nilai puluhan dan satuannya.
- Peserta didik menuliskan nilai puluhan dan satuannya ke depan kelas.
- Peserta didik disajikan sebuah bilangan.
- Peserta didik menempelkan gambar linking cube berdasarkan jumlah bilangan.
- Peserta didik mengidentifikasi serta menuliskan nilai puluhan dan satuannya.
- Aktivitas Mandiri: Peserta didik diberikan lembaran test sumatif.
- Peserta didik mengerjakan test sumatif (terlampir).
- Peserta didik menyimpulkan aktivitas pembelajaran.
- Peserta didik menyampaikan perasaannya setelah pembelajaran sebagai refleksi peserta didik.
- "Bagaimana perasaan kalian mengikuti pembelajaran hari ini?"
- "Apa yang kalian pelajari hari ini?"
- "Apakah materi bisa dipahami?"
- "Adakah yang mau ditanyakan?"
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya yang berkaitan dengan materi pembelajaran.
- Peserta didik berdoa dan salam.
- Guru merefleksikan kegiatan pembelajaran: Apakah ada kendala saat pembelajaran? Kegiatan apa yang belum berjalan optimal? Apa yang ingin guru ubah untuk meningkatkan/ memperbaiki pelaksanaan hasil pembelajaran?